YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Internasional

Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah

Friday, 11 January 2019 | View : 125

siarjustisia.com-WASHINGTON D.C.

Ketua Federal Reserve (Fed) ke-16 yang mulai menjabat sejak Februari 2018, Jerome Hayden "Jay" Powell memperingatkan penutupan pemerintah yang berkepanjangan akan berdampak negatif pada perekonomian Amerika Serikat (AS).

Saat wawancara di The Economic Club of Washington, Kamis (10/11/2019) Powell mengatakan bahwa penutupan yang berkelanjutan menghentikan beberapa data yang diperlukan The Fed, sehingga membuat prospek ekonomi AS kurang jelas, dan menyulitkan pembuatan kebijakan. "Kami akan memiliki gambaran yang kurang jelas tentang ekonomi jika itu (penutupan) berjalan lebih lama," kata Powell.

Biro Analisis Ekonomi (BEA), kantor di bawah Departemen Perdagangan AS, telah berhenti memperbarui data selama berminggu-minggu karena penutupan.

BEA memantau produk domestik bruto (PDB) AS dan banyak indikator penting lainnya, termasuk data yang disebut "Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi," yang merupakan indikator inflasi yang jadi acuan the Fed.

Biro Sensus AS yang menyediakan data mengenai perdagangan internasional, manufaktur, konstruksi, dan perumahan juga menghentikan pembaruan data karena kelangkaan dana federal.

Bagi investor di pasar keuangan, kurangnya data juga mempersulit mereka untuk mengukur kinerja ekonomi.

Ketua The Fed juga memperingatkan jika perpanjangan penutupan terjadi, maka data perekonomian makin tidak jelas. (ant)

See Also

Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran
Alumnus Universitas Top Australia Peroleh Gaji Lebih Kecil
Permintaan Suaka Australia Lewat Udara Capai Rekor Tertinggi
China Akan Pamerkan Rudal Nuklir Dalam Parade Militer
Petani Australia Kesulitan Cari Pekerja
Arab Saudi Terbitkan Visa Turis Untuk 49 Negara
Pengawal Raja Arab Saudi Tewas Ditembak
Gempa Guncang Chile 6,8 SR
Ratusan Keluarga Di Queensland Mengungsi
Topan Faxai Hantam Jepang
Gelombang Panas Di Prancis Menelan Hampir 1.500 Korban
Rusia Bikin Lagi Rudal Jarak Menengah
Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.578.742 Since: 07.04.14 | 0.7543 sec