YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Ekonomi

Penjualan Toyota Motor Corp Tembus 10 Juta Unit

Wednesday, 23 April 2014 | View : 527

siarjustisia.com-TOKYO.

Produsen mobil terbesar dunia, Toyota Motor Corp., untuk pertama kalinya, berhasil mencapai rekor penjualan lebih dari 10 juta unit di pasar global selama tahun fiskal pada 12 bulan yang berakhir Maret 2014 lalu. Peningkatan angka penjualan muncul di menit terakhir kenaikan pajak penjualan yang ditetapkan Pemerintah Jepang, yakni awal April 2014. Pencapaian perdana ini didorong oleh aksi beli di dalam negeri jelang kenaikan pajak penjualan pada bulan ini.

Raksasa otomotif asal Jepang tersebut, Toyota Motor Corp. Rabu (23/4/2014), melaporkan penjualan mobil sepanjang tahun fiskal 2013-2014 selama 12 bulan hingga akhir Maret 2014, berhasil menjual 10,13 juta unit kendaraan ke seluruh dunia. Jumlah ini menunjukkan tumbuh 4,5 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya dan dipercaya merupakan rekor di industri otomotif..

Pada 2013, perusahaan mendapatkan gelar sebagai perusahaan mobil terbesar dunia setelah berhasil menjual 9,98 juta unit kendaraan. Toyota Motor Corps. berhasil mempertahankan status sebagai produsen otomotif terbesar dunia pada 2013 dengan penjualan sebanyak 9,98 juta kendaraan.

Toyota Motor Corp. menyebut faktor pendorongnya adalah kuatnya penjualan di dalam negeri dan pasar-pasar utama di luar negeri, termasuk China yang sekarang adalah pasar kendaraan terbesar di dunia. “Toyota menunjukkan penjualan yang kuat di pasar domestik dan di pasar-pasar utama global, termasuk China yang merupakan pasar otomotif terbesar di dunia.

Sementara angka penjualan kelompok di Jepang naik 3,9 persen ke tingkat rekor menjadi 2,4 juta unit, sebagai peningkatan tahun fiskal ketiga berturut-turut.” Demikian pernyataan Toyota di Tokyo. Toyota Motor Corp. menyebutkan penjualan grup di dalam negeri termasuk merek Hino dan Daihatsu, tumbuh 3,9 persen mencapai rekor 2,4 juta unit.

Menurut Toyota Motor Corp., sudah tiga tahun fiskal berturut-turut penjualan di dalam negeri menunjukkan kenaikan. “Maraknya permintaan jelang kenaikan pajak penjualan pada April tahun ini mendorong penjualan di Jepang,” kata Toyota Motor Corp.

“Permintaan melonjak menjelang kenaikan pajak konsumsi pada awal April tahun ini yang menyebabkan penjualan kuat di Jepang.” Pemerintah Jepang sepakat menaikkan pajak penjualan nasional tersebut menjadi 8,0 persen dari sebelumnya 5,0 persen pada 1 April lalu. Kebijakan yang berlaku mulai 1 April 2014 itu adalah merupakan kenaikan yang pertama sejak akhir 1990-an sebagai upaya Tokyo yang bertujuan untuk menekan dan menurunkan beban utang negara yang merupakan tingkat utang terbesar di dunia untuk kategori negara kaya. Peningkatan penjualan ini mencerminkan bahwa serangkaian penarikan kembali untuk perbaikan atau recall tak memengaruhi minat konsumen terhadap produk yang selama ini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Jepang.

Kendati penjualan dan laba mencapai rekor, Toyota Motor Corp. juga dirundung kasus penarikan jutaan kendaraan di seluruh dunia. Dua pekan lalu, belum lama ini, Toyota Motor Corp. memerintahkan recall terhadap 6,39 juta unit kendaraan di pasar global terkait serangkaian masalah dan berbagai penyebab. Bahkan beberapa bulan sebelumnya, Toyota Motor Corp. melakukan hal serupa.

Pada Februari 2014, Toyota Motor Corp. menarik 1,9 juta sedan hibrid Prius. Bulan lalu, Toyota Motor Corp. setuju membayar US$ 1,2 miliar untuk menyelesaikan kasus di Amerika Serikat (AS) terkait cacat pada pedal yang menelan belasan korban jiwa.

