YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2019, 0

Internasional

Jerman Perluas Penyelidikan Pengaruh Ekstrem Kanan

Tuesday, 10 September 2019 | View : 44
Tags : Jerman

siarjustisia.com-BERLIN.

Intelijen militer Jerman, Militärischer Abschirmdienst (MAD), memperluas penyelidikan soal pengaruh ekstremis kanan di militer Jerman Bundeswehr, kata beberapa media hari Selasa (10/9/2019).

Penyelidikan terutama fokus pada satuan elit militer Kommando Spezialkräfte (KSK).

Jumlah tentara di KSK yang diyakini bersimpati terhadap ekstrem kanan "luar biasa tinggi," kata sebuah sumber kepada majalah berita "Der Spiegel".

Wakil Menteri Pertahanan Jerman, Gerd Hoofe mengatakan kepada komisi pengawas militer di parlemen, meningkatnya jumlah ekstremis kanan di KSK memerlukan "penyelidikan lebih lanjut," tulis "DerSpiegel". Dia juga mengatakan, penyelidikan terhadap ekstremisme kanan di KSK telah menjadi prioritas bagi MAD.

Bundeswehr telah mengalami beberapa insiden penting dalam beberapa tahun terakhir terkait dengan ekstrem kanan, namun inilah pertama kalinya pasukan elit KSK berada di bawah pengawasan khusus.

KSK beranggotakan sekitar 1.100 tentara dan sering diminta oleh NATO dan Amerika Serikat untuk membantu operasi anti-teror di Balkan dan Timur Tengah.

Menurut organisasi jaringan berita Redaktionsnetzwerk Deutschland, pengaruh ekstrem kanan terburuk terutama ada di satuan pasukan terjun payung yang berpusat di sekitar pangkalan militer Franz-Joseph-Strauss di Altenstadt, negara bagian Bayern. Pangkalan militer itu pernah jadi kepala berita pada 1990-an ketika MAD menemukan bahwa tentara di sana merayakan ulang tahun Hitler dan menyanyikan lagu-lagu partai Nazi.

MAD kini sedang menyelidiki anggota militer yang dekat dengan Franco A., seorang tentara yang mengejutkan Jerman ketika ia ditangkap tahun 2017. Franco A. ditangkap ketika sedang berusaha mengambil pistol dan amunisi yang disembunyikannya di bandara di Wina. Selain senjata ditemukan juga bahan peledak.

Franco A. dituduh merencanakan serangan terhadap para politisi dan tokoh masyarakat di Jerman yang dianggap "ramah terhadap pengungsi" dengan menyamar sebagai pengungsi dari Suriah. Dia bahkan sempat mendaftarkan diri dengan identitas yang salah sebagai pengungsi asal Suriah dan diterima di sebuah penampungan pengungsi di Jerman. Namun Franco A. kemudian dibebaskan dari tuduhan terorisme dan hanya dikenai sanksi karena "pelanggaran senjata".

MAD juga mengamati kelompok ekstremis kanan "Nordkreuz" yang giat di internet. Namun kapasitas pengumpulan-intelijen MAD dianggap terlalu kecil dan tidak punya cukup personel maupun sumber daya untuk melakukan penyelidikan seluas itu.

Kementerian Pertahanan Jerman telah mengisyaratkan bahwa mereka ingin memperkuat penyelidikan mengenai pengaruh ekstrem kanan di militer. (dw)

See Also

Ratusan Keluarga Di Queensland Mengungsi
Topan Faxai Hantam Jepang
Gelombang Panas Di Prancis Menelan Hampir 1.500 Korban
Rusia Bikin Lagi Rudal Jarak Menengah
Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.438.584 Since: 07.04.14 | 0.638 sec