YouTube Facebook Twitter RSS
14 Dec 2019, 0

Internasional

Pemerintah China Akan Copot Pemimpin Hong Kong Carrie Lam

Wednesday, 23 October 2019 | View : 163
Tags : China, Hongkong

siarjustisia.com-BEIJING.

Pemerintah China dilaporkan tengah menyusun rencana untuk mencopot pemimpin Hong Kong, Carrie Lam dari jabatannya. Rencana ini muncul setelah nyaris lima bulan ini aksi-aksi demo marak di kota semiotonomi tersebut.

Carrie Lam yang pro-Beijing tersebut telah mendapat banyak kritikan dari para demonstran di Hong Kong. Sejauh ini pemerintah pusat di Beijing memberikan dukungan pada Lam dan kepolisian Hong Kong dalam menghadapi para demonstran. Beijing menyebut para demonstran sebagai perusuh dan mengecam kekerasan yang dilakukan para demonstran.

Namun menurut laporan surat kabar Financial Times (FT) yang mengutip pejabat-pejabat yang diberitahu soal rencana tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (23/10/2019), Pemerintah China saat ini tengah menyusun rencana untuk mengganti Lam dengan pemimpin interim.

Namun sumber-sumber tersebut mengatakan kepada Financial Times, rencana penggantian itu akan bergantung pada stabilnya situasi di Hong Kong, sehingga Beijing tidak dipandang menyerah pada kekerasan.

Dilaporkan FT, jika Presiden Xi Jinping memutuskan untuk mengganti Lam, maka penggantinya akan ditunjuk pada Maret mendatang. Dilaporkan bahwa kandidat-kandidat terkuat untuk menggantikan Lam termasuk Norman Chan, mantan kepala Otoritas Moneter Hong Kong, dan Henry Tang, yang pernah menjabat sebagai menteri keuangan wilayah tersebut.

Belum ada komentar dari kantor Lam atas laporan ini.

Diketahui bahwa Hong Kong telah dilanda aksi-aksi demo selama 20 pekan dengan belum terlihat adanya solusi politik sejauh ini. Bentrokan antara polisi dan demonstran pun kerap terjadi.

Unjuk rasa besar-besaran yang dimulai nyaris lima bulan lalu di Hong Kong awalnya bertujuan memprotes RUU ekstradisi, yang kini telah dicabut. Saat ini, unjuk rasa meluas menjadi gerakan menuntut reformasi demokrasi dan meminta polisi bertanggung jawab atas serentetan tindak kekerasan saat menangani demonstran.

Sejumlah aktivis Hong Kong telah diserang oleh massa pro-China beberapa bulan terakhir. (afp/financial times)

See Also

PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
Kartel Narkoba Meksiko Bunuh 9 Orang
Negara Bagian Texas Suntik Mati Mantan Bos Geng Supremasi Kulit Putih
Presiden Turki Sebut Istri Abu Bakr Al-Baghdadi Tertangkap
Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba
Amerika Serikat Mulai Mundur Secara Resmi Dari Perjanjian Iklim Paris
Negara Bagian South Dakota Suntik Mati Napi Kasus Pembunuhan
Otoritas Turki Umumkan Penangkapan Saudara Perempuan Abu Bakr Al-Baghdadi
39 Jenazah Ditemukan Dalam Truk Dekat London
Gempuran Turki Mengakibatkan 2.300 Orang Mengungsi Dari Suriah Ke Irak
Pria Kurdi Bakar Diri Di Depan Markas Utama Badan Pengungsi PBB
5 Perampok Indonesia Dibekuk Usai Beraksi Di Malaysia
Turki Dan Rusia Sepakati Penarikan Mundur Milisi Kurdi YPG
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.902.742 Since: 07.04.14 | 0.6966 sec