YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jun 2019, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom

Saturday, 18 May 2019 | View : 28

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror telah menangkap total 29 terduga teroris selama Mei 2019. Mereka disebut sebagai bagian dari jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei 2019.

"Tersangka yang ditangkap 18 orang ditangkap di Jakarta, Bekasi, Karawang, Tegal, Nganjuk, dan Bitung di Sulawesi Selatan," ungkap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.IK., M.H. di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3, Jakarta Selatan, (17/5/2019).

Sisa 11 terduga teroris lainnya ditangkap di sejumlah lokasi di Pulau Jawa.

Mantan WaKapolresta Dumai itu, Irjen Pol. Muhammad Iqbal menyebut 9 dari 11 orang itu masih aktif sebagai anggota JAD.

"Dari 11 itu, 9 merupakan anggota aktif JAD. Keterlibatan 2 tersangka lain yaitu deportan, hijrah ke Suriah, belajar membuat bom asap di kamp Aleppo. Barang bukti 11 tersangka ini yaitu 1 pucuk senapan angin, 5 kotak peluru, dan satu pisau lempar," beber mantan Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya Polda Jatim, Irjen Pol. Muhammad Iqbal.

Mantan Kapolres Gresik Polda Jatim ini, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal menyebut kelompok tersebut diduga menyembunyikan buron terduga teroris di Lampung. Mereka, disebut mantan Kapolres Sidoarjo Polda Jatim itu, Irjen Pol. Muhammad Iqbal, berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei, yang bertepatan dengan batas akhir rekapitulasi Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Merencanakan aksi amaliah atau aksi teror dengan menyerang kerumunan massa pada tanggal 22 Mei dengan menggunakan bom," papar mantan Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Irjen Pol. Muhammad Iqbal.

Dari 18 terduga teroris yang ditangkap itu, polisi menyita 5 bom rakitan, 4 pisau lempar, dan 2 busur panah. Iqbal menyebut kelompok ini menolak sistem demokrasi karena tidak sesuai dengan paham mereka.

"Kelompok ini memang memanfaatkan momentum pesta demokrasi, karena bagi kelompok ini demokrasi paham yang tidak sealiran dengan mereka," ucap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Irjen Pol. Muhammad Iqbal.

Selain 29 terduga teroris yang ditangkap karena berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei 2019, Irjen Pol. Muhammad Iqbal juga membeberkan data penangkapan terduga teroris sejak Januari. Total ada 68 terduga teroris ditangkap selama 2019.

"Dalam kurun waktu Januari sampai dengan hari ini yaitu bulan Mei 2019, kami melakukan upaya paksa kepolisian yaitu penangkapan terhadap 68 tersangka," papar mantan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Muhammad Iqbal.

Rinciannya, 4 tersangka ditangkap pada Januari, 1 tersangka pada Februari, 20 tersangka pada Maret, 14 tersangka pada April, dan 29 tersangka pada Bulan Mei. Dari 68 tersangka, lanjut mantan WaKapolda Jatim ini, Irjen Pol. Muhammad Iqbal, 8 di antaranya meninggal. Salah seorang yang meninggal merupakan teroris yang meledakkan diri saat penggerebekan di Sibolga, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Dan 7 tersangka dalam kurun waktu bulan Januari sampai Mei saat ini meninggal dunia karena mengancam nyawa petugas, dilakukan pelumpuhan walaupun akibatnya mematikan. Itu adalah SOP ketika nyawa petugas, 1 detik itu ancaman seketika harus dilakukan pelumpuhan walaupun akibatnya mematikan," pungkas mantan Guru Muda I Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang, Provinsi Banten tersebut.

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.000.793 Since: 07.04.14 | 0.5714 sec