YouTube Facebook Twitter RSS
17 Feb 2019, 0

Hukum

Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap

Saturday, 05 January 2019 | View : 46

siarjustisia.com-MAGELANG.

Sejumlah kuburan di empat pemakaman di Kota Magelang, Jawa Tengah, dirusak oleh "orang tak dikenal" secara berturut-turut di antara saat malam Natal hingga malam Tahun Baru 2019. Ujungnya, puluhan nisan yang menandakan makam Kristen maupun Muslim hancur.

Ada belasan nisan berbentuk salib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo Karet Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tempat Suzzana ratu film horor Indonesia dimakamkan, dirusak pelaku misterius.

Salah satu kompleks pemakaman yang dirusak adalah TPU Giriloyo, tempat artis Suzanna dikebumikan. Pada Kamis (3/1/2019), terpantau makam Suzanna di blok J I yang adalah blok khusus makam Kristen dalam kondisi baik.

Nisan salib dari bahan kayu tercabut dari makam dengan posisi kayu yang sudah terbelah tidak berbentuk. Sementara nisan salib berbahan marmer hancur berkeping-keping berserak di sekitar makam. Bahkan, ada salah satu yang makamnya sampai dicongkel dari atas pusara, padahal terbuat dari beton.

Selang lima hari setelah itu, kejadian serupa terjadi di Pemakaman Segadoeng di Kampung Tidar Krajan, Tidar Utara, Kota Magelang. Makam ini biasa digunakan untuk warga Muslim maupun Kristen.

Berjarak sekitar 500 meter dari Pemakaman Segadoeng, kejadian serupa terulang. Di Pemakaman Kampung Kiringan, Tidar Utara, beberapa nisan juga dirusak. Perusakan diketahui warga pada Selasa (1/1/2019) pagi lalu.

Di pemakaman Kampung Kiringan ada delapan nisan yang dirusak, terdiri atas enam nisan Kristen dan dua nisan Muslim. Pola perusakan terlihat sama dengan kejadian di pemakaman lain.

Peristiwa terbaru, pada Rabu (2/1/2019) malam, perusakan terjadi pada Pemakaman Malangan, bersebelahan dengan kompleks Pemakaman Kampung Kiringan.

Berdasarkan penelusuran awak media, total ada 22 nisan yang dirusak di empat pemakaman yang berbeda.

Masing-masing di TPU Giriloyo ada 12 nisan (11 makam Kristen dan 1 makam muslim; di Pemakaman Segadoeng ada 1 makam Kristen; di Makam Kampung Kiringan ada 8 makam (6 makam Kristen dan 2 makam muslim); dan di Pemakaman Malangan ada 1 makam Kristen.

Rata-rata ke-19 makam Kristen yang dirusak adalah nisan salib. Tidak hanya dipatahkan, tapi dihancurkan berkeping-keping. Bagian yang dirusak adalah nisan berbentuk salib kayu. Kayu salib itu terbelah dan patah.

Sementara itu, makam Muslim yang dirusak adalah nisan yang dipatahkan.

Terkait kasus ini, Polres Magelang melakukan penyelidikan sambil mendata total makam yang dirusak secara misterius tersebut.

Pelaku perusakan 23 nisan di 4 pemakaman umum di Kota Magelang, akhirnya berhasil diringkus polisi.

Pelaku dipergoki warga saat melakukan perusakan nisan di TPU Candi Nambangan. Belum diketahui pasti motif pelaku merusak makam-makam tersebut.

Pelaku berinisial FKB (25 tahun), warga Karang Kidul, Kota Magelang. Saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Magelang Kota. Bahkan ketika Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, memberikan keterangan pers,FKB tidak dihadirkan. Kapolres hanya didampingi tokoh Muslim dan Katolik dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

FKB telah melakukan perusakan 23 nisan di TPU Giriloyo, Kiringan, Malangan, dan Candi Nambangan. Bahkan ketika tertangkap, FKB kepergok warga sedang melakukan perusakan di TPU Candi Nambambangn pada Jumat (4/1/2019) malam.

Warga yang curiga mendengar bunyi benturan dari arah makam lalu mendatangi sumber suara. Melihat FKB memukul nisan menggunakan palu besi, warga mempertanyakan tindakan pelaku. Namun FKB menjawab enteng bahwa dia hanya sedang bermain. Selanjutnya warga mengamankannya dam melapor ke polisi.

"Olah TKP juga kami lakukan untuk melihat apakah ada kesesuaian pola dan modus operansi dari TKP-TKP sebelumnya. Kemudian, kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, tiga saksi yang didapat dari lokasi sekitar TPU Candi Nambangan," tuturnya.

Penyidik, katanya, juga melakukan pemeriksaan pihak keluarga yakni kakak kandung dari pelaku. Selain itu, juga mengkonfrontir dengan menunjukkan pelaku dengan saksi yang telah menyebutkan ciri-ciri terdahulu yang berada di wilayah Kiringan.

"Empat saksi yang kami hadirkan, empat-empatnya mengatakan bahwa betul orang yang mereka lihat saat malam pascapengrusakan di TPU Kiringan," katanya.

"Dari hasil intrograsi kami terhadap si pelaku ini, yang akhirnya statusnya kami naikan sebagai tersangka. Pertama, benar yang bersangkutan melakukan perbuatannya di 4 TPU di wilayah Kota Magelang. Baik itu, di Dharmo Giriloyo, di Kiringan, Malangan dan terakhir di TPU Candi Nambangan," kata dia.

Mengenai motif perusakan nisan tersebut, kata Kapolres, sampai dengan saat ini masih dilakukan pendalaman. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan mendapatkan ada dokumen-dokumen ijazah yang dari keseluruhan tanda foto atau gambar pada ijazah tersebut dilepas atau dicopot. Termasuk juga dalam KTP-nya. (det/tir/jos)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.405.053 Since: 07.04.14 | 0.6156 sec