YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Internasional

Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia

Tuesday, 09 April 2019 | View : 93

siarjustisia.com-WASHINGTON D.C.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump, dilaporkan telah memecat Direktur Dinas Rahasia (Secret Service Agency/SSA), Randolf Alles, pada Senin (8/4/2019).

Pemecatan Randolf Alles dilakukan sehari setelah Menteri Keamanan Dalam negeri (DHS), Kirstjen Nielsen mengajukan pengunduran diri.

Sumber di Gedung Putih mengatakan pengunduran diri Nielsen dan pemecatan Randolf Alles terkait dengan tekanan mengenai masalah tembok perbatasan AS-Meksiko. Randolf Alles telah melaporkan tentang pemecatannya kepada Nielsen yang telah mengundurkan diri.

Namun Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, tidak mengkonfirmasi bahwa Randolf Alles mundur atau dipecat Presiden kelahiran New York tersebut, Donald John Trump.

Saat memberikan pernyataan pers, Sarah Sanders hanya menyampaikan Presiden Donald Trump berterima kasih atas pengabdian Randolf Alles.

“Randolf Alles telah melakukan pekerjaan besar di agensi selama dua tahun terakhir, dan presiden berterima kasih atas pelayanannya selama lebih dari 40 tahun bagi negara,” ujar Sarah Sanders.

Dia mengungkapkan, Presiden Donald Trump telah menunjuk James Murray, seorang pejabat karir di SSA untuk menggantikan Randolf Alles dan mengambil alih tugas sebagai Direktur SSA pada Mei 2019. Dengan demikian, Randolf Alles masih akan menyelesaikan tugasnya sampai akhir April 2019.

CBS melaporkan bahwa Randolf Alles diminta untuk pergi sekitar 10 hari yang lalu, sebelum insiden 30 Maret di mana seorang wanita China yang membawa perangkat malware diduga berbohong untuk mengakses klub golf pribadi Donald Trump, Mar-a-Lago.

Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer, menyerukan Randolf Alles untuk bersaksi di depan Kongres tentang "potensi kerentanan keamanan di Mar-a-Lago" setelah penangkapan wanita itu. Namun, Presiden AS tersebut, Donald Trump menyatakan tetap menghargai kerja SSA. (cbs)

See Also

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.128 Since: 07.04.14 | 1.0815 sec