YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jun 2019, 0

Ekonomi

Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun

Saturday, 05 January 2019 | View : 105

siarjustisia.com-JAKARTA.

Menyusul berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta, PT. Pertamina (Persero) akhirnya menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Sabtu (5/1/2019). PT. Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai Sabtu (5/1/2019) pukul 00.00 WIB ini.

Langkah tersebut dilakukan seiring dengan tren penurunan harga minyak dunia.

Penurunan harga BBM itu meliputi jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex dengan besaran yang bervariasi, mulai dari Rp 100 hingga Rp 250 per liter. 

Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menyebutkan, penyesuaian harga tersebut berlaku buat jenis BBM Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex.

Berikut rincian penurunan harga BBM Pertamina:

- Pertalite turun sebesar Rp 150 per liter dari Rp. 7800 menjadi Rp. 7.650
- Pertamax turun sebesar Rp 200 per liter dari Rp. 10.400 menjadi Rp. 10.200
- Pertamax Turbo turun sebesar Rp 250 per liter dari Rp. 12.250 menjadi Rp. 12.000
- Dexlite turun sebesar Rp 200 per liter Rp. 10.500 menjadi Rp. 10.300
- Dex turun sebesar Rp 100 per liter dari Rp. 11.850 menjadi Rp. 11.750

Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Di masing-masing daerah, harga baru BBM itu tidak sama karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), harga Pertalite turun Rp 150 per liter, yaitu dari Rp 7.800 per liter menjadi Rp 7.650 per liter. Sedangkan harga Pertamax turun Rp 200 menjadi Rp 10.200 per liter.

Adapun, harga Pertamax Turbo turun Rp 250 menjadi Rp 12.000 per liter. Selanjutnya, harga Dexlite turun Rp 200 menjadi Rp 10.300 per liter dan harga Dex hanya turun Rp 100 menjadi Rp 11.750.

Untuk detail harga BBM dapat dilihat di www.pertamina.com.

Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, kebijakan ini mengikuti turunnya harga rata-rata minyak mentah di dunia.

Penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina, lanjutnya, telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga tersebut sudah berdasarkan  mekanisme dan peraturan yang berlaku. “Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk-produk Pertamina,” katanya dalam siaran pers resmi tertulis Pertamina, Jumat (4/1/2019).

Jika mengacu harga minyak dunia pada awal tahun ini, harga emas hitam tersebut jenis Brent untuk kontrak Maret 2019 sebesar US$ 53,18 per barel. Sedangkan harga minyak WTI mencapai US$ 44,86. Harganya lebih rendah dibandingkan awal Desember lalu, yaitu untuk jenis Brent sebesar US$ 60,06 per barel.

Sedangkan harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada Desember 2018 mencapai US$ 54,81 per barel. Capaian ini merupakan level terendah sepanjang tahun 2018, bahkan sejak November 2017.

Selain faktor penurunan harga minyak, keputusan Pertamina memangkas harga BBM karena menguatnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid menyatakan, Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM tersebut sesuai dengan dinamika harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global.

PT. Pertamina (Persero) berharap penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina.

Kebijakan PT. Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM tersebut lebih lambat dibandingkan SPBU-SPBU milik swasta. Pada Desember 2018 lalu, PT. Total Oil Indonesia, ExxonMobil, PT. AKR Corporindo Tbk, PT. Vivo Energy Indonesia, dan Garuda Mas sudah menurunkan harga BBM nonsubsidi.

See Also

Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
Bursa Asia Ditutup Melemah Disusul Bursa Eropa Dibuka Tergerus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.990.351 Since: 07.04.14 | 0.5504 sec