YouTube Facebook Twitter RSS
27 Jun 2019, 0

Hukum

Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap

Saturday, 05 January 2019 | View : 194

siarjustisia.com-MAGELANG.

Sejumlah kuburan di empat pemakaman di Kota Magelang, Jawa Tengah, dirusak oleh "orang tak dikenal" secara berturut-turut di antara saat malam Natal hingga malam Tahun Baru 2019. Ujungnya, puluhan nisan yang menandakan makam Kristen maupun Muslim hancur.

Ada belasan nisan berbentuk salib di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo Karet Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tempat Suzzana ratu film horor Indonesia dimakamkan, dirusak pelaku misterius.

Salah satu kompleks pemakaman yang dirusak adalah TPU Giriloyo, tempat artis Suzanna dikebumikan. Pada Kamis (3/1/2019), terpantau makam Suzanna di blok J I yang adalah blok khusus makam Kristen dalam kondisi baik.

Nisan salib dari bahan kayu tercabut dari makam dengan posisi kayu yang sudah terbelah tidak berbentuk. Sementara nisan salib berbahan marmer hancur berkeping-keping berserak di sekitar makam. Bahkan, ada salah satu yang makamnya sampai dicongkel dari atas pusara, padahal terbuat dari beton.

Selang lima hari setelah itu, kejadian serupa terjadi di Pemakaman Segadoeng di Kampung Tidar Krajan, Tidar Utara, Kota Magelang. Makam ini biasa digunakan untuk warga Muslim maupun Kristen.

Berjarak sekitar 500 meter dari Pemakaman Segadoeng, kejadian serupa terulang. Di Pemakaman Kampung Kiringan, Tidar Utara, beberapa nisan juga dirusak. Perusakan diketahui warga pada Selasa (1/1/2019) pagi lalu.

Di pemakaman Kampung Kiringan ada delapan nisan yang dirusak, terdiri atas enam nisan Kristen dan dua nisan Muslim. Pola perusakan terlihat sama dengan kejadian di pemakaman lain.

Peristiwa terbaru, pada Rabu (2/1/2019) malam, perusakan terjadi pada Pemakaman Malangan, bersebelahan dengan kompleks Pemakaman Kampung Kiringan.

Berdasarkan penelusuran awak media, total ada 22 nisan yang dirusak di empat pemakaman yang berbeda.

Masing-masing di TPU Giriloyo ada 12 nisan (11 makam Kristen dan 1 makam muslim; di Pemakaman Segadoeng ada 1 makam Kristen; di Makam Kampung Kiringan ada 8 makam (6 makam Kristen dan 2 makam muslim); dan di Pemakaman Malangan ada 1 makam Kristen.

Rata-rata ke-19 makam Kristen yang dirusak adalah nisan salib. Tidak hanya dipatahkan, tapi dihancurkan berkeping-keping. Bagian yang dirusak adalah nisan berbentuk salib kayu. Kayu salib itu terbelah dan patah.

Sementara itu, makam Muslim yang dirusak adalah nisan yang dipatahkan.

Terkait kasus ini, Polres Magelang melakukan penyelidikan sambil mendata total makam yang dirusak secara misterius tersebut.

Pelaku perusakan 23 nisan di 4 pemakaman umum di Kota Magelang, akhirnya berhasil diringkus polisi.

Pelaku dipergoki warga saat melakukan perusakan nisan di TPU Candi Nambangan. Belum diketahui pasti motif pelaku merusak makam-makam tersebut.

Pelaku berinisial FKB (25 tahun), warga Karang Kidul, Kota Magelang. Saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Magelang Kota. Bahkan ketika Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, memberikan keterangan pers,FKB tidak dihadirkan. Kapolres hanya didampingi tokoh Muslim dan Katolik dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

FKB telah melakukan perusakan 23 nisan di TPU Giriloyo, Kiringan, Malangan, dan Candi Nambangan. Bahkan ketika tertangkap, FKB kepergok warga sedang melakukan perusakan di TPU Candi Nambambangn pada Jumat (4/1/2019) malam.

Warga yang curiga mendengar bunyi benturan dari arah makam lalu mendatangi sumber suara. Melihat FKB memukul nisan menggunakan palu besi, warga mempertanyakan tindakan pelaku. Namun FKB menjawab enteng bahwa dia hanya sedang bermain. Selanjutnya warga mengamankannya dam melapor ke polisi.

"Olah TKP juga kami lakukan untuk melihat apakah ada kesesuaian pola dan modus operansi dari TKP-TKP sebelumnya. Kemudian, kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, tiga saksi yang didapat dari lokasi sekitar TPU Candi Nambangan," tuturnya.

Penyidik, katanya, juga melakukan pemeriksaan pihak keluarga yakni kakak kandung dari pelaku. Selain itu, juga mengkonfrontir dengan menunjukkan pelaku dengan saksi yang telah menyebutkan ciri-ciri terdahulu yang berada di wilayah Kiringan.

"Empat saksi yang kami hadirkan, empat-empatnya mengatakan bahwa betul orang yang mereka lihat saat malam pascapengrusakan di TPU Kiringan," katanya.

"Dari hasil intrograsi kami terhadap si pelaku ini, yang akhirnya statusnya kami naikan sebagai tersangka. Pertama, benar yang bersangkutan melakukan perbuatannya di 4 TPU di wilayah Kota Magelang. Baik itu, di Dharmo Giriloyo, di Kiringan, Malangan dan terakhir di TPU Candi Nambangan," kata dia.

Mengenai motif perusakan nisan tersebut, kata Kapolres, sampai dengan saat ini masih dilakukan pendalaman. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan mendapatkan ada dokumen-dokumen ijazah yang dari keseluruhan tanda foto atau gambar pada ijazah tersebut dilepas atau dicopot. Termasuk juga dalam KTP-nya. (det/tir/jos)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.023.212 Since: 07.04.14 | 0.6138 sec