YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hukum

Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan

Friday, 09 November 2018 | View : 39

siarjustisia.com-JAKARTA.

Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, diserang oleh seorang warga berinisial R (31 tahun). Seorang pemuda berinisial R (31 tahun), melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di MaPolsektro Penjaringan, Jl. Pluit Selatan Raya No.5A, RT01/RW10, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Ya benar, tadi malam (penyerangan), anggota kita satu orang terluka," ungkap Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar ketika dimintai konfirmasi awak media, Jumat (9/11/2018).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. membenarkan peristiwa penyerangan itu.

"Ya benar," beber mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel pada tahun 2003, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. saat dikonfirmasi awak media, Jumat (9/11/2018).

Peristiwa tersebut terjadi pukul 01.35 WIB.

Mabes Polri ikut turun tangan menyelidiki peristiwa penyerangan terhadap anggota polisi di MaPolsektro Penjaringan, Jl. Pluit Selatan Raya No.5A, RT01/RW10, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara sekitar pukul 01.35 WIB, Jumat (9/11/2018).

“Kita sedang periksa pelakunya dan pastikan motifnya apakah kelompok teroris atau bukan,” papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat (Karo Penmas DivHumas) Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

Kronologisnya pada saat korban sedang piket di SPK tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai kendaraan roda dua jenis Yamaha Jupiter.

Pelaku datang mengendarai sepeda motor dan memarkir kendaraannya di luar Polsektro. Pelaku memarkir kendaraannya di luar gerbang kemudian turun. Setelah itu, pelaku berjalan masuk ke Polsektro.

Pelaku  disapa oleh petugas SPK bernama Brigadir Sihite yang kemudian dia langsung menyerang anggota polisi itu.

“Menyerang dengan sebilah golok dan pisau babi. Anggota polisi tersebut menghindar dan meminta bantuan rekannya yang sedang berjaga di SPK,” imbuh mantan Kabagmutjab Robinkar SSDM Polri pada tahun 2016, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

Pelaku mengejar dan menuju ke lobi SPK. Saat salah satu anggota polsek AKP MA Irawan menyapa, pelaku langsung menyerang. Kemudian ganti menyerang AKP MA Irawan yang melawan. Pelaku terus menyerang dengan berteriak takbir. "Pelaku langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau babi yang kemudian anggota polisi tersebut menghindar dan meminta bantuan rekannya yang sedang berjaga di SPK," urai Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar.

Pelaku lalu mengejar AKP MA Irawan dan melemparkan pisau yang ada di tangannya. Pisau yang dilempar pelaku mengenai tangan AKP MA Irawan. Pelaku lalu melempar pisau babi yang dipegang di tangan kirinya dan golok masih dipegang di tangan kanannya. "Pelaku terus menyerang dengan berteriak Allahu Akbar, pelaku melempar pisau babi yang dipegang di tangan kirinya dan golok masih dipegang ditangan kanannya sambil menyerang petugas kepolisian dan korban terjatuh terkena sabetan golok pelaku dan mengenai tangannya menimbulkan luka ringan," tutur AKBP Rachmat Sumekar.

Melihat AKP MA Irawan terjatuh, pelaku mengejar anggota polisi lain.

“Korban terjatuh terkena sabetan golok pelaku yang mengenai tangannya dan menimbulkan luka ringan kemudian pelaku mengejar salah satu petugas polisi ke belakang ruang reskrim dan ruang PPA,” imbuh mantan Kapolres Lumajang pada tahun 2009, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

Petugas reskrim yang sedang berada di ruang PPA melihat pelaku dan pelaku lalu berbalik dan menyerang anggota reskrim tersebut yakni Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto.

Pelaku juga memecahkan kaca ruangan dengan golok. Pelaku memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok yang dipegangnya dan menyerang kedua korban. Aipda Giyarto berusaha meredam pelaku namun pelaku tetap menyerang dan terus meneriakkan takbir.

Aipda Giyarto memberikan tembakan peringatan namun pelaku tidak mengindahkan. Kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan kiri pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan.

"Kita memberikan tembakan peringatan namun pelaku tidak peduli. Kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan," ujar AKBP Rachmat Sumekar.

Pelaku saat ini diamankan di MaPolsek Metro Penjaringan, Jl. Pluit Selatan Raya No.5A, RT01/RW10, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita dalami identitas pelaku serta mendatangi dan mengeledah rumahnya,” jelas mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (WaKapolda Kalteng) pada tahun 2017, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

Berdasarkan informasi, peristiwa penyerangan di Polsek Penjaringan itu terjadi sekitar pukul 01.35 WIB.

Pelaku dikabarkan membawa senjata tajam jenis golok, dan melakukan penyerangan terhadap anggota di MaPolsektro Penjaringan.

Pelaku adalah Robandi kelahiran Jakarta 29 September 1987 dan beralamat di Jalan Masda 1, RT05/RW09, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Barang bukti yang disita adalah satu buah tas ransel warna hijau dan sebilah golok bergagang kayu warna coklat dan bersarung bahan warna hitam.

Lalu sebilah pisau babi bergagang besi, topi, jaket warna hitam merah, dan sepeda motor Yamaha Vega ZR B 6825 UWC.

Satu anggota polisi mengalami luka ringan di tangan kanan akibat terkena sabetan senjata tajam pelaku. Akibat kejadian serangan itu, satu orang anggota Polsektro mengalami luka ringan di tangan kanan atas nama AKP MA Irawan. Korban adalah Kepala SPK Polsek Penjaringan.

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.334 Since: 07.04.14 | 0.6498 sec