YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jan 2020, 0

Hukum

KPK Cecar GM PT. Waskita Beton Precast Tbk. Terkait Kasus Korupsi Jembatan Waterfront City

Thursday, 07 November 2019 | View : 1056
Tags : Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim penyidik lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar General Manager (GM) Pengembangan Korporasi PT. Waskita Beton Precast Tbk., Sanusi Hasyim mengenai aliran dana terkait kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pembangunan Jembatan‎ Waterfront City di Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tahun anggaran 2015-2016.

Pada hari ini, Sanusi yang merupakan mantan Kepala Cabang Riau Divisi Regional I PT. Waskita‎ Karya (Persero) Tbk. diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Adnan.

Selain Sanusi, soal aliran dana ini juga didalami tim penyidik dengan memeriksa Engineer PT. Risen Engginering Consultant Yulius, dan karyawan swasta Lilik Sugijono. Selain soal aliran dana, tim penyidik juga mencecar pada saksi mengenai proyek Waterfront City.

"Penyidik mendalami aliran dana terkait perkara tersebut. Para saksi juga diperiksa untuk mendalami keterangan mengenai pembangunan proyek jembatan Kampar," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (7/11/2019).

Febri Diansyah memaparkan pemeriksaan terhadap para saksi ini dilakukan untuk melengkapi kebutuhan audit investigasi kerugian keuangan negara oleh BPKP. Tim penyidik juga mengonfirmasi para saksi pemberian dukungan perusahaan tempatnya bekerja ke perusahaan pelaksana proyek, yakni PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk.

"Saksi juga dimintai keteragan mengenai keikutsertaan perusahaan tempatnya bekerja dalam lelang proyek, ada tidaknya intervensi dari perusahaan dalam pembuatan RAB," beber Febri Diansyah.

Diketahui, KPK menetapkan Adnan bersama Manajer Wilayah II PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau tahun anggaran 2015-2016.

Adnan dan Ketut Suarbawa diduga berkolusi dalam proyek Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar tahun 2015-2016 yang menelan anggaran Rp 117,68 miliar. Akibat kongkalikong ini, keuangan negara menderita kerugian yang ditaksir mencapai Rp 39,2 miliar. (sp)

See Also

KPK Periksa Tiga Staf DPP PDIP
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Benny Tjokrosaputro Ditahan Kejagung
Polda Metro Jaya Akan Periksa Siwi Pramugari Terkait Kasus Gundik
KPK Dalami Peran Direktur PT. Milades Indah Mandiri
KPK Sita Dokumen Di Sidoarjo
MenKoPolhukam Akan Panggil Menteri BUMN Dan MenKeu
Komisioner KPU Pengganti Wahyu Setiawan
Wahyu Setiawan Resmi Mundur Dari KPU
KPK Geledah 3 Lokasi Di Sidoarjo
KPK Geledah Kantor Dinas PU Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
Polda Sumatera Utara Ungkap Pembunuh Hakim PN Medan
Polda Sumatera Utara Tangkap Pembunuh Hakim PN Medan
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Densus 88 Antiteror Bekuk Terduga Teroris Di Yogyakarta
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Polri Ringkus Terduga Teroris Di Papua
Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim
Polsek Senen Selidiki Penemuan Jenazah Pria Di Underpass Senen
Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi Di Polrestabes Medan
Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Panggil Direktur PT. Kani Jaya Sentosa
KPK Panggil Direktur Ritel PT. Sarinah (Persero)
KPK Akan Periksa Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Hari Ini
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.125.404 Since: 07.04.14 | 0.8258 sec