YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2019, 0

Hukum

Rumah Sakit Polri Sebut Polisi Yang Terbakar Saat Kawal Demo Alami Luka Bakar 64

Thursday, 15 August 2019 | View : 46

siarjustisia.com-JAKARTA.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur, Aiptu Erwin Yudha, telah berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Tk.1 R. Said Sukanto Kramat Jati, Jl. R.S. Polri No.18, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Aiptu Erwin Yudha saat ini sedang ditangani di dalam ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Nanti dulu, (Aiptu Erwin) baru ditangani ya, sebentar ya," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati saat ditemui di gedung IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (15/8/2019).

Dari informasi yang diterima, Aiptu Erwin Yudha tiba di RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 17.00 WIB. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisinya.

RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah memeriksa kondisi Aiptu Erwin Yudha yang terbakar saat mengawal demo di Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Aiptu Erwin Yudha mengalami luka bakar 64 persen.

Aiptu Erwin Yudha tiba di RS Polri Kramat Jati pada pukul 17.28 WIB, Kamis (15/8/2019). Kondisi Aiptu Erwin pun langsung diperiksa.

"Sekarang baru koreksi cairan (cairan tubuh). Dari pemeriksaan tim dokter bedah plastik, yaitu disampaikan bahwa Pak Erwin ini luka bakar 64%," kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Brigjen Pol. Musyafak menyebut Aiptu Erwin menderita luka bakar hampir di seluruh tubuh, dari tangan hingga kaki.

"Hampir semuanya (badan), jadi muka, kemudian kedua tangan, kedua kaki dari ujung kaki sampai paha, dan sebagian dada. Jadi dinilai ada 64%," paparnya.

Selain itu, Aiptu Erwin mengalami trauma inhalasi karena menghirup udara panas api, sehingga bisa saja terjadi pada mukosa pernapasan.

"Ini yang perlu kita antisipasi. Jadi kalau di kulit kan kelihatan," terangnya.

Brigjen Pol. Musyafak memastikan tim dokter akan terus memantau kondisi Erwin. Erwin juga membutuhkan cairan tubuh.

"Sekarang baru koreksi cairan dan langsung dipasang PPC supaya koreksi cairan ini bisa terukur. Kemudian rencananya per tiga jam ke depan ini, cairan harus bisa masuk 5 liter, 5.000 cc. Kemudian dipantau 8 jam lagi, setelah 8 jam kemudian akan dilakukan tindakan operasi," tuturnya.

Brigjen Pol. Musyafak lalu menjelaskan soal cairan yang dimaksud. Dia mengatakan cairan itu harus dikoreksi agar tidak berdampak pada organ vital.

"Dengan adanya kondisi luka bakar ini kan terjadi pelebaran pembuluh di kulit. Sehingga cairan-cairan keluar, penguapan, kapiler terbuka, sehingga keluar cairan yang ada di pembuluh darah. Makanya harus dikoreksi, kalau tidak nanti akan berdampak pada organ vital, seperti ginjal, itu yang kita antisipasi. Jadi tidak hanya katakanlah terjadinya infeksi sekunder dari kulit terbakar dan sebagainya," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Aiptu Erwin Yudha dirujuk ke RS Polri Kramat Jati karena mengalami luka bakar sekitar 80 persen. Dia terbakar saat mengawal aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa Cipayung Plus di Pemkab Cianjur.

Aiptu Erwin Yudha sebetulnya sempat dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur. Selain Aiptu Erwin, ada tiga polisi lain yang mengalami luka bakar.

Tiga polisi tersebut adalah Brigadir Dua Aris Simbolon, Brigadir Dua Yudi, dan Brigadir Dua Anif. Ketiganya dari Satuan Sabhara Polres Cianjur.

"Dari empat orang yang dirawat, satu orang mengalami luka bakar serius sampai 80 persen, yakni Aiptu Erwin, sedangkan dua orang lainnya mengalami luka bakar sedang sekitar 40 persen, dan satu lainnya hanya luka bakar ringan pada bagian kaki," ungkap Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur Ratu Tri Yulia kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

See Also

Ipda Erwin Yudha Wildani Yang Terbakar Saat Amankan Demo Akhirnya Meninggal Dunia
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Anggota Polres Cianjur Alami Luka Bakar
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Narkoba
Umar Kei Ditangkap, Polisi Sita 5 Plastik Sabu Dan Senpi
Jefri Nichol Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Ganja
Jefri Nichol Ditangkap Karena Narkoba
Terjerat Narkoba, Jamal Preman Pensiun Ajukan Rehabilitasi
Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.438.611 Since: 07.04.14 | 0.8218 sec