YouTube Facebook Twitter RSS
21 Nov 2019, 0

Internasional

Topan Faxai Hantam Jepang

Tuesday, 10 September 2019 | View : 103

siarjustisia.com-TOKYO.

Topan Faxai menerjang kawasan di sekitar Ibu Kota Jepang, Tokyo dengan hujan lebat dan angin berkecepatan hingga 210 km/jam.

Ratusan ribu orang di kawasan sekitar Tokyo disarankan untuk mengungsi setelah prakirawan cuaca memperingatkan bahwa kondisi hujan dan angin dapat memecahkan rekor.

Sekitar 17 ribu penumpang telantar semalaman di Bandara Narita di Tokyo, Jepang. Ini terjadi akibat topan dahsyat yang telah menyebabkan kekacauan transportasi di Tokyo.

Topan Faxai telah menyebabkan lebih dari 100 penerbangan dibatalkan dan jalan-jalan serta rel kereta api ke Bandara Narita juga terganggu parah, sehingga banyak orang tidak memiliki akses transportasi menuju ke pusat kota.

Badai itu juga telah mempengaruhi layanan transportasi, di mana jadwal sekitar 100 kereta shinkansen dan 100 penerbangan di Tokyo dibatalkan.

Topan itu datang setelah Korea Utara juga diterjang topan lain hari Minggu (8/9/2019) kemarin yang menewaskan lima orang.

Menurut perusahaan Tokyo Electric Power, listrik di sekitar 290.000 rumah putus ketika Topan Faxai 'mendarat'.

Pihak berwajib mengeluarkan peringatan evakuasi tidak-wajib bagi lebih dari 390.000 warga di prefektur Kanagawa, Shizuoka dan Tokyo.

JR East, operator utama kereta api di daerah pinggiran Tokyo, telah membatalkan jadwal kereta mereka di kawasan tersebut hingga Senin (9/9/2019) pukul delapan pagi untuk memberi waktu proses inspeksi lajur kereta yang mungkin rusak akibat topan.

Topan Faxai kini mengarah ke utara dengan kecepatan 25 km/jam dan diperkirakan akan menerjang sisi Timur Laut Jepang.

Pemerintah juga telah memberi peringatan kemungkinan terjadinya longsor dan luapan sungai.

Juru bicara Bandara Narita Kei Miyahara mengatakan, total 16.900 penumpang telantar di bandara itu pada Senin (9/9/2019) waktu setempat.

"Para penumpang kini mulai pergi ke rumah mereka atau ke tujuan akhir mereka seiring bus-bus dan kereta-kereta telah melanjutkan operasi," tutur Miyahara seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/9/2019).

"Kami mengirimkan informasi dalam bahasa Inggris dan Jepang di papan tanda digital, dan membuat pengumuman dalam empat bahasa, termasuk China dan Korea," ujar Miyahara.

Pihak bandara menyatakan bahwa mereka telah memberikan 2 ribu botol air minum, 19 ribu bungkus biskuit dan 18 ribu kasur gulung untuk para penumpang yang telantar.

Narita, yang terletak di Chiba di sebelah timur Tokyo, tepat berada di garis Topan Faxai, yang membawa angin berkecepatan hingga 207 kilometer per jam.

Kereta bawah tanah di seluruh wilayah metropolitan Tokyo belum dibuka hingga pukul 08.00 pada Senin (9/9/2019) waktu setempat, karena otoritas masih memeriksa puing-puing dan kerusakan. Hal ini memicu kekacauan di jam-jam sibuk pagi hari.

Kekacauan ini terjadi saat Jepang bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugby akhir bulan ini, serta Olimpiade Tokyo 2020 yang akan segera tiba. Badai datang di tengah persiapan yang dilakukan Jepang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugby.

Manajer tim Inggris, Eddie Jones, mengatakan pihaknya akan lanjut sesuai rencana, sementara rencana darurat disiapkan sebelum turnamen dimulai pada 20 September nanti.

Kedatangan tim Australia pun tertunda akibat badai tersebut.

Pada Sabtu (7/9/2019) lalu, Topan Lingling melintasi Korea Utara, menyebabkan banjir di lahan pertanian seluas 460 km persegi, menurut kantor berita Korut, KCNA.

Ada kekhawatiran bahwa badai itu dapat memperburuk kondisi kurangnya persediaan makanan di negeri itu.

Pada awal tahun ini, PBB memperingatkan bahwa hampir 10 juta warga Korea Utara "sangat membutuhkan bantuan pangan." (afp/kcna)

See Also

Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
Kartel Narkoba Meksiko Bunuh 9 Orang
Negara Bagian Texas Suntik Mati Mantan Bos Geng Supremasi Kulit Putih
Presiden Turki Sebut Istri Abu Bakr Al-Baghdadi Tertangkap
Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba
Amerika Serikat Mulai Mundur Secara Resmi Dari Perjanjian Iklim Paris
Negara Bagian South Dakota Suntik Mati Napi Kasus Pembunuhan
Otoritas Turki Umumkan Penangkapan Saudara Perempuan Abu Bakr Al-Baghdadi
39 Jenazah Ditemukan Dalam Truk Dekat London
Pemerintah China Akan Copot Pemimpin Hong Kong Carrie Lam
Gempuran Turki Mengakibatkan 2.300 Orang Mengungsi Dari Suriah Ke Irak
Pria Kurdi Bakar Diri Di Depan Markas Utama Badan Pengungsi PBB
5 Perampok Indonesia Dibekuk Usai Beraksi Di Malaysia
Turki Dan Rusia Sepakati Penarikan Mundur Milisi Kurdi YPG
Pengadilan Singapura Dakwa 3 PRT Indonesia Mendanai Terorisme
PM Kanada Bentuk Pemerintahan Baru
Inggris Tidak Ingin Ada Penundaan Lagi Brexit
Pasukan AS Tinggalkan Suriah Menuju Irak
WHO Sebut Konsumsi Alkohol Rusia Turun 43
Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran
Alumnus Universitas Top Australia Peroleh Gaji Lebih Kecil
Permintaan Suaka Australia Lewat Udara Capai Rekor Tertinggi
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.761.618 Since: 07.04.14 | 0.6443 sec