YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Nusantara

PT. PLN (Persero) Akan Siapkan 22 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Wednesday, 09 October 2019 | View : 68

siarjustisia.com-JAKARTA.

Perusahaan Listrik Negara atau PT. PLN (persero) akan menyiapkan dan menyediakan 22 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada tahun ini. Investasinya mencapai Rp 6 miliar untuk pengadaan SPKLU yang masih didatangkan dari luar negeri tersebut. Di 2020 mendatang jumlah SPKLU semakin bertambah dan tersebar di 160 titik. Stasiun pengisian daya ini guna menunjang kebutuhan mobilitas pengguna kendaraan listrik yang mulai marak belakangan ini.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Ikhsan Asaad mengatakan, 22 SPKLU itu terdiri dari tiga unit dengan spesifikasi pengisian daya cepat (fast charging), satu unit ultra fast charging, serta sisanya denga pengisian daya normal.

Dia mengungkapkan harga masing-masing unit spesifikasi pengisian daya itu berbeda. Untuk fast charging dibandrol Rp 800 juta. Sementara ultra fast charging mencapai Rp 1,5 miliar. "27 Oktober ini bertepatan dengan Hari Listrik Nasional kita akan launching besar-besaran," kata Ikhsan di Jakarta, Rabu (9/10).

Ikhsan menuturkan SPKLU dengan pengisian daya normal akan ditepatkan di pusat perbelanjaan di Jakarta. Dia menyebut pengisian daya normal ini memakan waktu sekitar lima jam. Durasi pengisian itu menyesuaikan dengan kebiasaan pengunjung pusat perbelanjaan dalam menghabiskan waktu. Sementara fast charging dan ultra fast charging rencananya di tempatkan di depan Balaikota Jakarta, Kantor PLN Disjaya dan Kantor Kementerian ESDM.

"Untuk di depan Balaikota kami siapkan untuk pengisian daya bus listrik Transjakarta," ujarnya.

Namun Ikhsan belum mau membeberkan biaya pengisian daya tersebut. Dia hanya mengungkapkan dengan tarif Rp 2.000-2.500/kWh maka tingkat pengembalian modal mencapai 10 tahun. Dia menegaskan PLN tidak berbicara besaran tarif serta tingkat pengembalian modal. Menurutnya PLN mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan energi bersih sehingga menekan tingkat polusi udara. "Kalau nge-charge 27 Oktober dikasih free," ujarnya.

Dikatakannya jumlah SPKLU semakin bertambah mencapai 160 titik di tahun depan. Oleh sebab itu dia menggandeng sejumlah pihak seperti PT Pertamina serta PT Jasa Marga agar mau membangun SPKLU di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol.

Selain itu, PT. PLN (Persero) juga bekerja sama dengan BPPT, LEN maupun Pertamina agar perangkat pengisian daya bisa diproduksi di dalam negeri. Namun dia belum bisa membeberkan kebutuhan investasi per unitnya bila di produksi nasional. "Masih dikaji seperti apa. Untuk tahap awal daripada kita nunggu makin lama mending impor dulu," ujarnya.

Nantinya perusahaan listrik plat merah itu menawarkan kerja sama kepada pihak swasta dalam menggarap SPKLU. Dengan begitu nantinya kepemilikan SPKLU mirip dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ada yang sepenuhnya dimiliki oleh perseroan atau istilahnya Company Owned Company Operated (COCO). Maupun Partner Owned Partner Operated (POPO) yang dimiliki oleh perseorangan atau swasta.

SPKLU berbeda dengan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) yang kini sudah banyak tersebar. SPKLU memiliki persyaratan teknis tertentu serta spesifikasi waktu pengisian daya normal dan cepat (fast charging). SPKLU ini khusus diperuntukan bagi mobil listrik. Sementara SPLU ini belum bisa memenuhi kebutuhan daya mobil listrik. (id)

See Also

24 Ribu TNI-Polri Siap Amankan Pelantikan Anggota DPR RI
Lalu Lintas Menuju Gedung DPR MPR RI Lancar
711 Anggota DPR RI Dan DPD RI Terpilih Akan Dilantik Besok
70 Pesantren Dari Jateng & DIY Studi Banding Ke Mawaddah Kudus
KPU Sebut Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Terpilih Tetap 20 Oktober
Panglima TNI Tegaskan TNI Kawal Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Jelang HUT RI, Satgas TMMD Ajak Warga Bersihkan Lingkungan
Sejak Ada TMMD, Tidak Ada Lagi Kamus Takut Sama Tentara
Seberangkan Anak Sekolah Juga Dilakoni Satgas TMMD
Ngojek Anak Sekolah Di Desa TMMD Juga Dilakukan TNI
TNI Buka Biro Angkutan Antar Jemput Anak-Anak Sekolah
Danramil 01/Demak Kota Katakan Lega Rasanya Bisa Bantu Warga Mempunyai Rumah Layak Huni
Pelopori Peduli Kebersihan Lingkungan, TNI Gelar Jumat Bersih
TNI Ajarkan Anak-Anak SD Untuk Berperan Di Kebersihan Masjid
Ini Salah Satu Cara TNI Satgas TMMD Diidolakan Anak-anak
Terkait Upacara Penutupan TMMD Sudah Mulai Dirapatkan
Wawasan Kebangsaan Di Desa Sasaran TMMD Mulai Tampak
Sesibuk Apapun Kerja Di TMMD, TNI Satgas Tetap Tak Meninggalkan Ibadah
Dansatgas TMMD Kodim 0716/Demak Wujudkan Impian Warga Dukuh Duduk
Kami Guru Di Kalikondang Tak Pernah Lupa Dengan Jasa TNI
Sosok Prajurit TNI Yang Berandil Besar Di Pengecoran Jalan
Luar Biasa Saya Bisa Ngangsu Kawruh Dengan Banyak Ulama
Berkat TMMD, Lapangan Kalikondang Menjadi Kebanggaan Warga
Terus Didekati, Balita Di Desa TMMD Tak Takut Lagi Dengan Tentara
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.580.752 Since: 07.04.14 | 1.2275 sec