YouTube Facebook Twitter RSS
26 May 2019, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara

Saturday, 12 January 2019 | View : 121

siarjustisia.com-JAKARTA.

Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, akhirnya berhasil meringkus seorang guru berinisial MIK (38 tahun) lantaran diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait tujuh kontainer berisi 80 juta surat suara yang sudah dicoblos.

"Penangkapan seseorang yang menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan atau menyebarkan berita bohong," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. di MaPolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav.No.55, RT05/RW03, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Dikatakan, pengungkapan kasus ini bermula ketika viralnya berita bohong terkait adanya tujuh kontainer di Tanjung Priok, berisi 80 juta surat suara telah dicoblos, di media sosial. Tim Cyber Crime kemudian melakukan patroli dunia maya.

"Dari kegiatan itu, akhirnya menemukan akun Twitter @chiecilihie80, yang berisikan tulisan di Tanjung Priok ada tujuh kontainer tadi," ungkap mantan Kasat Serse Polres TTU Polda Nusra periode 1994-1995 tersebut.

Sejurus kemudian, penyidik membuat laporan model A, pada tanggal 4 Januari 2019. "Kami melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, akhirnya kami menaikkan status ke penyidikan," urai mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel pada tahun 2003 itu.

Ia menyampaikan, penyidik kemudian mengejar penulis dan pemilik akun Twitter itu, di Majalengka. Namun, ternyata yang bersangkutan sudah pindah ke Cilegon.

"Tanggal 6 Januari, sekitar pukul 22.30 WIB, akhirnya kami menangkap pelaku dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Tersangka berinisial MIK, usia 38 tahun," jelas mantan Kasat Serse Polres Buleleng Polda Bali pada tahun 1996, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim pada tahun 2015 tersebut, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. mengungkapkan, tersangka MIK berperan memposting kalimat yang dibuatnya sendiri di akun twitter itu. Kemudian, mention ke akun Twitter @dahnilanzar. Cuitannya berbunyi: "@dahnilanzar Harap ditindaklanjuti informasi berikut: DI TANJUNG PRIOK ADA 7 KONTAINER BERISI 80JT SURAT SUARA YANG SUDAH DICOBLOS. HAYO PADA MERAPAT PASTI DARI TIONGKOK TUH."

"Di bawahnya ada juga yang isinya 'viralkan info dari sumber yang layak dipercaya' dan seterusnya," ucap mantan Kabag Binlat Ro Ops Polda Kaltim pada tahun 2009.

Menurutnya, penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada tersangka. Berdasarkan keterangannya, dia mempostingtulisan itu untuk memberitahukan kepada tim pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

"Bahwa dari hasil pemeriksan tersangka, yang bersangkutan adalah seorang guru di daerah Cilegon. Yang bersangkutan membuat narasi kalimat postingan di akun itu dibuat sendiri, dengan maksud memberitahukan kepada tim pendukung paslon 02 tentang informasi tersebut. Ini menurut keterangan tersangka seperti itu. Tersangka juga tak bisa membuktikan ini capturenya dari mana. Kami tanya dari mana, dia tidak bisa membuktikan. Kata dia dari Facebook, tapi dia nggak tahu Facebook siapa," tandas mantan Kapolsek Denpasar Barat Polresta Denpasar Polda Bali pada tahun 1998.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Elektronik, dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1.000.O00.000, dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana, dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun. (bs)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.851.755 Since: 07.04.14 | 0.5965 sec