YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Ekonomi

Penjualan Toyota Motor Corp Tembus 10 Juta Unit

Wednesday, 23 April 2014 | View : 496

siarjustisia.com-TOKYO.

Produsen mobil terbesar dunia, Toyota Motor Corp., untuk pertama kalinya, berhasil mencapai rekor penjualan lebih dari 10 juta unit di pasar global selama tahun fiskal pada 12 bulan yang berakhir Maret 2014 lalu. Peningkatan angka penjualan muncul di menit terakhir kenaikan pajak penjualan yang ditetapkan Pemerintah Jepang, yakni awal April 2014. Pencapaian perdana ini didorong oleh aksi beli di dalam negeri jelang kenaikan pajak penjualan pada bulan ini.

Raksasa otomotif asal Jepang tersebut, Toyota Motor Corp. Rabu (23/4/2014), melaporkan penjualan mobil sepanjang tahun fiskal 2013-2014 selama 12 bulan hingga akhir Maret 2014, berhasil menjual 10,13 juta unit kendaraan ke seluruh dunia. Jumlah ini menunjukkan tumbuh 4,5 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya dan dipercaya merupakan rekor di industri otomotif..

Pada 2013, perusahaan mendapatkan gelar sebagai perusahaan mobil terbesar dunia setelah berhasil menjual 9,98 juta unit kendaraan. Toyota Motor Corps. berhasil mempertahankan status sebagai produsen otomotif terbesar dunia pada 2013 dengan penjualan sebanyak 9,98 juta kendaraan.

Toyota Motor Corp. menyebut faktor pendorongnya adalah kuatnya penjualan di dalam negeri dan pasar-pasar utama di luar negeri, termasuk China yang sekarang adalah pasar kendaraan terbesar di dunia. “Toyota menunjukkan penjualan yang kuat di pasar domestik dan di pasar-pasar utama global, termasuk China yang merupakan pasar otomotif terbesar di dunia.

Sementara angka penjualan kelompok di Jepang naik 3,9 persen ke tingkat rekor menjadi 2,4 juta unit, sebagai peningkatan tahun fiskal ketiga berturut-turut.” Demikian pernyataan Toyota di Tokyo. Toyota Motor Corp. menyebutkan penjualan grup di dalam negeri termasuk merek Hino dan Daihatsu, tumbuh 3,9 persen mencapai rekor 2,4 juta unit.

Menurut Toyota Motor Corp., sudah tiga tahun fiskal berturut-turut penjualan di dalam negeri menunjukkan kenaikan. “Maraknya permintaan jelang kenaikan pajak penjualan pada April tahun ini mendorong penjualan di Jepang,” kata Toyota Motor Corp.

“Permintaan melonjak menjelang kenaikan pajak konsumsi pada awal April tahun ini yang menyebabkan penjualan kuat di Jepang.” Pemerintah Jepang sepakat menaikkan pajak penjualan nasional tersebut menjadi 8,0 persen dari sebelumnya 5,0 persen pada 1 April lalu. Kebijakan yang berlaku mulai 1 April 2014 itu adalah merupakan kenaikan yang pertama sejak akhir 1990-an sebagai upaya Tokyo yang bertujuan untuk menekan dan menurunkan beban utang negara yang merupakan tingkat utang terbesar di dunia untuk kategori negara kaya. Peningkatan penjualan ini mencerminkan bahwa serangkaian penarikan kembali untuk perbaikan atau recall tak memengaruhi minat konsumen terhadap produk yang selama ini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Jepang.

Kendati penjualan dan laba mencapai rekor, Toyota Motor Corp. juga dirundung kasus penarikan jutaan kendaraan di seluruh dunia. Dua pekan lalu, belum lama ini, Toyota Motor Corp. memerintahkan recall terhadap 6,39 juta unit kendaraan di pasar global terkait serangkaian masalah dan berbagai penyebab. Bahkan beberapa bulan sebelumnya, Toyota Motor Corp. melakukan hal serupa.

Pada Februari 2014, Toyota Motor Corp. menarik 1,9 juta sedan hibrid Prius. Bulan lalu, Toyota Motor Corp. setuju membayar US$ 1,2 miliar untuk menyelesaikan kasus di Amerika Serikat (AS) terkait cacat pada pedal yang menelan belasan korban jiwa.

Toyota Motor Corp. juga dihadapkan pada masalah perburuhan di dua pabriknya di India.

Produsen terbesar terkait dengan kinerja penjualan Toyota, pabrikan otomotif tersebut masih mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil terbesar di dunia pada kuartal pertama tahun ini, sepanjang kuartal I-2014 penjualan Toyota Motor Corp. juga mengungguli rival utamanya, General Motors (GM) asal Amerika Serikat (AS) serta Volkswagen (VW) dari Jerman. Hal yang sudah berlangsung tiga kuartal berturut-turut ini ditopang oleh penjualan di Jepang serta China.

Toyota Motor Corp. menyebutkan penjualan pada triwulan tersebut naik 6% menjadi 2,58 juta unit kendaraan. Data terbaru menunjukkan, sepanjang Januari-Maret 2014, Toyota Motor Corp. berhasil menjual 2,58 juta unit mobil, tertinggi di antara dua rival utamanya, General Motors (GM) grup dari Amerika Serikat (AS) serta Volkswagen (VW) grup dari Jerman.

GM dan VW masing-masing melaporkan penjualan berdasarkan tahun kalender. GM dan VW masing-masing mencatatkan penjualan dengan sekitar 2,42 juta unit dan Volkswagen (VW) grup dari Jerman sebanyak 2,4 juta unit. Namun, VW tidak menyebutkan volume penjualan untuk merek truk MAN serta Scania.

Dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy), penjualan Toyota Motor Corp. tumbuh lebih dari 6 persen, sedangkan pertumbuhan GM sebesar 2 persen dan VW hampir 6 persen.

Seperti diketahui, GM telah menjadi produsen otomotif terbesar di dunia, dari segi penjualan, dalam kurun lebih dari tujuh dekade. Namun, pada 2008, predikat sebagai produsen terbesar tersebut diambil alih Toyota. GM kembali mengambil posisi tersebut pada 2011, ketika produksi Toyota terdampak bencana alam gempa dan tsunami yang menerjang wilayah Jepang bagian timur laut. Namun, Toyota kembali merebutnya pada 2012 dan mempertahankannya pada tahun berikutnya.

Bagi Presiden dan CEO Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, kuartal I-2014 juga menandai tahun fiskal paling menguntungkan bagi perseroan. Sebab, pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2014, Toyota Motor Corp. meraih rekor laba 1,9 triliun yen atau setara dengan US$ 18,5 miliar, terutama karena disokong pelemahan yen. (bloomberg/afp/rtr)

See Also

Bursa Asia Ditutup Tergerus
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.100.143 Since: 07.04.14 | 0.5658 sec