YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2019, 0

Hukum

KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama

Friday, 17 May 2019 | View : 178

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT. Daya Radar Utama di Jalan L.R.E. Martadinata, Volker, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Penggeledahan ini terkait dengan penanganan suatu perkara korupsi.

Penggeledahan ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah. "Iya, benar ada penggeledahan," kata Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Belum diketahui terkait perkara apa penggeledahan yang dilakukan KPK. Febri Diansyah sendiri belum mau bicara detail soal penggeledahan ini.

Febri Diansyah juga tak menjelaskan apa saja yang disita tim penyidik KPK dalam penggeledahan dimaksud.

Ketua KPK, Agus Rahardjo memastikan pihaknya telah meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan, dan menetapkan tersangka. Menurutnya, penggeledahan yang dilakukan KPK dipastikan terkait dengan sebuah perkara di tahap penyidikan. Sementara saat meningkatkan suatu perkara ke tahap penyidikan diiringi dengan penetapan tersangka.

"Biasanya kalau ada penggeledahan itu terkait dengan pasti ada penyidikan karena kalau sudah upaya paksa," kata Agus Rahardjo usai menghadiri Buka Puasa Bersama di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

Meski demikian, Agus Rahardjo masih enggan membeberkan kasus korupsi yang sedang ditangani pihaknya terkait penggeledahan kantor PT. Daya Radar Utama.

Ketua KPK, Agus Rahardjo memastikan pihaknya akan segera menyampaikan informasi kasus tersebut secara rinci.

"Kita tunggu saja. Nanti kan pasti kan selalu setiap tahapan kalau begitu kita mengeluarkan Sprindik selalu diumumkan terbuka," katanya.

Berdasarkan informasi, penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK di kantor PT. Daya Radar Utama itu terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan atau pembelian 16 kapal cepat patr‎oli di lembaga yang terkait kepabeanan. Diduga proyek itu merugikan keuangan negara sekitar Rp 100 miliar lebih.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Salah satunya merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan kapal di lembaga tersebut, dan satu orang lainnya merupakan petinggi PT. Daya Radar Utama.

Selama ini PT. Daya Radar Utama bergerak di bidang galangan. Perusahaan yang berlokasi di Jalan L.R.E. Martadinata, Volker, Tanjung Priok itu didirikan pada 1972.

Perusahaan tersebut bergerak di bidang galangan kapal yang membangun dan memperbaiki berbagai macam kapal dari bahan baja, aluminium alloy, dan fiberglass reinforced plastic. Dari laman website perusahaan, PT. Daya Radar Utama membangun dan memperbaiki berbagai macam kapal dari bahan baja, aluminium alloy dan fiberglass reinforced plastic.

Divisi Bangunan Baru perusahaan itu mampu membangun kapal sampai dengan 6.500 DWT. Sementara Divisi Repair mampu memperbaiki kapal sampai ukuran 8.000 DWT. (bs/cnn/jos)

See Also

Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Panggil Direktur PT. Kani Jaya Sentosa
KPK Panggil Direktur Ritel PT. Sarinah (Persero)
KPK Akan Periksa Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Hari Ini
KPK Akan Periksa Istri Wali Kota Medan Hari Ini
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
KPK Cecar GM PT. Waskita Beton Precast Tbk. Terkait Kasus Korupsi Jembatan Waterfront City
KPK Tahan Mantan Ketua DPRD Tulungagung
Polresta Palembang Tangkap Ibu Bunuh Bayi Dalam Mesin Cuci
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Komjen Pol Idham Azis Jadi Kapolri?
Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Ditunjuk Menjadi Plt Kapolri
Kasus Penyidikan Fuad Amin Imron Dihentikan
KPK Panggil Staf Keuangan PT. Waskita Karya Tbk
KPK Tetapkan 2 Mantan Kalapas Sukamiskin Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap
Polda Metro Jaya Amankan Artis Vicky Nitinegoro Diduga Terkait Narkotika
KPK Tahan Wali Kota Medan
22 Teroris Dibekuk Di 8 Provinsi Pasca Penusukan MenkoPolhukam
KPK Periksa Anggota BPK Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya Gerebek Kasino Tersembunyi
Putri Sri Bintang Pamungkas Sebut Kasusnya Tak Berkaitan Dengan Politik
Putri Sri Bintang Pamungkas Diduga Sudah Dua Tahun Lebih Konsumsi Sabu-sabu
Putri Sri Bintang Pamungkas Diamankan Terkait Dugaan Narkoba
Putri Sri Bintang Pamungkas Terjerat Kasus Narkoba
Putri Sri Bintang Pamungkas Diduga Tersangkut Kasus Narkoba
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.738.420 Since: 07.04.14 | 0.6756 sec