YouTube Facebook Twitter RSS
11 Dec 2019, 0

Internasional

Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran

Wednesday, 09 October 2019 | View : 136
Tags : Iran

siarjustisia.com-TEHERAN.

Iran dituding telah menahan sejumlah akademisi berkewarganegaraan ganda, beberapa diantaranya warga negara Australia Iran. Otoritas Iran menahan mereka atas tuduhan spionase.

Warga Australia asal Iran ditahan Iran. Akademisi yang ditahan ini juga diduga telah dijadikan alat pertukaran tahanan oleh otoritas Iran.

Ilmuwan Iran Reza Dehbashi Kivi akhirnya diizinkan kembali ke Iran setelah ditahan di Australia selama 13 bulan atas tuduhan Amerika Serikat kalau ia berusaha mengekspor peralatan pertahanan ke Iran.

Meski belum terkonfirmasi oleh Pemerintah Australia, namun diduga pembebasannya dilakukan dengan imbalan pembebasan dua blogger traveling asal Australia yang ditahan oleh Iran.

Kedua blogger Australia itu dibebaskan pada saat yang bersamaan dengan pembebasan Reza Dehbashi.

Jika pertukaran tahanan antara Australia dan Iran ini benar terjadi, Profesor Milani menyebut sangat tragis jika akademisi sedang digunakan dalam pertukaran tahanan semacam itu.

"Hal ini akan sangat menghancurkan kehidupan mereka, menyadari mereka telah digunakan sebagai pion dalam negosiasi seperti ini, sesuatu yang sangat memalukan," katanya.

Profesor Milani mengatakan seringnya terjadi penahanan akademisi ini banyak berkaitan dengan penanganan kasus oleh pemerintah asing.

"Saya pikir praktek pertukaran tahanan ini hanya akan semakin memperkuat keinginan rezim Iran untuk terus mengambil sandera," katanya.

"Alasan mereka terus melakukannya adalah karena negara-negara Barat secara historis mengikuti permainan ini."

"Jika saja negara barat tegas sejak awal dan mengatakan 'tidak', maka permainan mereka itu tidak akan menguntungkan bagi mereka seperti sebelumnya." (abc)

See Also

PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
Kartel Narkoba Meksiko Bunuh 9 Orang
Negara Bagian Texas Suntik Mati Mantan Bos Geng Supremasi Kulit Putih
Presiden Turki Sebut Istri Abu Bakr Al-Baghdadi Tertangkap
Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba
Amerika Serikat Mulai Mundur Secara Resmi Dari Perjanjian Iklim Paris
Negara Bagian South Dakota Suntik Mati Napi Kasus Pembunuhan
Otoritas Turki Umumkan Penangkapan Saudara Perempuan Abu Bakr Al-Baghdadi
39 Jenazah Ditemukan Dalam Truk Dekat London
Pemerintah China Akan Copot Pemimpin Hong Kong Carrie Lam
Gempuran Turki Mengakibatkan 2.300 Orang Mengungsi Dari Suriah Ke Irak
Pria Kurdi Bakar Diri Di Depan Markas Utama Badan Pengungsi PBB
5 Perampok Indonesia Dibekuk Usai Beraksi Di Malaysia
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.881.526 Since: 07.04.14 | 0.6279 sec