YouTube Facebook Twitter RSS
25 Apr 2019, 0

Hukum

KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama

Wednesday, 10 April 2019 | View : 22

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap terkait pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemag). Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Hadi Rahman yang diketahui merupakan Staf Khusus Menag Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (10/4/22019). Pemeriksaan terhadap Hadi Rahman dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy.

"Hadi Rahman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Selain Hadi Rahman, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa Sekjen DPR RI, Indra Iskandar.

Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang lantaran Indra mangkir dari panggilan penyidik pada Kamis (4/4/2019) lalu.

"Indra Iskandar juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY," kata Febri Diansyah.

Seperti dikabarkan sebelumnya, KPK menetapkan Romy bersama Kepala Kantor Kemag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemag Provinsi Jatim, Haris Hasanuddin sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kemag. Muafaq dan Haris diduga telah menyuap Rommy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemag. Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemag Kabupaten Gresik dan Haris mendaftar sebagai Kakanwil Kemag Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Pada 6 Februari 2019, Haris mendatangi kediaman Rommy dan menyerahkan uang sebesar Rp 250 juta untuk memuluskan proses seleksi ini sesuai kesepakatan. Saat itu, KPK menduga telah terjadi pemberian suap tahap pertama.

Namun, pada pertengahan Februari 2019, pihak Kemag menerima informasi bahwa nama Haris Hasanuddin tidak lolos seleksi untuk diusulkan ke Menteri Agama karena pernah mendapatkan hukuman disiplin.

KPK menduga telah terjadi kerjasama antara pihak-pihak tertentu untuk tetap meloloskan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemag Provinsi Jatim.

Selanjutnya, Haris Hasanuddin dilantik oleh Menag sebagai Kakanwil Kemag Jatim pada awal Maret 2019. Setelah Haris lolos seleksi dan menjabat Kakanwil Kemag Jatim, Muafaq meminta bantuan kepada Haris untuk dipertemukan dengan Rommy. Pada Jumat (15/3/2019) lalu, Muafaq, Haris, dan Calon Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP, Abdul Wahab menemui Rommy untuk menyerahkan uang Rp 50 juta terkait kepentingan jabatan‎ Muafaq.

Sebelumnya, Gugus Joko Waskito, staf ahli Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mangkir tak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (28/3/2019). Gugus Joko sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemag) yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Rommy.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, Gugus Joko mengirimkan surat kepada penyidik atas ketidakhadirannya hari ini. Dalam surat tersebut, Gugus Joko mengklaim tak dapat memenuhi panggilan penyidik lantaran ada agenda yang tak bisa ditinggalkan. Gugus pun meminta penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya.

"Saksi mengirimkan surat bahwa yang bersangkutan sedang ada pekerjaan. Minta dijadwalkan ulang," kata Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (28/3/2019).

Selain Gugus, tim penyidik menjadwalkan memeriksa tiga saksi lainnya, yakni Ketua DPW PPP Jawa Timur, Musyaffa Noer; Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Ahmadi; serta Ajudan Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Kholis, Zaky Zamany. Ketiga saksi tersebut memenuhi panggilan dan diperiksa penyidik.Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar ketiga saksi tersebut mengenai proses seleksi pejabat tinggi di Kemag.

"Informasi terkait proses seleksi pejabat tinggi Kementerian Agama beserta alur dokumen terkait seleksi jabatan tersebut," pungkas Febri Diansyah. (sp/js)

See Also

KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.707.562 Since: 07.04.14 | 0.5974 sec