YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2019, 0

Internasional

Rusia Dan Ukraina Bertukar Tahanan

Sunday, 08 September 2019 | View : 15
Tags : Rusia, Ukraina

siarjustisia.com-KIEV.

Rusia dan Ukraina merealisasikan pertukaran tahanan yang sudah lama ditunggu, Sabtu (7/9/2019), langkah yang bisa mencairkan kebekuan hubungan dua negara sejak Moskwa menganeksasi Crimea pada 2014.

Sebuah pesawat Rusia yang membawa tahanan Rusia yang telah dibebaskan mendarat di Moskwa dari Kiev, sementara sebuah pesawat Ukraina dengan tahanan yang juga telah dibebaskan mendarat di Kiev di hari yang sama.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memeluk dan menjabat tangan para tahanan Ukraina yang telah bebas, sementara televisi Rusia Rossiya 24 menampilkan tayangan para tahanan yang turun dari pesawat di Moskwa.

Di Bandara Kiev, Zelenskiy mengatakan pertukaran itu merupakan hasil kesepakatan dia dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dua menambahkan semua langkah yang perlu harus diambil "untuk mengakhiri perang mengerikan ini", merujuk pada konflik melawan kelompok separatis di wilayah timur Ukraina yang telah berlangsung lima tahun.

Kantor Berita Interfax mengutip komisioner hak asasi manusia Rusia Tatyana Moskalkova yang mengatakan: "Ukraina menyerahkan 35 orang ke Rusia, kami menyerahkan jumlah yang sama ke Ukraina.”

Kelompok separatis dukungan Rusia masih menguasai wilayah yang cukup luas di timur Ukraina dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 13.000 orang. Zelenskiy telah berjanji untuk mengakhiri konflik-konflik yang terus meletus meskipun gencatan senjata telah ditandatangani sejak 2015.

Pertukaran tahanan ini bisa menjadi awal perundingan yang lebih serius terlepas dari perbedaan tajam di antara dua negara. Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak digelarnya KTT untuk membahas masalah ini bersama Rusia, Ukraina, Jerman, dan Prancis.

Kamis lalu Putin mengatakan pertukaran ini akan menjadi langkah yang bagus menuju normalisasi hubungan dua negara, dan berharap lebih banyak tahanan lagi yang dibebaskan.

Tahanan Ukraina yang dilepas termasuk 24 pelaut yang ditahan oleh Rusia dalam pertempuran laut di Crimea tahun lalu, juga sutradara film Oleg Sentsov.

Sementara di pihak Rusia, salah satu yang dibebaskan adalah Volodymyr Tsemakh, mantan komandan pasukan separatis di timur Ukraina.

Tsemakh diduga terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014, yang menewaskan 298 orang dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.

Kejaksaan Belanda mendesak Kiev agar mencegah Tsemakh pergi ke Rusia, karena dikhawatirkan bisa mengganggu penyidikan kasus MH17. Dia dilepas dengan jaminan oleh pengadilan Ukraina Kamis lalu. (reuters)

See Also

Ratusan Keluarga Di Queensland Mengungsi
Topan Faxai Hantam Jepang
Gelombang Panas Di Prancis Menelan Hampir 1.500 Korban
Rusia Bikin Lagi Rudal Jarak Menengah
Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.438.609 Since: 07.04.14 | 0.6025 sec