YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Ekonomi

Bursa Saham AS Ditutup Turun

Saturday, 23 March 2019 | View : 122

siarjustisia.com-NEW YORK.

Bursa saham-saham di Wall Street turun tajam pada penutupan perdagangan Jumat (22/3/2019) atau Sabtu (23/3/2019) pagi WIB, karena suramnya data ekonomi negara Eropa dan prospek Federal Reserve (Fed) yang berhati-hati terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) sehingga membuat khawatir perlambatan ekonomi global.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 460,19 poin atau 1,77 persen, menjadi 25.502,32 poin. Indeks S&P 500 turun 54,17 poin atau 1,90 persen, menjadi ditutup 2.800,71 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 196,29 poin atau 2,50 persen, menjadi 7.642,67 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor material dan keuangan masing-masing jatuh 2,99 persen dan 2,77 persen, memimpin penurun. Sementara utilitas naik sekitar 0,7 persen, satu-satunya sektor yang menguat.

Saham Nike menukik lebih dari 6,6 persen pada penutupan, berada di antara saham yang berkinerja terburuk di Dow Jones Perusahaan pakaian olahraga AS itu melaporkan hasil kuartalan pada Kamis (21/3/2019) malam, dengan pertumbuhan penjualannya di Amerika Utara gagal memenuhi perkiraan.

Saham Boeing jatuh 2,8 persen setelah laporan mengatakan bahwa maskapai penerbangan Indonesia Garuda membatalkan pesanannya untuk 49 pesawat Boeing 737 Max.

"Ekonomi zona euro kehilangan momentum lagi pada Maret, hanya berkembang secara moderat karena produsen melaporkan penurunan tertajam selama enam tahun," kata penyedia informasi global IHS Markit pada Jumat (22/3/2019).

Menurut laporan IHS Markit, di Jerman, aktivitas bisnis tumbuh pada tingkat paling lambat sejak Juni 2013 dengan pesanan baru menurun untuk bulan ketiga berturut-turut. Di Prancis, aktivitas bisnis turun untuk ketiga kalinya dalam empat bulan.

Awal pekan ini, Federal Reserve AS juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonominya untuk 2019.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Kamis (21/3/2019) malam waktu setempat atau Jumat (22/3/2019) pagi WIB menguat.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 216,8 poin (0,55 persen) mencapai 25.963, Nasdaq composite index naik 109,9 (1,42 persen) mencapai 7.839, sedangkan S&P 500 index naik 30,7 (1,09 persen) mencapai 2.855.

Dow Jones rally lebih dari 200 poin, kenaikan terbesar dalam sebulan didorong melonjaknya saham Apple sebesar 3,6 persen menjadi US$ 195. Analis di Needhem meningkatkan peringkat saham Apple menjadi strong buy dari sebelumnya buy. Selain itu saham Micron juga melonjak memimpin sektor teknologi.

Dari sisi ekonomi, dalam pekan yang berkahir 16 Maret, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran di AS turun 9.000 menjadi 221.000 dari angka direvisi minggu sebelumnya, demikian data Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (21/3/2019).

Sentimen positif investor juga didorong pandangan Federal Reserve soal suku bunga yang tidak akan dinaikkan pada tahun ini.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa (19/3/2019) malam waktu setempat atau Rabu (20/3/2019) pagi WIB bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 26,7 poin (0,10 persen) mencapai 25.887, Nasdaq composite index naik 9,5 (0,12 persen) mencapai 7.724, sedangkan S&P 500 index melemah 0,4 (0,01 persen) mencapai 2.833.

Dow Jones Industrial Average ditutup lebih rendah untuk pertama kalinya dalam lima hari pada Selasa, dipimpin penurunan saham Apple.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan utilitas turun lebih dari satu persen, memimpin penurunan. Sementara sektor perawatan kesehatan dan consumer discretionary masing-masing naik 0,78 persen dan 0,50 persen, mengungguli sektor lain.

Di sisi ekonomi, pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS naik 0,1 persen pada Januari, menyusul kenaikan 0,1 persen pada Desember, Departemen Perdagangan melaporkan pada Selasa (19/3/2019). Angka itu, menunjuk pada pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat, jauh dari perkiraan ekonom sebesar 0,4 persen yang disurvei MarketWatch.

Wall Street juga menunggu petunjuk pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) AS yang sedang berlangsung, dan akan berakhir pada Rabu waktu setempat.

Para pelaku pasar akan memantau tentang prospek ekonomi The Fed, dan berharap bahwa bank sentral AS akan mengadopsi dovish di tengah pertumbuhan global yang melambat.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin (18/3/2019) malam waktu setempat atau Selasa (19/3/2019) pagi WIB menguat.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 65,2 poin (0,25 persen) mencapai 25.914, Nasdaq composite index naik 25,9 (0,34 persen) mencapai 7.715, sedangkan S&P 500 index naik 10,5 (0,37 persen) mencapai 2.833.

Dow Jones membukukan kenaikan beruntun empat hari didorong saham Amazon dan Apple. Selain itu, kenaikan Dow juga didorong Goldman Sachs. Saham bank investasi AS ini naik 2,12 persen berada di antara saham yang berkinerja terbaik dalam indeks 30-saham.

Penguatan Dow Jones terjadi di tengah tekanan saham Boeing di tengah larangan terbang 737 Max di seluruh dunia. Kejatuhan terjadi setelah kecelakaan pesawat mematikan di Ethiopia.

Saham Facebook juga jatuh 3,3 persen. Seorang analis di Needham pada Senin (18/3/2019) menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi hold dari buy.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi dan consumer discretionary naik lebih dari satu persen, memimpin keuntungan.

Sementara investor bersiap jelang pertemuan Federal Reserve yang dimulai pada Selasa waktu setempat. Investor akan mencari petunjuk tentang prospek ekonomi dari bank sentral AS. (bloomberg/reuters)

See Also

Bursa Asia Di Zona Positif
Bursa Asia Berguguran
The Fed Siap Buyback Jika China Lepas Obligasi AS
TNI Ajak Warga Untuk Beternak Sapi
TNI Dorong Warga Sasaran TMMD Budidaya Blewah
Dipelopori TNI, Penghijauan Di Desa Sasaran TMMD Menggeliat
TNI Kodim 0716/Demak Juga Benahi Saluran Irigasi Di Desa TMMD
Camilan Khas Kalikondang Kenangan Bagi Satgas TMMD
Penjual Blewah Juga Meraup Rejeki Di TMMD Kalikondang
Satgas TMMD Beri Kursus Fotografi Kepada Warga
Berbagi Ilmu Tanaman Di Lokasi TMMD Kalikondang
Pelangsiran Anyaman Besi Hantarkan Kesejahteraan Warga
Jepang Hapus Daftar Putih Negara Korea Selatan Tujuan Ekspor
Harga Emas Melemah
Harga Minyak Anjlok
Bursa Asia Dan Eropa Menguat
Harga Emas Terpangkas
Wall Street Melemah
Bursa Asia Ditutup Tergerus
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.118 Since: 07.04.14 | 1.1274 sec