YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2020, 0

Internasional

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong

Friday, 16 August 2019 | View : 124

siarjustisia.com-WASHINGTON D.C.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump berharap Presiden China Xi Jinping bertemu dengan para aktivis prodemokrasi di Hong Kong.

Donald Trump menyebut pertemuan tersebut bisa menghasilkan akhir 'bahagia' atas protes berbulan-bulan.

"Jika Presiden Xi mau bertemu langsung dengan para pendemo, mungkin ada akhir bahagia dan mencerahkan dari permasalahan Hong Kong. Saya tak ragu!" cuit Trump seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/8/2019).

Donald Trump tampaknya mengklarifikasi satu cuitan yang dia tulis pada Rabu (14/8/2019) tentang Xi, hubungan perdagangan dan Hong Kong yang diakhiri dengan mengatakan 'pertemuan personal?' Hal itu dianggap sebagian orang bahwa Trump menawarkan untuk bertemu dengan Presiden China.

Donald Trump menganggap kerusuhan di Hong Kong sebagai masalah internal Beijing. Dia fokus pada negosiasi untuk menyelesaikan perang dagang antara AS dan China.

"Tentu China ingin membuat kesepakatan. Biarkan mereka bekerja secara manusiawi dulu dengan Hong Kong!" cuit Trump pada Rabu (14/8/2019).

Sejumlah pihak memperkirakan China akan menggunakan kekuatan militer untuk mengatasi aksi demonstrasi yang telah berlangsung dua bulan di Hong Kong.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengomentari situasi di Hong Kong yang disebutnya rumit. Donald Trump meminta semua pihak tetap tenang, sembari menyebut pemerintah China telah menggerakkan tentaranya ke perbatasan dengan Hong Kong.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (14/8/2019), Trump mengharapkan semua langkah yang diambil otoritas Hong Kong bisa berhasil untuk semua pihak, termasuk China dan 'bagi kebebasan' tanpa adanya korban luka maupun korban jiwa.

Dalam pernyataan via Twitter pada Selasa (13/8/2019) waktu setempat, Trump yang mengutip intelijen AS, mengungkapkan bahwa pemerintah China telah mengerahkan tentara ke perbatasan. Lebih lanjut, Trump mengharapkan semua pihak tetap tenang saat bentrokan terjadi antara demonstran antipemerintah dengan polisi.

Tidak diketahui secara jelas apakah Trump membahas soal laporan baru tentang pergerakan personel militer China atau merujuk pada pergerakan tentara China di dekat perbatasan Hong Kong yang telah dilaporkan media-media massa.

"Intelijen kita telah memberitahu bahwa pemerintah China menggerakkan tentaranya ke perbatasan dengan Hong Kong," sebut Trump via Twitter. "Semua orang harus tetap tenang dan tetap aman!" imbuhnya.

Diketahui bahwa bentrokan antara demonstran dan polisi pecah dalam aksi protes terbaru di Bandara Internasional Hong Kong pada Selasa (13/8/2019) malam waktu setempat. Operasional penerbangan di bandara pun terganggu dan membawa Hong Kong semakin jatuh pada kekacauan.

"Masalah Hong Hong ini merupakan situasi yang sangat sulit -- sangat sulit," ucap Trump kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Morristown, New Jersey. "Kita akan lihat apa yang terjadi," ujarnya.

"Itu situasi yang sangat rumit. Saya pikir itu akan berhasil dan saya harap semua berhasil, untuk kebebasan. Saya harap itu akan berhasil untuk semua pihak, termasuk China. Saya harap itu akan berlangsung dengan damai. Saya harap tidak ada yang luka-luka. Saya harap tidak ada yang tewas," ucap Trump lagi.

Donald Trump yang sedang mengupayakan kesepakatan besar untuk memperbaiki ketidakseimbangan perdagangan dengan China, dikritik karena menyebut unjuk rasa di Hong Kong sebagai 'kerusuhan'. Trump sebelumnya menyebut hal itu menjadi masalah yang harus diselesaikan China dan Hong Kong, yang masih bagian dari China.

Bentrokan terbaru pecah di bandara setelah seseorang yang luka-luka dibawa keluar dari terminal utama oleh paramedis. Sejumlah mobil polisi diblokir oleh para demonstran dan polisi antihuru-hara dikerahkan untuk memukul mundur para demonstran. Semprotan merica digunakan dalam situasi ini.

Demonstran juga memasang barikade di sejumlah jalur bandara dengan troli dan benda-benda lainnya. Pada satu momen, demonstran menyerang seorang polisi dengan tongkat hingga memaksa polisi itu menarik senjatanya dan mengarahkannya ke para demonstran, untuk melindungi dirinya.

Kepolisian Hong Kong dalam pernyataan resmi menyebut demonstran menyerang dan mengepung seorang 'pengunjung' di bandara. Namun para demonstran meyakini 'pengunjung' itu merupakan polisi yang sedang menyamar. Laporan AFP menyebut pengunjung yang luka-luka itu dikepung demonstran selama dua jam di dalam bandara.

Seorang pria lainnya juga dilaporkan sempat dikeroyok dan diikat demonstran di bandara. Pria itu belakangan diidentifikasi sebagai Fu Fuohao, seorang reporter Global Times, surat kabar China yang dilindungi oleh surat kabar resmi China, People's Daily. (channelnewsasia/afp)

See Also

2.009 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Polisi Singapura Bekuk Penipu Modus Jualan Masker Via Online
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
1.115 Orang Tewas Akibat Virus Corona
Denda Menyetir Sambil Menggunakan HP Di Australia Barat Naik
174 Orang Di Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Dua Pejabat Kesehatan Provinsi Hubei Dicopot
Jakrapanth Thomma, Penembak Maut Di Mal Bangkok
Kronologi Penembakan Massal Maut Di Mal Bangkok
Penembakan Massal Brutal Di Mal Bangkok
Warga Singapura Panik Borong Belanja
Pemerintah Singapura Naikkan Status Waspada Wabah Virus Corona
Singapura Siaga Wabah Virus Corona
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
61 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Raja Arab Saudi Dan Presiden China Bahas Virus Korona
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.251.306 Since: 07.04.14 | 0.8031 sec