YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2019, 0

Hukum

Ipda Erwin Yudha Wildani Yang Terbakar Saat Amankan Demo Akhirnya Meninggal Dunia

Monday, 26 August 2019 | View : 42

siarjustisia.com-JAKARTA.

Anggota Polres Cianjur, Ipda Erwin Yudha Wildani meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, Jl. Kyai Maja No.43, RW08, Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ipda Erwin Yudha Wildani dinyatakan meninggal tadi Senin (26/8/2019) pukul 01.38 WIB dini hari di RSPP.

Kepala Managemen Bisnis RSPP Agus W. Susetyo mengatakan penyebab meninggalnya Ipda Erwin lantaran luka bakar 72 persen.

"Luka bakar utamanya menderita di bagian dada ke atas sampai muka. Faktor risiko salah satunya alasan sulit untuk bernafas karena pembekalan akibat luka bakar itu bisa di luar bisa di dalam. Tapi kita sudah tangani dengan dilubangi saluran pernafasannya untuk mempermudah saluran nafas, atau pemenuhan oksigen di tubuhnya," kata Agus.

"Namun untuk pasien 64 persen ke atas kita harus sama-sama ingat bahwa kebutuhan tubuh untuk berupaya proses penyembuhan itu merupakan suatu effort dari tubuh pasien yang cukup berat karena kebutuhan cairan bahkan kalau dilakukan proses rawat luka perlu ada proses. Sehingga hal tersebut merupakan hal yang tidak mudah ataupun merupakan fisik pasien harus benar-benar kuat istilahnya ini bukan hal yang kecil atau sederhana," jelasnya.

Ipda Erwin Yudha Wildani gugur saat mendapat penanganan medis akibat luka terbakar ketika melaksanakan tugas mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa pada Kamis (15/8/2019) di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Ipda Erwin terbakar hidup-hidup saat mengamankan demo mahasiswa di Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar) beberapa waktu lalu.

Dari insiden ini, polisi telah mengamankan sejumlah mahasiswa. 5 orang ditetapkan menjadi tersangka.

Seperti dikabarkan sebelumnya, beberapa anggota polisi terbakar hidup-hidup saat mengawal demo mahasiswa di daerah Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Selain Erwin, ada tiga polisi lain yang ikut terbakar. Pada Kamis (15/8/2019) empat anggota polisi dilaporkan terbakar hidup-hidup saat mengawal demo mahasiswa di daerah Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sejumlah 4 orang polisi terbakar hidup-hidup saat mencoba memadamkan api pada demo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Gerbang kantor Pemkab Cianjur pada Kamis (15/8/2019).

Dua orang mengalami luka bakar 30 persen, satu orang 50 persen.

Salah satu polisi yang jadi korban, Aiptu Erwin Yudha Wildani dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri akibat luka bakar yang cukup parah. Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur bernama Aiptu Erwin Yudha Wildani tersebut mengalami luka bakar 80 persen dan dilarikan ke RS Kramat Jati.

Sebelumnya, Aiptu Erwin telah menjalani koreksi cairan tubuh dan dijadwalkan akan menjalani operasi untuk mengangkat sel-sel jaringan mati. Sehingga, nantinya akan terbentuk jaringan baru pada kulit Aiptu Erwin.

"Sekarang baru koreksi cairan (cairan tubuh). Dari pemeriksaan tim dokter bedah plastik, yaitu disampaikan bahwa Pak Erwin ini luka bakar 64%," kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Musyafak pada Kamis (15/8/2019) lalu.

"Ada (operasi), jadi nanti dibersihkan, kemudian sel-sel mati kita bisa lepaskan sehingga akan terbentuk katakanlah jaringan baru," ujar Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Musyafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Managemen Bisnis RSPP Agus W Susetyo menjelaskan kondisi terakhir kondisi Ipda Erwin sebelum meninggal dunia.

"Memang pasien mulai kondisinya turun naik itu, tensinya mulai kurang stabil itu hari Jumat. Kemudian hari Sabtu tensinya sudah cenderung turun, sampai hari Minggu dini hari tensinya tidak dapat naik kembali," kata Agus saat ditemui di kantornya, Jalan Kiyai Maja No.43, RW08, Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Agus kemudian menerangkan awal mula Ipda Erwin menjalani perawatan medis di RSPP sejak tanggal 16 Agustus 2019. Dia menuturkan, pihak rumah sakit langsung segera membawa Ipda Erwin ke ruang operasi untuk dilakukan pemasangan tracheostomy agar pasien mudah mendapat asupan oksigen.

"Karena posisi luka bakar ada di bagian dada ke atas sampai bagian muka. Itu faktor terjadinya pembekalan itu sudah kita tangani supaya jalan nafas lebih lancar," jelasnya.

Setelahnya, Ipda Erwin dilakukan perawatan di ruang khusus. Ipda Erwin dirawat secara intensif oleh dokter spesialis bedah plastik. Adapun dokter THT, paru-paru, anesti, hingga jantung yang ikut menangani Ipda Erwin.

"Sampai tadi malam itu merupakan pasien yang harus ditangani secara komprehensif oleh RSPP untuk penanganan-penanganan gawat darurat," terang Agus.

Almarhum Ipda Erwin Yudha Wildani dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikaret, Jalan Siliwangi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar). (det/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Rumah Sakit Polri Sebut Polisi Yang Terbakar Saat Kawal Demo Alami Luka Bakar 64
Anggota Polres Cianjur Alami Luka Bakar
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Narkoba
Umar Kei Ditangkap, Polisi Sita 5 Plastik Sabu Dan Senpi
Jefri Nichol Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Ganja
Jefri Nichol Ditangkap Karena Narkoba
Terjerat Narkoba, Jamal Preman Pensiun Ajukan Rehabilitasi
Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.438.633 Since: 07.04.14 | 0.7074 sec