YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Hukum

KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim penyidik lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT. PLN (Persero), I Made Suprateka, Selasa (27/11/2018).

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan I Made Suprateka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Keterangan I Made Suprateka ini untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Sekjen Partai Golongan Karya (Golkar) dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham "‎Yang bersangkutan (I Made Suprateka) diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka IM (Idrus Marham)," kata Febri Diansyah.

Diketahui, KPK menetapkan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo.

Suap ini diberikan agar Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham memuluskan perusahaan Johannes Budisutrisno Kotjo untuk turut menggarap proyek PLTU Riau-1. Proyek tersebut rencananya akan dikerjakan PT. Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT. PJBI), Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Company Ltd. yang dibawa oleh Johannes Budisutrisno Kotjo.

Johanes Budisutrisno Kotjo saat ini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sementara Eni Maulani Saragih sedang menunggu jadwal persidangan setelah berkasnya dilimpahkan tim penyidik KPK ke tahap penuntutan. Untuk Idrus Marham saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK. (sp)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.654 Since: 07.04.14 | 0.6263 sec