YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Internasional

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat

Friday, 17 May 2019 | View : 57

siarjustisia.com-CANBERRA.

Robert James Lee Hawke, AC, GCL atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bob Hawke, Perdana Menteri Australia ke-23 periode 1983-1991 dan legenda Partai Buruh, meninggal dunia pada usia 89 tahun di Northbridge, New South Wales (NSW), Australia.

Australia di bawah kepemimpinan Bob Hawke:

  • Bob Hawke menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 1983 hingga 1991, menjadikannya sebagai PM yang paling lama menjabat dari Partai Buruh
  • Dia meninggalkan seorang istri Blanche d'Alpuget, dan ketiga anaknya - Susan, Stephen dan Rosslyn
  • Pemimpin partai Buruh Australia saat ini, Bill Shorten, mengatakan Bob Hawke adalah "putra terhebat" dari gerakan buruh

Bob Hawke menjabat sebagai perdana Menteri Australia dan partai Buruh dari tahun 1983 hingga 1991 tepatnya menjabat sejak 11 Maret 1983 hingga 20 Desember 1991, dan sebagai Pemimpin Partai Buruh sejak 3 Februari 1983 hingga 19 Desember 1991. Kontribusinya bagi kehidupan publik telah banyak mempengaruhi pembentukan Australia yang modern.

Alumnus University of Western Australia (WA) dengan meraih gelar BA ini dikenal sebagai seorang konsiliator yang hebat, prestasi Bob Hawke sebagai perdana menteri antara lain memodernisasi ekonomi Australia dan mengintegrasikannya ke dalam komunitas global, membangun skema subsidi kesehatan Medicare, dan memperjuangkan masalah lingkungan.

Mantan PM kelahiran Bordertown, Australia Selatan itu juga tercatat pernah memenangkan empat kali pemilihan umum federal, pencapaian yang menempatkannya sebagai perdana menteri yang paling lama menjabat di Partai Buruh dan perdana menteri terlama menjabat ketiga di Australia setelah Robert Menzies dan John Howard.

Bob Hawke, Perdana Menteri Australia ke-23 yang memodernisasi Australia dan tokoh besar Partai Buruh Australia.

Mantan PM Australia yang lahir pada tanggal 9 Desember 1929 itu, Bob Hawke meninggalkan seorang istri, seorang penulis biografi Blanche d'Alpuget, dan tiga orang anaknya yakni Susan Pieters Hawke, Roslyn Hawke, Stephen Hawke, dan isteri cerai hidup, Hazel Masterson Hawke (1956-1994) serta seorang putra, Robert Hawke Jr.

Blanche d'Alpuget yang dinikahi sejak tahun 1995 merilis pernyataan yang mengatakan "suaminya meninggal dunia dengan tenang di rumah" dan bahwa anak-anaknya, anak tirinya Louis, dan cucunya akan menyelenggarakan upacara pemakaman pribadi menjelang upacara penghormatan di Sydney yang akan diselenggarakan dalam beberapa minggu mendatang.

"Bob sangat dicintai oleh keluarganya, dan begitu banyak teman dan kolega," bunyi pernyataan itu.

"Kami akan merindukannya."

Pemimpin Partai Buruh saat ini, Bill Shorten, dalam cuitannya menyebut Bob Hawke adalah "putra terbesar" dari gerakan buruh.

"Warga Australia di mana saja akan mengenang dan menghormati seorang lelaki yang telah memberi begitu banyak kepada negara dan orang-orang yang sangat dia sayangi," katanya.

"Semoga ia beristirahat dalam damai."

Perdana Menteri Scott Morrison mengirim ucapan belasungkawa kepada keluarga seorang pria yang "akan sangat dirindukan".

"Bob Hawke adalah orang Australia hebat yang memimpin dan melayani negara kami dengan semangat, keberanian, dan intelektual berdaya tinggi yang membuat negara kami lebih kuat," ucap PM Scott Morrison melalui akun twitternya.

"Dia setia pada kepercayaannya pada tradisi Partai Buruh dan menetapkan definisi politik bagi generasinya dan generasi seterusnya."

"Dia memiliki kemampuan unik untuk berbicara dengan semua lapisan warga Australia."

Warisan kepemimpinan Bob Hawke terkait erat dengan saingan politiknya yang terkenal Paul Keating, yang mengambil alih jabatan sebagai perdana menteri dan pemimpin Partai Buruh setelah kepemimpinan Bob Hawke tahun 1991.

Paul Keating mengatakan, keduanya sangat menikmati "kemitraan yang hebat" dan "Australia mengalami kerugian besar atas wafatnya Bob Hawke".

"Bob memiliki kerangka moral untuk kehidupan publiknya yang penting, baik yang mewakili kaum pekerja Australia dan lebih luas lagi Australia sebagai sebuah negara," kata Keating dalam sebuah pernyataan.

"Dia memahami bahwa imajinasi adalah pusat dari pembuatan kebijakan dan dia tidak pernah kekurangan keberanian untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk mengubah imajinasi itu menjadi kenyataan."

"Dan kenyataan itu adalah reformasi ekonomi dan masyarakat Australia dan tempatnya di dunia."

Hawke terlalu sakit untuk menghadiri peluncuran kampanye pemilihan Partai Buruh pada awal bulan ini, tetapi Paul Keating mengatakan mereka telah berbicara tentang dukungan mereka untuk Bill Shorten pada pemilihan mendatang, dan menggambarkannya sebagai "kolaborasi terakhir" mereka.

"Bob, tentu saja, berharap Partai Buruh akan memenangkan Pemilu Federal pada akhir pekan ini. Teman-temannya juga, berharap dia akan menyaksikan kemenangan tersebut," tulis Paul Keating.

See Also

Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.100.159 Since: 07.04.14 | 0.5837 sec