YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jan 2020, 0

Hukum

KPK Tahan Mantan Ketua DPRD Tulungagung

Thursday, 07 November 2019 | View : 177
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Supriyono, Kamis (7/11/2019).

Supriyono ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018.

Mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan tangan terborgol, Supriyono terlihat keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, Supriyono yang juga mengenakan topi berwarna biru tak berkomentar apapun saat dikonfirmasi awak media mengenai kasus yang menjeratnya. Supriyono memilih bungkam dan bergegas masuk ke mobil tahanan yang menunggunya di pelajaran Gedung KPK.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, tim penyidik menahan Supriyono di Rutan belakang Gedung Merah Putih KPK. Supriyono bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari.

"Tersangka SPR ditahan di Rutan KPK cabang K4 untuk 20 hari ke depan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Diketahui, KPK menetapkan Supriyono selaku Ketua DPRD Tulungagung sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015 2018.

Supriyono diduga menerima uang sebesar Rp 4.880.000.000 selama periode 2015 hingga 2018 dari Bupati Tulung Agung saat itu, Syahri Mulyo. Suap berkaitan dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

Dalam persidangan Syahri Mulyo terungkap bahwa Supriyono menerima Rp 3.750.000 000 dengan rincian, penerimaan fee proyek APBD Murni dan APBD Perubahan selama empat tahun berturut pada 2014-2017 sebesar Rp 500.000.000 setiap tahunnya atau total sekitar Rp 2 miliar.

Selain itu, Supriyono juga menerima uang sebesar Rp 750 juta untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sejak 2014-2018. Tak hanya itu, Supriyono juga diduga menerima uang sebesar Rp 1 miliar terkait fee proyek di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2017. (sp)

See Also

KPK Periksa Tiga Staf DPP PDIP
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Benny Tjokrosaputro Ditahan Kejagung
Polda Metro Jaya Akan Periksa Siwi Pramugari Terkait Kasus Gundik
KPK Dalami Peran Direktur PT. Milades Indah Mandiri
KPK Sita Dokumen Di Sidoarjo
MenKoPolhukam Akan Panggil Menteri BUMN Dan MenKeu
Komisioner KPU Pengganti Wahyu Setiawan
Wahyu Setiawan Resmi Mundur Dari KPU
KPK Geledah 3 Lokasi Di Sidoarjo
KPK Geledah Kantor Dinas PU Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
Polda Sumatera Utara Ungkap Pembunuh Hakim PN Medan
Polda Sumatera Utara Tangkap Pembunuh Hakim PN Medan
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Densus 88 Antiteror Bekuk Terduga Teroris Di Yogyakarta
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Polri Ringkus Terduga Teroris Di Papua
Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim
Polsek Senen Selidiki Penemuan Jenazah Pria Di Underpass Senen
Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi Di Polrestabes Medan
Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Panggil Direktur PT. Kani Jaya Sentosa
KPK Panggil Direktur Ritel PT. Sarinah (Persero)
KPK Akan Periksa Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Hari Ini
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.125.300 Since: 07.04.14 | 0.8372 sec