YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2019, 0

Internasional

Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi

Thursday, 15 August 2019 | View : 43
Tags : Australia

siarjustisia.com-CANBERRA.

Survei terhadap 200 profesional hukum di Australia dan Selandia Baru mengungkapkan sebagian besar pekerja hukum ini mengalami depresi dan stres di tempat kerjanya. Mereka umumnya dari firma hukum kecil dan menengah.

Sebanyak 85 persen responden mengaku pernah mengalami kecemasan, atau setidaknya mengenal rekan lain yang mengalaminya.

Selain itu, lebih dari 60 persen responden mengaku pernah mengalami depresi.

Survei yang dilaksanakan lembaga Meritas Australia dan Selandia Baru ini merupakan yang pertama menggambarkan tantangan yang dialami praktisi hukum.

Meritas merupakan aliansi 186 firma hukum independen yang tersebar di 94 negara.

Laporan survei yang disampaikan Masyarakat Hukum New South Wales ini menunjukkan, pada Oktober 2016 tercatat lebih dari 70.000 pengacara yang berpraktek di Australia.

Seorang pengacara Sue-Ella Prodonovich menjelaskan perlu lebih banyak lagi penelitian untuk membantu mengatasi penyakit mental di kalangan praktisi hukum.

"Diperlukan keterbukaan dan transparansi yang lebih besar mengenai kondisi kesejahteraan profesi hukum," katanya.

Ketua Law Institute of Victoria Stuart Webb mengatakan lingkungan kerja para profesional hukum yang memiliki tekanan tinggi membuat para pengacara rentan terhadap penyakit mental, termasuk kecemasan, depresi, stres dan kelelahan.

Seorang pengacara di Canberra, Caitlin Meers, mengaku tahun pertamanya sebagai pengacara menangani kasus besar membuatnya sempat ingin berhenti.

"Stres membuat kita berpikir, pasti ada pekerjaan lain yang lebih mudah daripada ini," katanya.

"Tak ada gunanya masuk kantor untuk menyelesaikan kasus orang lain jika kita sendiri mengalami konflik internal," ujar Caitlin Meers.

Pengacara Caitlin Meers yang berpraktek di Canberra mengakui pekerjaannya penuh tekanan sehingga dia sempat berpikir untuk mencari pekerjaan lain.
 

Ketua Meritas Australia Mary Digiglio menjelaskan masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai permasalahan ini.

"Stigma dan ketakutan masih jadi penghalang bagi banyak orang untuk mencari bantuan," katanya.

Hal itu dibenarkan Meers. Banyak pengacara, katanya, yang enggan mengakui permasalahannya karena takut akan mengganggu karier mereka.

Para praktisi hukum ini, menurut survei, juga mengaku masalah kesehatan mental mereka sangat penting bagi perusahaan mereka.

"Kita perlu saling memperhatikan dan saling mendukung, perlu budaya keterbukaan untuk mengurangi prevalensi penyakit mental dalam profesi hukum," kata Digiglio.

Law Institute of Victoria menyediakan konseling rahasia untuk membantu para pengacara yang membutuhkan.

Bantuan konseling seperti itu, disarankan untuk dibuka bagi para pengacara di seluruh Australia. (abc)

See Also

Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
Kartel Narkoba Meksiko Bunuh 9 Orang
Negara Bagian Texas Suntik Mati Mantan Bos Geng Supremasi Kulit Putih
Presiden Turki Sebut Istri Abu Bakr Al-Baghdadi Tertangkap
Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba
Amerika Serikat Mulai Mundur Secara Resmi Dari Perjanjian Iklim Paris
Negara Bagian South Dakota Suntik Mati Napi Kasus Pembunuhan
Otoritas Turki Umumkan Penangkapan Saudara Perempuan Abu Bakr Al-Baghdadi
39 Jenazah Ditemukan Dalam Truk Dekat London
Pemerintah China Akan Copot Pemimpin Hong Kong Carrie Lam
Gempuran Turki Mengakibatkan 2.300 Orang Mengungsi Dari Suriah Ke Irak
Pria Kurdi Bakar Diri Di Depan Markas Utama Badan Pengungsi PBB
5 Perampok Indonesia Dibekuk Usai Beraksi Di Malaysia
Turki Dan Rusia Sepakati Penarikan Mundur Milisi Kurdi YPG
Pengadilan Singapura Dakwa 3 PRT Indonesia Mendanai Terorisme
PM Kanada Bentuk Pemerintahan Baru
Inggris Tidak Ingin Ada Penundaan Lagi Brexit
Pasukan AS Tinggalkan Suriah Menuju Irak
WHO Sebut Konsumsi Alkohol Rusia Turun 43
Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran
Alumnus Universitas Top Australia Peroleh Gaji Lebih Kecil
Permintaan Suaka Australia Lewat Udara Capai Rekor Tertinggi
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.738.429 Since: 07.04.14 | 0.6449 sec