YouTube Facebook Twitter RSS
24 May 2019, 0

Hukum

ART Indonesia Beri Keterangan Palsu Dipenjara Di Singapura

Thursday, 16 May 2019 | View : 14

siarjustisia.com-SINGAPURA.

Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia diadili dan akhirnya dipenjara di Singapura karena memberikan keterangan palsu kepada polisi setempat.

ART ini menjalin perselingkuhan dengan suami majikannya, namun mengklaim dirinya diperkosa.

Seperti dilansir The Star, Kamis (16/5/2019), ART yang bernama Sumaini (29 tahun) telah mengakui dirinya memberikan keterangan palsu kepada polisi, khususnya Divisi Kejahatan Seksual Serius pada Departemen Investigasi Kriminal. 

Sumaini (29 tahun) menyatakan bahwa hal ini dilakukannya dengan harapan bisa membuatnya dipulangkan ke Indonesia, sesuatu yang tidak diizinkan oleh majikannya. Dia disidang di Singapura pada Rabu (15/5/2019) waktu setempat dan dijatuhi vonis 14 hari penjara oleh pengadilan setempat. 

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Gregory Gan, menuturkan bahwa awalnya majikan perempuan Sumaini melapor ke polisi pada 7 Februari dengan menyatakan Sumaini telah 'dilecehkan secara seksual'. Pria yang melecehkan Sumaini, yang ternyata adalah suami majikannya, kemudian ditangkap polisi setempat.

Namun, setelah polisi mencatat keterangan Sumaini dan memeriksa telepon genggam Sumaini, ditemukanlah sejumlah pesan singkat via Facebook Messenger antara Sumaini dan suami majikannya. Salah satu pesan itu berasal dari Sumaini yang menyatakan dirinya merindukan suami majikannya. Dari pesan-pesan itu diketahui bahwa Sumaini dan suami majikannya menjalin hubungan asmara terlarang.

Setelah polisi menunjukkan pesan-pesan antara dirinya dan suami majikannya tersebut, Sumaini akhirnya mengakui kebohongannya. Suami majikan Sumaini, yang tidak disebut namanya, akhirnya dibebaskan oleh polisi.

Jaksa Gregory Gan meminta Hakim untuk menjatuhkan vonis antara 10 hari dan dua minggu penjara untuk Sumaini, dengan menekankan bahwa seorang pria yang tidak bersalah sempat ditahan karena kebohongannya.

"Terdakwa mengakui bahwa dia memutuskan memberitahu kebenarannya setelah dikonfrontasi dengan pesan-pesan Facebook. Dia mengatakan dirinya berbohong soal tuduhan pemerkosaan karena dia ingin kembali ke Indonesia tapi majikannya menolak untuk mengizinkannya," ucap Jaksa Gregory Gan kepada Hakim Luke Tan.

Sumaini yang tidak diwakili pengacara, menyatakan dalam persidangan bahwa dirinya menyesal dan telah menyadari kesalahannya. Tidak disebut lebih lanjut soal reaksi majikan perempuan Sumaini atas perselingkuhan suaminya dengan si ART.

Di Singapura, tindak pidana memberikan keterangan palsu kepada polisi memiliki ancaman hukuman maksimum 1 tahun penjara dan hukuman denda SIN$ 5 ribu atau setara dengan Rp 51,9 juta. (thestar/jos)

See Also

Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.841.156 Since: 07.04.14 | 0.5866 sec