YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2020, 0

Nusantara

Mahfud MD Mengaku Sudah Dua Kali Menggantikan Wiranto

Wednesday, 23 October 2019 | View : 275

siarjustisia.com-JAKARTA.

Menko Bidang Polhukam, Mahfud MD selesai melaksanakan serah terima jabatan dengan pejabat sebelumnya, Wiranto.

Menko Bidang Polhukam yang baru Mahfud MD mengaku merasa terharu bisa serah terima jabatan dengan Menko Polhukam yang lama Wiranto. 

Mahfud MD merasa terharu karena Wiranto sudah mempersiapkan acara sertijab dengan baik.

Mahfud MD tidak menyangka Wiranto bisa langsung serahterima jabatan mengingat belum lama masih terbaring di RSPAD karena ditusuk.

"Saya sungguh terharu karena sebenarnya saya berpikir kalau perlu nanti serah terimanya di rumah sakit gitu. Ternyata Pak Wiranto sudah di sini, Saya sungguh terharu dan terima kasih Bapak," kata Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat No.15, RT02/RW03, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

"Saya terharu siang ini bisa langsung serah terima dengan Pak Wiranto sebagai menko polhukam," kata Mahfud MD di Kementerian Koordinator Polhukam, Jl. Medan Merdeka Barat No.15, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Ia menjelaskan dirinya sudah menyiapkan serah terima jabatan di rumah sakit. Pertimbangannya karena Wiranto sedang dirawat. Mahfud MD mengatakan, dirinya sebenarnya berpikir sesudah pelantikan di Istana dia akan ke Kemenko Polhukam untuk mengatur teknis serah terima jabatan. Dia mau melakukan itu karena tahu Wiranto masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, karena insiden penusukan di Pandeglang, Banten, beberapa waktu lalu.

Namun ternyata, lanjut Mahfud MD, dia tidak menyangka bahwa Wiranto sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

"Sebenarnya saya tadi berpikir begini, sesudah saya pelantikan di Istana, saya akan langsung ke sini mau berbicara dengan Sestama untuk mengatur teknis serah terima. Karena kita tahu Pak Wiranto sedang kurang sehat, sedang dirawat. Saya sungguh terharu karena sebenarnya saya berpikir kalau perlu nanti serah terimanya di rumah sakit gitu. Tetapi ternyata Pak Wiranto sudah di sini, Saya sungguh terharu dan terima kasih Bapak," jelas Mahfud MD.

Beberapa hari jelang pelantikan Wiranto memang beberapa kali datang ke kantor Kemenko Polhukam untuk mengatur persiapan agenda sertijab dan lainnya.

Mahfud MD mengatakan, dirinya mengenal baik sosok Wiranto. Dia menyebut ada banyak cerita menarik soal sosok Wiranto baik dari dirinya, maupun orang-orang di sekitar Wiranto.

Dia mengaku sudah dua kali mengganti posisi Wiranto. Pertama saat menjadi menteri pertahanan. Kedua dalam posisi Menko Polhukam sekarang ini. "Saya sudah dua kali mengganti posisinya Pak Wiranto, dulu saya jadi Menhan. Selalu ada kesan yang sangat baik dari tempat kerja dari orang-orang di mana Pak Wiranto meninggalkan tempat kerja. Dulu saya di Menhan ceritanya orang-orang di sana sangat terkesan kepada Pak Wiranto, sangat mengayomi, sangat dekat. Bahkan yang sering, selalu saya ceritakan, di Kemenhan itu ada sebuah masjid besar. itu yang bangun Pak Wiranto, namanya Masjid At-Taqwa," kisah Mahfud MD.

"Ketika pertama saya ke sana saya tanya 'saya mau salat Jumat di mana? Apa harus ke Istiqlal?', 'tidak Pak, di sana ada masjid. Pak Wiranto dulu yang buat'. Masjidnya besar, bagus gitu. Pikirannya agar orang beribadah tuh nggak usah susah-susah. disediain tempat gitu. Nah waktu itu begitu yang saya alami," sambungnya.

Mahfud MD mengatakan, dirinya rasanya akan bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan Kemenhan. Dia siap mengemban berbagai tugas yang diperintahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) khususnya dalam menanggulangi radikalisasi, penegakan hukum dan HAM, terorisme dan berbagai persoalan lainnya yang mengemuka.

Sebelum Mahfud MD, di tempat yang sama, Wiranto sudah lebih dulu memberi sambutan. Dia mengatakan bersyukur karena akhirnya proses sertijab dengan Mahfud MD bisa berlangsung lancar.

"Alhamdulillah semuanya hari ini terjawab khususnya mengenai teka teki siapa yang menjadi Menteri Polhukam. Sekarang jawabannya ada di samping kanan saya. Beliau namanya Prof Dr Mahfud Md. Md-nya saya nggak tahu singkatan apa. Nanti tanya beliau sendiri," ucap Wiranto.

"Kalau reputasi saya kira sudah tahu semua ya nggak usah saya jelaskan, karier beliau juga luar biasa. Banyak sekali yang beliau sudah duduki selama beliau bekerja menjabat sebagai abdi negara. Bahkan pernah juga menggantikan saya jadi Menhan, pernah. Ini gantiin lagi jadi Polhukam. Emang nasibnya begitu memang, nggak apa-apa, ya gitu," sambung Wiranto.

Wiranto menambahkan, dia yakin dengan reputasi dan pengalaman Mahfud Md, Kemenko Polhukam akan semakin maju ke depan. Wiranto juga sudah menyusun buku yang bisa membantu Mahfud dalam menjalankan tugas. Selain itu, dia juga meminta jajaran Kemenko Polhukam turut membantu kinerja Mahfud MD.

"Khusus kepada saudara-saudara sekalian dari keluarga besar Kemenko Polhukam, saya sampaikan bahwa Pak Mahfud Md itu bukan orang lain, ya, saudara kita, sudah punya banyak pengalaman. Maka apa yang telah saudara sampaikan kepada saya, yang saudara bantu ke saya, kerja samanya ya, keikhlasannya, kesungguhannya, saya harapkan diteruskan kepada Pak Mahfud untuk bisa meringankan kerja beliau yang cukup rumit," ucap Wiranto.

See Also

Presiden Joko Widodo Tegaskan Pemerintah Tak Akan Pulangkan ISIS Eks WNI
Laksdya TNI Aan Kurnia Dilantik Jadi Kabakamla
Menpan RB Sebut Pemerintah Tanpa Pers Tidak Ada Gunanya
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Panglima TNI Tunggu Perintah Menlu Evakuasi WNI Di China
Presiden Joko Widodo Hadiri Perayaan Imlek Nasional
Pengerjaan Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan
Presiden Joko Widodo Katakan Pemerintah Belum Bisa Evakuasi WNI Dari China
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Alasan Pemkab Purworejo Akan Tutup Keraton Agung Sejagat
Keraton Agung Sejagat Akan Ditutup
Polda Jateng Tugaskan Tim Khusus Ke Keraton Agung Sejagat
Polda Jateng Dalami Motif Klaim Berdirinya Keraton Agung Sejagat
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
TNI Tambah 4 KRI Jaga Natuna
Gempa 6,4 SR Guncang Sinabang
TNI AU Kirim 4 Jet Tempur F-16 Ke Natuna
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Kebakaran Di Mal Lokasari
Ruko Di Jalan Gajah Mada Terbakar
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.251.451 Since: 07.04.14 | 0.9059 sec