YouTube Facebook Twitter RSS
20 Aug 2019, 0

Internasional

Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas

Wednesday, 24 July 2019 | View : 102
Tags : Jerman

siarjustisia.com-FREIBURG.

Gelombang panas yang akan melanda Jerman mulai pertengahan minggu ini akan menyulitkan para manula dan anak-anak. Terutama mereka harus berhati-hati.

"Kami akan mengeluarkan peringatan siaga tingkat 2 di beberapa bagian (Jerman)", kata Andreas Matzarais, Kepala Pusat Penelitian Medis Meteorologi di Badan Meteorologi Jerman DWD di Freiburg, Jerman kepada kantor berita Jerman DPA, Selasa (23/7/2019).

Suhu udara rata-rata diperkirakan akan mencapai 38 derajat Celcius, di beberapa tempat bahkan mungkin melampaui 40 derajat celcius.

Gelombang panas ini kemungkinan akan bertahan sampai akhir minggu, tambahnya. Karena itu, terutama warga manula dan anak-anak diperingatkan agar tidak melakukan kegiatan fisik secara berlebihan. Dan bagi semua orang, imbauan utamanya adalah minum air banyak-banyak.

"Upayakan apartemen Anda tetap sejuk, cobalah tidur cukup untuk bisa menghadapi suhu panas pada siang hari", kata DWD. Terutama di daerah perkotaan, suhu udara pada malam hari diperkirakan tetap mencapai suhu tropis.

Jika suhu udara malam hari tidak turun di bawah 20 derajat celcius, akan sulit menjaga suhu ruangan agar tetap sejuk. "Terutama bangunan gedung, masih tetap panas setelah suhu panas lewat", kata Andreas Matzarakis. "Sampai suhu di dalam gedung turun, bisa berlangsung beberapa jam sekalipun udara di luar sudah turun".

Menurut Badan meteorologi Jerman DWD, musim panas ini sudah mengalami tiga kali gelombang panas, dan itu adalah hal yang tidak biasa. Bulan Juni lalu, di beberapa tempat tercatat rekor suhu udara baru yang tertinggi sejak pencatatan cuaca. Sehingga bulan Juni tahun ini menjadi bulan Juni terpanas dalam sejarah pencatatan cuaca di Jerman.

See Also

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.267.800 Since: 07.04.14 | 0.6434 sec