YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Hukum

Ahmad Dhani Akan Dikembalikan Ke Lapas Cipinang

Friday, 24 May 2019 | View : 53

siarjustisia.com-JAKARTA.

Musikus rock, Dhani Ahmad Prasetyo atau lebih dikenal dengan panggilan Ahmad Dhani akan kembali ke LP Cipinang, Jakarta. Ahmad Dhani akan dipindahkan dari Rutan Klas I Surabaya di Medaeng pada Sabtu (25/5/2019).

"Insyaallah besok Mas Dhani dikembalikan ke Lapas Cipinang. Untuk jamnya kami belum tahu Mas," kata kuasa hukum Ahmad Dhani, Indrawansyach, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (24/5/2019).

Dalam sidang sebelumnya, Ahmad Dhani yang menjadi terdakwa kasus pencemaran nama baik di Surabaya meminta izin pada hakim untuk kembali ke Lapas Cipinang. Itu karena terdakwa hanya tinggal menunggu sidang putusan yang akan digelar 11 Juni mendatang. Sementara proses pemeriksaan Ahmad Dhani dalam kasus tersebut dianggap sudah selesai.

"Pada perkara ini Mas Dhani tidak ditahan. Sehingga setelah pemeriksaan perkara ini harus segera dikembalikan ke Jakarta," imbuhnya.

Selain itu, kembalinya Ahmad Dhani ke Cipinang juga atas dasar pertimbangan kemanusiaan. Dhani yang merupakan seorang Muslim tentu ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta di Jakarta. Dengan pindah ke Jakarta, Dhani akan lebih mudah bertemu dengan anak dan istrinya. 

"Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri, yang secara kemanusiaan Mas Dhani juga kepingin berkumpul dengan keluarganya di Jakarta. Namun nanti jelang putusan dikembalikan tidak masalah. Mas Dhani juga siap," pungkas Indrawansyach.

Sidang putusan nanti akan dipimpin Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono.

Sebelumnya, Ahmad Dhani dituntut 18 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Selasa (14/5/2019), Ahmad Dhani menjalani sidang kasus pencemaran nama baik dengan agenda replik atau tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang yang berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, JPU Winarko menyinggung soal nota pembelaan Dhani dan kuasa hukumnya. Termasuk soal permohonan agar Dhani dibebaskan dari segala tuntutan pidana.

"Penasihat hukum menyatakan unsur-unsur Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tidak terbukti secara sah dan meyakinkan," kata JPU Winarko saat membacakan replik.

Menanggapi nota pembelaan tersebut, JPU tetap pada tuntutan yang dibacakan pada sidang sebelumnya. Kala itu JPU menuntut Dhani dengan hukuman 18 bulan penjara.

"Berdasarkan uraian sebagaimana tersebut di atas, kami Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini menyatakan tetap pada surat tuntutan yang telah kami bacakan dan telah kami serahkan pada persidangan yang lalu," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian menyebut replik JPU sebagai sesuatu yang tidak substantif. Untuk itu, pihaknya enggan menanggapi apa yang disampaikan JPU.

"Setelah kita dengarkan dan kaji bersama, replik yang hanya 4 lembar itu tidak ada jawaban substantif atas apa yang telah kita sampaikan dalam pembelaan atau pledoi. Isinya tidak ada dalil-dalil. Hanya langsung kesimpulan tetap pada tuntutan," kata Aldwin.

Usai JPU membacakan replik yang dibacakan, Ketua Majelis Hakim Anton Widyoprayitno langsung menutup sidang. Sidang akan dilanjutkan 11 Juni mendatang dengan agenda putusan Majelis Hakim.

Melihat jeda sidang yang begitu panjang, Tim Kuasa Hukum Dhani mengajukan permohonan kepada hakim agar terdakwa dipindahkan kembali ke Jakarta.

Ahmad Dhani ingin kembali ke Jakarta karena jeda sidang terlalu lama dan bisa gampang bertemu keluarga.

Di sana, Ahmad Dhani bisa lebih gampang bertemu keluarga, terlebih dalam momentum Idul Fitri.

"Ya tadi ada permohonan dari kita karena dari sekarang sidang terakhir sampai nanti putusan itu satu bulan setengah. Artinya kan proses pemeriksaannya kan sudah selesai. Tinggal menunggu putusan," ujar Aldwin.

"Nah pada konteks ini Mas Dhani tidak sedang ditahan pada perkara ini sehingga harus segera setelah putusan selesai segera dikembalikan ke Jakarta. Apalagi di sini menjelang hari raya Idul Fitri kan secara kemanusiaan harus berkumpul dengan keluarga-keluarganya di Jakarta. Jadi kita mohonkan untuk segera dikembalikan ke Jakarta sampai nanti putusan tanggal 11 baru beliau (Dhani) dihadirkan kembali ke (Surabaya)," tambah Aldwin.

Kemudian untuk teknis pemindahan Dhani ke Jakarta, ia berharap bisa dilakukan secepatnya. Apalagi, majelis hakim sudah memberikan izin dan memerintahkan JPU untuk mengatur pemindahan pentolan band Dewa 19 itu.

"Pemindahannya secepatnya, hakim sudah memerintahkan kepada jaksa tadi. Meskipun tidak ada penetapan karena tidak ada penahanan. Tapi sudah ada perintah bahwa hakim meminta jaksa diizinkan kembali ke Jakarta. Tadi sudah memerintahkan ke jaksa untuk mengatur teknis pemulangan ke Jakarta," pungkasnya. (det/jos)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.100.238 Since: 07.04.14 | 0.5526 sec