YouTube Facebook Twitter RSS
14 Dec 2019, 0

Hukum

KPK Tahan Wali Kota Medan

Thursday, 17 October 2019 | View : 146

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Medan, Tengki Dzulmi Eldin, Kamis (17/10/2019) dini hari.

Tengki Dzulmi Eldin ditahan usai diperiksa secara intensif sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan jabatan di lingkungan pemerintahan Kota Medan tahun 2019.

Dzulmi terlihat keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 02.35 WIB. Mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan tangan terborgol, Dzulmi tak berkomentar apapun mengenai kasus yang menjeratnya.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu memilih langsung bergegas masuk ke mobil tahanan yang telah menunggunya di pelataran Gedung KPK.

Tak hanya Dzulmi, KPK juga menahan dua tersangka lainnya kasus ini, yaitu,‎ Kadis PUPR Kota Medan, Isa Ansyari dan Kabag Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar.

Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, ketiga tersangka ditahan di tiga rutan berbeda. Dzulmi ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Syamsul Fitri yang juga merupakan tersangka penerima suap ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Sedangkan Isa Ansyari, yang menyandang status tersangka pemberi suap ditahan di Rutan MaPolres Metro Jakarta Pusat.

"Ketiga tersangka ditahan untuk 20 hari pertama," kata Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019) dini hari.

Diketahui, KPK menetapkan Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin sebagai tersangka. Selain Dzulmi, KPK juga menjerat dua orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari, dan Syamsul Fitri Siregar selaku Kepala Bagian Protokoler Pemkot Medan.

KPK menduga, Isa diduga memberikan uang tunai sebesar Rp 20 juta setiap bulan pada periode Maret-Juni 2019. Kemudian pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp 50 juta kepada Dzulmi. Tak hanya itu, Isa juga mengirim Rp 200 juta ke Dzulmi atas permintaan melalui protokoler untuk keperluan pribadi Wali Kota. Uang suap itu untuk memperpanjang perjalanan dinas Dzulmi bersama keluarganya di Jepang.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Dzulmi bersama Syamsul disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Isa yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (sp)

See Also

Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Polri Ringkus Terduga Teroris Di Papua
Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim
Polsek Senen Selidiki Penemuan Jenazah Pria Di Underpass Senen
Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi Di Polrestabes Medan
Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Panggil Direktur PT. Kani Jaya Sentosa
KPK Panggil Direktur Ritel PT. Sarinah (Persero)
KPK Akan Periksa Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Hari Ini
KPK Akan Periksa Istri Wali Kota Medan Hari Ini
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
KPK Cecar GM PT. Waskita Beton Precast Tbk. Terkait Kasus Korupsi Jembatan Waterfront City
KPK Tahan Mantan Ketua DPRD Tulungagung
Polresta Palembang Tangkap Ibu Bunuh Bayi Dalam Mesin Cuci
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Komjen Pol Idham Azis Jadi Kapolri?
Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Ditunjuk Menjadi Plt Kapolri
Kasus Penyidikan Fuad Amin Imron Dihentikan
KPK Panggil Staf Keuangan PT. Waskita Karya Tbk
KPK Tetapkan 2 Mantan Kalapas Sukamiskin Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap
Polda Metro Jaya Amankan Artis Vicky Nitinegoro Diduga Terkait Narkotika
22 Teroris Dibekuk Di 8 Provinsi Pasca Penusukan MenkoPolhukam
KPK Periksa Anggota BPK Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya Gerebek Kasino Tersembunyi
Putri Sri Bintang Pamungkas Sebut Kasusnya Tak Berkaitan Dengan Politik
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.902.956 Since: 07.04.14 | 0.6873 sec