Toyota Motor Corp. juga dihadapkan pada masalah perburuhan di dua pabriknya di India.

Produsen terbesar terkait dengan kinerja penjualan Toyota, pabrikan otomotif tersebut masih mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil terbesar di dunia pada kuartal pertama tahun ini, sepanjang kuartal I-2014 penjualan Toyota Motor Corp. juga mengungguli rival utamanya, General Motors (GM) asal Amerika Serikat (AS) serta Volkswagen (VW) dari Jerman. Hal yang sudah berlangsung tiga kuartal berturut-turut ini ditopang oleh penjualan di Jepang serta China.

Toyota Motor Corp. menyebutkan penjualan pada triwulan tersebut naik 6% menjadi 2,58 juta unit kendaraan. Data terbaru menunjukkan, sepanjang Januari-Maret 2014, Toyota Motor Corp. berhasil menjual 2,58 juta unit mobil, tertinggi di antara dua rival utamanya, General Motors (GM) grup dari Amerika Serikat (AS) serta Volkswagen (VW) grup dari Jerman.

GM dan VW masing-masing melaporkan penjualan berdasarkan tahun kalender. GM dan VW masing-masing mencatatkan penjualan dengan sekitar 2,42 juta unit dan Volkswagen (VW) grup dari Jerman sebanyak 2,4 juta unit. Namun, VW tidak menyebutkan volume penjualan untuk merek truk MAN serta Scania.

Dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy), penjualan Toyota Motor Corp. tumbuh lebih dari 6 persen, sedangkan pertumbuhan GM sebesar 2 persen dan VW hampir 6 persen.

Seperti diketahui, GM telah menjadi produsen otomotif terbesar di dunia, dari segi penjualan, dalam kurun lebih dari tujuh dekade. Namun, pada 2008, predikat sebagai produsen terbesar tersebut diambil alih Toyota. GM kembali mengambil posisi tersebut pada 2011, ketika produksi Toyota terdampak bencana alam gempa dan tsunami yang menerjang wilayah Jepang bagian timur laut. Namun, Toyota kembali merebutnya pada 2012 dan mempertahankannya pada tahun berikutnya.

Bagi Presiden dan CEO Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, kuartal I-2014 juga menandai tahun fiskal paling menguntungkan bagi perseroan. Sebab, pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2014, Toyota Motor Corp. meraih rekor laba 1,9 triliun yen atau setara dengan US$ 18,5 miliar, terutama karena disokong pelemahan yen. (bloomberg/afp/rtr)

See Also

Bursa Eropa Dibuka Positif
Kristalina Georgieva Dipilih Sebagai Direktur Pelaksana IMF
Jerman Tawarkan Pinjaman Untuk Perusahaan Agen Perjalanan Inggris Thomas Cook
Perusahaan Pariwisata Inggris Thomas Cook Bangkrut
24 Aplikasi Android Berbahaya
CEO Nissan Motor Co Ltd Mengundurkan Diri
Sony Akan Rilis Edisi Khusus Walkman
Bursa Asia Di Zona Positif
Bursa Asia Berguguran
The Fed Siap Buyback Jika China Lepas Obligasi AS
TNI Ajak Warga Untuk Beternak Sapi
TNI Dorong Warga Sasaran TMMD Budidaya Blewah
Dipelopori TNI, Penghijauan Di Desa Sasaran TMMD Menggeliat
TNI Kodim 0716/Demak Juga Benahi Saluran Irigasi Di Desa TMMD
Camilan Khas Kalikondang Kenangan Bagi Satgas TMMD
Penjual Blewah Juga Meraup Rejeki Di TMMD Kalikondang
Satgas TMMD Beri Kursus Fotografi Kepada Warga
Berbagi Ilmu Tanaman Di Lokasi TMMD Kalikondang
Pelangsiran Anyaman Besi Hantarkan Kesejahteraan Warga
Jepang Hapus Daftar Putih Negara Korea Selatan Tujuan Ekspor
Harga Emas Melemah
Harga Minyak Anjlok
Bursa Asia Dan Eropa Menguat
Harga Emas Terpangkas
Wall Street Melemah
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.578.607 Since: 07.04.14 | 0.6344 sec