YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Nusantara

SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon

Tuesday, 05 February 2019 | View : 155
Tags : Kudus

siarjustisia.com-KUDUS.

Kegiatan Ruang Baca Pengilon dengan SMP Kanisius Kudus. Keseruan yang dirasakan saat bermain pemainan tradisional terlihat jelas diwajah siswa SMP Kanisius saat berkunjung ke Ruang Baca Pengilon. Permianan seperti karet, bentengan, petak umpet, congklak atau galasin di masa modern seperti saat ini bagi sebagian orang mungkin hanya bisa menjadi kenangan.

Hal tersebut disampaikan Asri Candra Puspita, pengelola Ruang Baca Pengilon, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Jekulo Kudus saat menyambut rombongan Dewan Galang SMP Kanisius Kudus, Sabtu (2/2/2019) siang kemarin. Selain berkunjung, kata Asri mereka juga berbagi buku bacaan dengan di ruang baca. “Selain berkunjung dan berbagi buku bacaan Dewan Galang SMP Kanisius Kudus juga diajak bermian mainan tradisional, seperti anglung, congklak, gangsingan dan beberapa mainan lainnya yang ada di Ruang Baca Pengilon,” tambahnya.

Terlihat salah satu anak dari SMP Kanisius serius bermain permainan tradisional. “Pada dasarnya permainan yang sedang dimainkan dapat melatih kepercayaan diri dan ketahanan mental,” jalas Asri

Asri memberikan contoh ketika bermain congklak, anak-anak akan dilatih jujur, sabar, berhitung serta mengatur strategi. Kegiatan mengambil biji congklak dan memasukkannya ke tiap lubang melatih anak untuk mengasah kemampuan motorik halusnya. Selain itu, lanjut Asri kegiatan tersebut dapat membuat tangan anak menjadi lebih luwes sehingga anak akan lebih siap untuk belajar menulis.

“Bermain congklak juga mampu mengasah kecerdasan otak kiri. Dalam permainan, pemain harus mengumpulkan biji congklak  yang lebih banyak dari lawannya agar dapat menang. Hal tersebut membuat anak akan mengatur strategi dan melakukan perhitungan dalam proses bermainnya,” jalas Asri.

Konsep bermain sambil belajar dan perkenalan mainan tradional memang menjadi dasar yang ada di Ruang Baa Pengilon. Karena bisa disebut sebagai anak-anak yang lahir dari generasi Milenial, generasi ini begitu akrab dengan teknologi, bahkan sudah terpapar teknologi sejak mereka dilahirkan.

Asri juga menjelaskan bahwa Ruang Baca Pengilon dibentuk untuk mengajak anak-anak bermain permainan tradisional bersama sehingga permainan ini bisa terus dikenal dan terjaga kelestariannya. “Dasarnya yang lebih khusus ada mengurangi anak bermain hp, karena di rasa anak jaman sekarang lebih akrab dengan hal tersebut,” jelasnya.

Selain anak-anak, kata Asri, ruang baca juga berkeinginan mengajak ayah dan ibu untuk bisa bermain permainan tradisional, sehingga mereka bisa main bersama anak-anak mereka. Sama seperti tagline yang akan digaungkan Ruang Baca Pengilon di awal Bulan Maret nanti, ‘karena main butuh temen’.

“Seperti yang kita tahu, sekarang kebiasaan bermain bersama, terutama bermain permainan tradisional sudah tidak lagi menjadi pilihan utama bagi anak-anak. Padahal sebenarnya banyak sekali nilai-nilai yang bisa digali dari permainan tradisional untuk anak-anak Indonesia,” kata Asri.

Untuk itu, lanjut Evin, bekerjasama dengan sekolah dalam mengadakan kegiatan seperti bersama SMP Kanisius ini sangat penting selain sebagai sarana perkanalan mainan tradisional.

Dengan adanya Ruang Baca Pengilon, Asri berharap dapat bermain bersama dengan seluruh anak-anak Indonesia, khususnya di Kudus, sehingga kelestarian permainan terjaga, beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 

See Also

PT. PLN (Persero) Akan Siapkan 22 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
24 Ribu TNI-Polri Siap Amankan Pelantikan Anggota DPR RI
Lalu Lintas Menuju Gedung DPR MPR RI Lancar
711 Anggota DPR RI Dan DPD RI Terpilih Akan Dilantik Besok
70 Pesantren Dari Jateng & DIY Studi Banding Ke Mawaddah Kudus
KPU Sebut Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih Tetap 20 Oktober
Panglima TNI Tegaskan TNI Kawal Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Jelang HUT RI, Satgas TMMD Ajak Warga Bersihkan Lingkungan
Sejak Ada TMMD, Tidak Ada Lagi Kamus Takut Sama Tentara
Seberangkan Anak Sekolah Juga Dilakoni Satgas TMMD
Ngojek Anak Sekolah Di Desa TMMD Juga Dilakukan TNI
TNI Buka Biro Angkutan Antar Jemput Anak-Anak Sekolah
Danramil 01/Demak Kota Katakan Lega Rasanya Bisa Bantu Warga Mempunyai Rumah Layak Huni
Pelopori Peduli Kebersihan Lingkungan, TNI Gelar Jumat Bersih
TNI Ajarkan Anak-Anak SD Untuk Berperan Di Kebersihan Masjid
Ini Salah Satu Cara TNI Satgas TMMD Diidolakan Anak-anak
Terkait Upacara Penutupan TMMD Sudah Mulai Dirapatkan
Wawasan Kebangsaan Di Desa Sasaran TMMD Mulai Tampak
Sesibuk Apapun Kerja Di TMMD, TNI Satgas Tetap Tak Meninggalkan Ibadah
Dansatgas TMMD Kodim 0716/Demak Wujudkan Impian Warga Dukuh Duduk
Kami Guru Di Kalikondang Tak Pernah Lupa Dengan Jasa TNI
Sosok Prajurit TNI Yang Berandil Besar Di Pengecoran Jalan
Luar Biasa Saya Bisa Ngangsu Kawruh Dengan Banyak Ulama
Berkat TMMD, Lapangan Kalikondang Menjadi Kebanggaan Warga
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.578.744 Since: 07.04.14 | 0.6626 sec