YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2019, 0

Hukum

KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama

Friday, 17 May 2019 | View : 93

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT. Daya Radar Utama di Jalan L.R.E. Martadinata, Volker, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Penggeledahan ini terkait dengan penanganan suatu perkara korupsi.

Penggeledahan ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah. "Iya, benar ada penggeledahan," kata Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Belum diketahui terkait perkara apa penggeledahan yang dilakukan KPK. Febri Diansyah sendiri belum mau bicara detail soal penggeledahan ini.

Febri Diansyah juga tak menjelaskan apa saja yang disita tim penyidik KPK dalam penggeledahan dimaksud.

Ketua KPK, Agus Rahardjo memastikan pihaknya telah meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan, dan menetapkan tersangka. Menurutnya, penggeledahan yang dilakukan KPK dipastikan terkait dengan sebuah perkara di tahap penyidikan. Sementara saat meningkatkan suatu perkara ke tahap penyidikan diiringi dengan penetapan tersangka.

"Biasanya kalau ada penggeledahan itu terkait dengan pasti ada penyidikan karena kalau sudah upaya paksa," kata Agus Rahardjo usai menghadiri Buka Puasa Bersama di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

Meski demikian, Agus Rahardjo masih enggan membeberkan kasus korupsi yang sedang ditangani pihaknya terkait penggeledahan kantor PT. Daya Radar Utama.

Ketua KPK, Agus Rahardjo memastikan pihaknya akan segera menyampaikan informasi kasus tersebut secara rinci.

"Kita tunggu saja. Nanti kan pasti kan selalu setiap tahapan kalau begitu kita mengeluarkan Sprindik selalu diumumkan terbuka," katanya.

Berdasarkan informasi, penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK di kantor PT. Daya Radar Utama itu terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan atau pembelian 16 kapal cepat patr‎oli di lembaga yang terkait kepabeanan. Diduga proyek itu merugikan keuangan negara sekitar Rp 100 miliar lebih.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Salah satunya merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan kapal di lembaga tersebut, dan satu orang lainnya merupakan petinggi PT. Daya Radar Utama.

Selama ini PT. Daya Radar Utama bergerak di bidang galangan. Perusahaan yang berlokasi di Jalan L.R.E. Martadinata, Volker, Tanjung Priok itu didirikan pada 1972.

Perusahaan tersebut bergerak di bidang galangan kapal yang membangun dan memperbaiki berbagai macam kapal dari bahan baja, aluminium alloy, dan fiberglass reinforced plastic. Dari laman website perusahaan, PT. Daya Radar Utama membangun dan memperbaiki berbagai macam kapal dari bahan baja, aluminium alloy dan fiberglass reinforced plastic.

Divisi Bangunan Baru perusahaan itu mampu membangun kapal sampai dengan 6.500 DWT. Sementara Divisi Repair mampu memperbaiki kapal sampai ukuran 8.000 DWT. (bs/cnn/jos)

See Also

Ipda Erwin Yudha Wildani Yang Terbakar Saat Amankan Demo Akhirnya Meninggal Dunia
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Rumah Sakit Polri Sebut Polisi Yang Terbakar Saat Kawal Demo Alami Luka Bakar 64
Anggota Polres Cianjur Alami Luka Bakar
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Narkoba
Umar Kei Ditangkap, Polisi Sita 5 Plastik Sabu Dan Senpi
Jefri Nichol Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Ganja
Jefri Nichol Ditangkap Karena Narkoba
Terjerat Narkoba, Jamal Preman Pensiun Ajukan Rehabilitasi
Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.438.558 Since: 07.04.14 | 0.6743 sec