YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Internasional

Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran

Wednesday, 09 October 2019 | View : 58
Tags : Iran

siarjustisia.com-TEHERAN.

Iran dituding telah menahan sejumlah akademisi berkewarganegaraan ganda, beberapa diantaranya warga negara Australia Iran. Otoritas Iran menahan mereka atas tuduhan spionase.

Warga Australia asal Iran ditahan Iran. Akademisi yang ditahan ini juga diduga telah dijadikan alat pertukaran tahanan oleh otoritas Iran.

Ilmuwan Iran Reza Dehbashi Kivi akhirnya diizinkan kembali ke Iran setelah ditahan di Australia selama 13 bulan atas tuduhan Amerika Serikat kalau ia berusaha mengekspor peralatan pertahanan ke Iran.

Meski belum terkonfirmasi oleh Pemerintah Australia, namun diduga pembebasannya dilakukan dengan imbalan pembebasan dua blogger traveling asal Australia yang ditahan oleh Iran.

Kedua blogger Australia itu dibebaskan pada saat yang bersamaan dengan pembebasan Reza Dehbashi.

Jika pertukaran tahanan antara Australia dan Iran ini benar terjadi, Profesor Milani menyebut sangat tragis jika akademisi sedang digunakan dalam pertukaran tahanan semacam itu.

"Hal ini akan sangat menghancurkan kehidupan mereka, menyadari mereka telah digunakan sebagai pion dalam negosiasi seperti ini, sesuatu yang sangat memalukan," katanya.

Profesor Milani mengatakan seringnya terjadi penahanan akademisi ini banyak berkaitan dengan penanganan kasus oleh pemerintah asing.

"Saya pikir praktek pertukaran tahanan ini hanya akan semakin memperkuat keinginan rezim Iran untuk terus mengambil sandera," katanya.

"Alasan mereka terus melakukannya adalah karena negara-negara Barat secara historis mengikuti permainan ini."

"Jika saja negara barat tegas sejak awal dan mengatakan 'tidak', maka permainan mereka itu tidak akan menguntungkan bagi mereka seperti sebelumnya." (abc)

See Also

Alumnus Universitas Top Australia Peroleh Gaji Lebih Kecil
Permintaan Suaka Australia Lewat Udara Capai Rekor Tertinggi
China Akan Pamerkan Rudal Nuklir Dalam Parade Militer
Petani Australia Kesulitan Cari Pekerja
Arab Saudi Terbitkan Visa Turis Untuk 49 Negara
Pengawal Raja Arab Saudi Tewas Ditembak
Gempa Guncang Chile 6,8 SR
Ratusan Keluarga Di Queensland Mengungsi
Topan Faxai Hantam Jepang
Gelombang Panas Di Prancis Menelan Hampir 1.500 Korban
Rusia Bikin Lagi Rudal Jarak Menengah
Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.580.766 Since: 07.04.14 | 1.1205 sec