YouTube Facebook Twitter RSS
16 Dec 2018, 0

Hukum

KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim penyidik lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT. PLN (Persero), I Made Suprateka, Selasa (27/11/2018).

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan I Made Suprateka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Keterangan I Made Suprateka ini untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Sekjen Partai Golongan Karya (Golkar) dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham "‎Yang bersangkutan (I Made Suprateka) diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka IM (Idrus Marham)," kata Febri Diansyah.

Diketahui, KPK menetapkan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo.

Suap ini diberikan agar Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham memuluskan perusahaan Johannes Budisutrisno Kotjo untuk turut menggarap proyek PLTU Riau-1. Proyek tersebut rencananya akan dikerjakan PT. Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT. PJBI), Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Company Ltd. yang dibawa oleh Johannes Budisutrisno Kotjo.

Johanes Budisutrisno Kotjo saat ini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sementara Eni Maulani Saragih sedang menunggu jadwal persidangan setelah berkasnya dilimpahkan tim penyidik KPK ke tahap penuntutan. Untuk Idrus Marham saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK. (sp)

See Also

KPK Tetapkan Mantan Pejabat Kemendagri Tersangka Korupsi 2 Gedung IPDN
KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.103.867 Since: 07.04.14 | 0.5947 sec