YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2020, 0

Internasional

Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM

Friday, 06 December 2019 | View : 43

siarjustisia.com-WASHINGTON D.C.

Amerika Serikat (AS) menuding pasukan keamanan Iran kemungkinan telah membunuh lebih dari 1.000 orang selama aksi protes kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), mulai 15 November 2019.

Tudingan itu, disampaikan oleh Perwakilan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Iran, Brian H. Hook. Brian Hook menyebut ribuan orang lainnya juga terluka dalam aksi kekerasan itu. Menurutnya, belasan anak-anak termasuk diantara korban tewas.

“Ketika kebenaran mulai terungkap dari Iran, tampaknya rezim itu telah bisa membunuh lebih dari 1.000 orang sejak dimulainya protes,” kata Brian Hook kepada wartawan di Kementerian Luar Negeri AS, Kamis (5/12/2019).

Brian Hook mengatakan, jumlah korban tewas belum dapat dipastikan karena Teheran memblokir informasi. Ribuan orang Iran juga terluka dan setidaknya 7.000 orang telah ditahan di penjara-penjara negara itu.

Aksi protes yang berujung kekerasan di Iran dimulai pada 15 November 2019 saat pemerintah secara tiba-tiba menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai 300 persen.

Protes tersebar di lebih dari 100 kota besar dan kecil, serta berubah menjadi politis saat demonstran dari kalangan muda dan pekerja mendesak para pemimpin agama untuk mundur.

Iran tidak memberikan data resmi korban tewas, tapi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amnesti Internasional, Senin (2/12/2019), menyatakan telah mencatat kematian setidaknya 208 demonstran. Ini merupakan kekerasan paling berdarah sejak Revolusi Islam tahun 1979.

Para ulama penguasa Iran menuding “para preman” terkait para lawannya yang berada di pengasingan, serta musuh asing utama Iran seperti Amerika Serikat (AS), Israel, dan Arab Saudi.

Perjuangan rakyat Iran untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka menjadi semakin sulit sejak 2018 karena Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menarik AS dari kesepakatan nuklir Teheran dengan enam kekuatan dunia. AS juga memberlakukan kembali sanksi-sanksi yang semakin melumpuhkan perekonomian berbasis minyak Iran. (afp)

See Also

Iran Tangkap Sejumlah Orang Terkait Penembakan Pesawat Ukraina
Pernyataan Militer Iran Soal Penembakan Pesawat Sipil Ukraina
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Presiden Ukraina Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat Akan Terungkap
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Terkena Rudal Iran
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
PM Kanada Sebut Rudal Iran Jatuhkan Pesawat Ukraina
Aktor Chris Hemsworth Galang Dana Untuk Kebakaran Lahan Australia
Presiden AS Didemo Terkait Serangan Udara Tewaskan Jenderal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
Ratusan Ribu Warga Prancis Demo Reformasi Pensiun
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.090.113 Since: 07.04.14 | 0.6847 sec