YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Hukum

Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah

Friday, 02 November 2018 | View : 297

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 16 bidang tanah di Lampung Selatan terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Bupati non-aktif Lampung Selatan, Z‎ainudin Hasan. KPK sudah memasang papan penyitaan di atas 16 bidang tanah yang memiliki luasan berkisar 1 sampai 2 hektare (ha) tersebut.

"Telah dilakukan penyitaan terhadap 16 bidang tanah di Lampung Selatan dengan luas per bidang tanah sekitar 1 sampai 2 hektare. Papan penyitaan telah dipasang agar menjadi pengetahuan bagi pihak terkait dan agar tidak dipindahtangankan," beber Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

Diduga 16 bidang tanah tersebut telah ‎disamarkan oleh Zainuddin Hasan dengan diatasnamakan keluarga atau pihak-pihak lainnya. KPK memastikan akan terus mengusut aset-aset lain yang diduga terkait dengan kasus pencucian uang Zainudin Hasan. KPK juga bakal menelusuri setiap informasi yang disampaikan masyarakat mengenai aset Zainudin Hasan yang merupakan adik dari Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tersebut.

"Kami akan terus melakukan penelusuran aset untuk kasus TPPU ini, jadi jika ada informasi dari masyarakat terkait kepemilikan aset ZH (Zainudin Hasan) silakan menyampaikan pada KPK‎," paparnya.

Diketahui, KPK menetapkan Zainudin Hasan sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). ‎Zainudin Hasan diduga telah menerima fee dari sejumlah proyek sebesar Rp 57 miliar melalui Anggota DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugraha. Uang tersebut berasal dari sejumlah proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Diduga, Zainudin Hasan melalui Agus Bhakti membelanjakan penerimaan dana-dana tersebut untuk membayar aset berupa tanah dan bangunan serta kendaraan dengan mengatasnamakan keluarganya.

Kasus ini merupakan kasus kedua yang menjerat Zainudin Hasan. Adik Zulkifli Hasan itu sebelumnya sudah dijerat dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan sejumlah proyek di Lampung Selatan. Selain Zainudin Hasan, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Agus Bhakti Nugraha; Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lampung Selatan (PUPR LampSel), Anjar Asmara; serta Bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan. (bs)

See Also

Rumah Sakit Polri Sebut Polisi Yang Terbakar Saat Kawal Demo Alami Luka Bakar 64
Anggota Polres Cianjur Alami Luka Bakar
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Narkoba
Umar Kei Ditangkap, Polisi Sita 5 Plastik Sabu Dan Senpi
Jefri Nichol Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Ganja
Jefri Nichol Ditangkap Karena Narkoba
Terjerat Narkoba, Jamal Preman Pensiun Ajukan Rehabilitasi
Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.070 Since: 07.04.14 | 1.1243 sec