YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Ekonomi

Sengketa Hak Paten, Apple Dan Samsung Berakhir Dengan Sama-sama Dimenangkan

Saturday, 03 May 2014 | View : 760

siarjustisia.com-SAN JOSE.

Dewan juri di Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu memenangkan sebagian gugatan Apple Inc. dan Samsung Electronics Co. Ltd. terhadap masing-masing pihak.

Samsung Electronics Co. Ltd. dinyatakan bersalah melanggar beberapa hak paten milik Apple Inc. sehingga raksasa elektronik konsumsi Korea Selatan (Korsel) itu harus membayar ganti rugi US$ 119,6 juta. Samsung Electronics Co. Ltd. telah diperintahkan untuk membayar US$ 119,46 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun untuk kerugian Apple Inc., setelah perusahaan Korea Selatan itu dinyatakan bersalah melanggar dua hak paten pada fitur smartphone

Dalam gugatan terbaru yang melibatkan dua raksasa teknologi, juri di pengadilan federal di San Jose, California, AS memutuskan bahwa Samsung Electronics Co. Ltd. telah menyalin fitur kunci dari iPhone dalam menciptakan garis sendiri smartphone, termasuk pencarian universal dan fitur geser untuk mengunci.

Sedangkan klaim balasan, juri menemukan bahwa Apple Inc. telah melanggar salah satu paten Samsung Electronics Co. Ltd. dalam menciptakan iPhone 4 dan 5.

Tapi, dewan juri juga memenangkan beberapa kontra klaim dari Samsung Electronics Co. Ltd. sehingga Apple Inc. harus membayar ganti rugi US$ 158.400. Juri mengabulkan klain Samsung Electronics Co. Ltd. senilai US$ 158.400 atau setara dengan Rp 1,8 miliar atau hanya sebagian kecil dari tuntutan Samsung Electronics Co. Ltd. senilai US$ 6 juta atau setara dengan Rp 69 miliar.

Brian Love, asisten profesor di sekolah Santa Clara University of law, mengatakan, " Meskipun putusan ini besar dibandingkan dengan standar normal, sulit untuk melihat hasil sebanyak itu sebagai kemenangan bagi Apple."

"Jumlah ini kurang dari 10 persen dari yang diminta Apple, dan mungkin tidak melampaui pengeluaran besar Apple yang dihabiskan pada perselisihan kasus paten ini," terangnya.

Dalam pernyataan kepada media, Apple Inc. melukiskan putusan itu sebagai kemenangan yang mengukuhkan putusan pengadilan di sejumlah negara. “Bahwa Samsung dengan sengaja mencuri ide-ide kami dan menyalin produk-produk kami,” demikian kata Apple Inc.

Adapun, Samsung Electronic Co. Ltd. menolak berkomentar dengan alasan belum ada ketetapan atas  putusan dewan juri itu.

Dewan juri diperkirakan pada Senin (5/5/2014) menetapkan perhitungan ganti rugi yang harus dibayar kedua belah pihak.

Tapi putusan itu jauh dari tuntutan US$ 2,2 miliar atau setara dengan Rp 25,3 triliun dari Apple Inc. dan US$ 930 juta atau setara dengan Rp 10,7 triliun yang dimenangkan dalam persidangan terpisah 2012 membuat klaim pelanggaran paten yang sama terhadap produk Samsung Electronics Co. Ltd., yang sebagian besar tidak lagi dijual di Amerika Serikat (AS).

Keputusan dewan juri itu bertolak belakang dengan keputusan gugatan hak paten pada 2012 di pengadilan yang sama. Kalau sebelumnya, Apple Inc. menang mutlak, kali ini Samsung Electronics Co. Ltd. juga menang di beberapa area.

Tim pengacara hukum Apple Inc. sebelumnya mendesak dewan juri untuk memerintahkan Samsung Electronics Co. Ltd. membayar ganti rugi lebih dari US$ 2 miliar karena terang-terangan meniru fitur-fitur iPhone.

Tim pengacara hukum Samsung Electronics Co. Ltd. tetap berpendapat hal itu bermula dari ‘perang’ yang dinyatakan Apple Inc. terhadap platform Android buatan Google Inc., yang dipakai di banyak ponsel pintar, termasuk buatan Samsung Electronics Co. Ltd.

Pada Agustus 2012, tim juri berbeda di pengadilan yang sama memutuskan Samsung Electronics Co. Ltd. harus membayar ganti rugi US$ 1,049 miliar kepada Apple Inc. karena meniru fitur-fitur iPhone serta iPad secara ilegal. Nilai ganti rugi kemudian diturunkan jadi US$ 929 juta dan saat ini kasusnya masih dalam proses banding.

Adapun putusan juri pada Jumat (2/5/2014) waktu setempat atau Sabtu (3/5/2014) WIB merupakan gugatan hak paten yang dimulai awal April 2014 di pengadilan distrik San Jose, California, Amerika Serikat (AS).

Hak paten yang dimaksud adalah cara mengaktifkan layar sentuh dengan gestur geser, koreksi kata yang diketikkan secara otomatis, cara menampilkan data yang dicari oleh pengguna, dan tindakan yang diambil terhadap data yang sudah ditemukan, seperti melakukan panggilan setelah menemukan nomor teleponnnya.

Ponsel-ponsel pintar Samsung Electronics Co. Ltd. yang menjadi sasaran gugatan dari Apple Inc. termasuk lini produk Galaxy dan tablet Galaxy 2.

Sedangkan, Samsung Electronics Co. Ltd. menuding Apple Inc. melanggar hak paten transmisi video digital dan penyimpanan citra digital.

Selama lebih dari tiga tahun, Apple Inc. dan Samsung Electronics Co. Ltd. menggugat satu sama lain di pengadilan dan kantor perdagangan di seluruh dunia. (afp)

See Also

Bursa Eropa Dibuka Positif
Kristalina Georgieva Dipilih Sebagai Direktur Pelaksana IMF
Jerman Tawarkan Pinjaman Untuk Perusahaan Agen Perjalanan Inggris Thomas Cook
Perusahaan Pariwisata Inggris Thomas Cook Bangkrut
24 Aplikasi Android Berbahaya
CEO Nissan Motor Co Ltd Mengundurkan Diri
Sony Akan Rilis Edisi Khusus Walkman
Bursa Asia Di Zona Positif
Bursa Asia Berguguran
The Fed Siap Buyback Jika China Lepas Obligasi AS
TNI Ajak Warga Untuk Beternak Sapi
TNI Dorong Warga Sasaran TMMD Budidaya Blewah
Dipelopori TNI, Penghijauan Di Desa Sasaran TMMD Menggeliat
TNI Kodim 0716/Demak Juga Benahi Saluran Irigasi Di Desa TMMD
Camilan Khas Kalikondang Kenangan Bagi Satgas TMMD
Penjual Blewah Juga Meraup Rejeki Di TMMD Kalikondang
Satgas TMMD Beri Kursus Fotografi Kepada Warga
Berbagi Ilmu Tanaman Di Lokasi TMMD Kalikondang
Pelangsiran Anyaman Besi Hantarkan Kesejahteraan Warga
Jepang Hapus Daftar Putih Negara Korea Selatan Tujuan Ekspor
Harga Emas Melemah
Harga Minyak Anjlok
Bursa Asia Dan Eropa Menguat
Harga Emas Terpangkas
Wall Street Melemah
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.578.692 Since: 07.04.14 | 1.1832 sec