YouTube Facebook Twitter RSS
24 May 2019, 0

Nusantara

SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon

Tuesday, 05 February 2019 | View : 66
Tags : Kudus

siarjustisia.com-KUDUS.

Kegiatan Ruang Baca Pengilon dengan SMP Kanisius Kudus. Keseruan yang dirasakan saat bermain pemainan tradisional terlihat jelas diwajah siswa SMP Kanisius saat berkunjung ke Ruang Baca Pengilon. Permianan seperti karet, bentengan, petak umpet, congklak atau galasin di masa modern seperti saat ini bagi sebagian orang mungkin hanya bisa menjadi kenangan.

Hal tersebut disampaikan Asri Candra Puspita, pengelola Ruang Baca Pengilon, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Jekulo Kudus saat menyambut rombongan Dewan Galang SMP Kanisius Kudus, Sabtu (2/2/2019) siang kemarin. Selain berkunjung, kata Asri mereka juga berbagi buku bacaan dengan di ruang baca. “Selain berkunjung dan berbagi buku bacaan Dewan Galang SMP Kanisius Kudus juga diajak bermian mainan tradisional, seperti anglung, congklak, gangsingan dan beberapa mainan lainnya yang ada di Ruang Baca Pengilon,” tambahnya.

Terlihat salah satu anak dari SMP Kanisius serius bermain permainan tradisional. “Pada dasarnya permainan yang sedang dimainkan dapat melatih kepercayaan diri dan ketahanan mental,” jalas Asri

Asri memberikan contoh ketika bermain congklak, anak-anak akan dilatih jujur, sabar, berhitung serta mengatur strategi. Kegiatan mengambil biji congklak dan memasukkannya ke tiap lubang melatih anak untuk mengasah kemampuan motorik halusnya. Selain itu, lanjut Asri kegiatan tersebut dapat membuat tangan anak menjadi lebih luwes sehingga anak akan lebih siap untuk belajar menulis.

“Bermain congklak juga mampu mengasah kecerdasan otak kiri. Dalam permainan, pemain harus mengumpulkan biji congklak  yang lebih banyak dari lawannya agar dapat menang. Hal tersebut membuat anak akan mengatur strategi dan melakukan perhitungan dalam proses bermainnya,” jalas Asri.

Konsep bermain sambil belajar dan perkenalan mainan tradional memang menjadi dasar yang ada di Ruang Baa Pengilon. Karena bisa disebut sebagai anak-anak yang lahir dari generasi Milenial, generasi ini begitu akrab dengan teknologi, bahkan sudah terpapar teknologi sejak mereka dilahirkan.

Asri juga menjelaskan bahwa Ruang Baca Pengilon dibentuk untuk mengajak anak-anak bermain permainan tradisional bersama sehingga permainan ini bisa terus dikenal dan terjaga kelestariannya. “Dasarnya yang lebih khusus ada mengurangi anak bermain hp, karena di rasa anak jaman sekarang lebih akrab dengan hal tersebut,” jelasnya.

Selain anak-anak, kata Asri, ruang baca juga berkeinginan mengajak ayah dan ibu untuk bisa bermain permainan tradisional, sehingga mereka bisa main bersama anak-anak mereka. Sama seperti tagline yang akan digaungkan Ruang Baca Pengilon di awal Bulan Maret nanti, ‘karena main butuh temen’.

“Seperti yang kita tahu, sekarang kebiasaan bermain bersama, terutama bermain permainan tradisional sudah tidak lagi menjadi pilihan utama bagi anak-anak. Padahal sebenarnya banyak sekali nilai-nilai yang bisa digali dari permainan tradisional untuk anak-anak Indonesia,” kata Asri.

Untuk itu, lanjut Evin, bekerjasama dengan sekolah dalam mengadakan kegiatan seperti bersama SMP Kanisius ini sangat penting selain sebagai sarana perkanalan mainan tradisional.

Dengan adanya Ruang Baca Pengilon, Asri berharap dapat bermain bersama dengan seluruh anak-anak Indonesia, khususnya di Kudus, sehingga kelestarian permainan terjaga, beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 

See Also

Cegah Gangguan Hama Burung, Babinsa Brumbung Bantu Petani Pasang Jaring
Jalin Silaturahmi, Babinsa Pundenarum Sholat Tarwih Bersama Warga Di Desa Binaan
Danramil 09/Karangtengah Hadiri Pembukaan Pasar Murah
Dandim 0716/Demak Hadiri Buka Puasa Dan Silaturahmi Bersama Ulama Umaro
Berikan Kultum, Dandim 0716/Demak Ajak Masyarakat Tetap Jaga Tali Silaturahmi
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional
Cuaca Buruk, 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat Darurat Di Lanud Sultan Iskandar Muda
Pekalongan Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Kemacetan
Momen Kebersamaan Kodim 0716/Demak Dan Polres Demak Berbagi Takjil Di Bulan Puasa
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Terbakar Di Demak
Babinsa Koramil 06/Wedung Rujuk Pasien Gangguan Jiwa Ke Semarang
Wiranto Menyesal Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Partai Hanura
Jumlah Petugas KPPS Wafat Bertambah Jadi 318
Ombudsman Sebut Wafatnya Petugas KPPS, Kesalahan Kolektif
22 Polri Gugur Saat Pengamanan Pilpres & Pileg 2019
72 Orang Panwaslu Wafat Di Pilpres & Pileg 2019
Ratusan Santri MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah Ikuti Pembekalan
KPU Sebut Petugas KPPS Yang Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang
Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.841.153 Since: 07.04.14 | 0.651 sec