YouTube Facebook Twitter RSS
27 Jun 2019, 0

Hukum

KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel

Friday, 22 March 2019 | View : 73

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menangkap seorang petinggi salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Petinggi BUMN yang dibekuk KPK tersebut merupakan Direktur di PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.

"Iya. Salah satu direktur (Krakatau Steel)," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (22/3/2019) malam. Basaria Panjaitan mengatakan, selain petinggi BUMN terdapat tiga orang lainnya yang diringkus tim Satgas KPK. Keempat orang tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap sosok direktur PT. Krakatau Steel yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (22/3/2019). Komisioner KPK Saut Situmorang mengatakan, direktur yang ditangkap KPK itu adalah Direktur Teknologi dan Industri PT. Krakatau Steel berinisial WNU (Wisnu Kuncoro)

“KPK dalam OTT kemarin menangkap direktur teknologi dan industri PT. KS, WNU," ungkap Saut Situmorang dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019).

Dalam OTT kemarin, tambah Saut Situmorang, KPK total menangkap 6 orang Jakarta dan Tangerang.

Selain WNU, KPK juga menangkap dua general manager PT. Krakatau Steel, seorang pihak swasta, sopir, dan satu orang lainnya. “WNU ini terpilih dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT. KS beberapa waktu lalu,” ujar Saut Situmorang.

Dikatakan, KPK menyayangkan masih terjadi suap terkait pengadaan barang dan jasa di BUMN. Apalagi, imbuh dia, PT. KS yang sudah lama berdiri sejak seharusnya memiliki kemajuan yang luar biasa di industri logam. 

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap direktur PT Krakatau Steel dan tiga orang lainnya dilakukan di Jakarta dan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. OTT itu dilakukan KPK di kawasan BSD City, Tangsel.

"Ada kegiatan tim di Jakarta dan Tangerang Selatan, tepatnya di BSD City. Kami mengamankan empat orang yang sudah dibawa ke kantor KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Febri Diansyah mengatakan, selain direktur dan pegawai Krakatau Steel, juga ada pihak swasta yang diamankan KPK. KPK menduga sudah terjadi transaksi, di mana direktur Krakatau Steel itu menerima uang dari pihak swasta.

Febri Diansyah tidak menjelaskan untuk apa uang suap itu diberikan. Namun, beredar informasi di kalangan wartawan bahwa uang itu digunakan untuk biaya pernikahan anak salah seorang pejabat.

Febri Diansyah hanya mengatakan, KPK mengindikasikan bahwa pihak kontraktor itu pernah mempunyai kerja sama dalam penelitian proyek dengan BUMN tersebut. “Jadi, kaitan kepentingannya sejauh ini terkait dengan hal itu," ucap Febri Diansyah.

Dikatakan pula, transaksi yang didalami penyidik KPK saat ini diduga ada kombinasi antara pemberian secara tunai dan sarana perbankan. "Kami sedang mendalami transaksi yang menggunakan mata uang rupiah dan dolar AS. Besok baru kami sampaikan informasinya pada konferensi pers," papar Febri Diansyah. (sp/jos)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.023.123 Since: 07.04.14 | 0.5608 sec