YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2020, 0

Internasional

Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak

Saturday, 07 December 2019 | View : 109
Tags : Irak

siarjustisia.com-BAGHDAD.

Sekelompok pria bersenjata melepas tembakan di Alun-alun Khilani di Baghdad, Irak, saat unjuk rasa anti pemerintah masih digelar. Sedikitnya 15 orang tewas dan sekitar 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seperti dilansir Associated Press, Sabtu (7/12/2019), penembakan yang terjadi pada Jumat (6/12/2019) waktu setempat ini membuat demonstran antipemerintah yang ada di sekitar lokasi berlarian untuk menyelamatkan diri. Sejumlah demonstran berlari ke Alun-Alun Tahrir dan beberapa lainnya sembunyi di Masjid.

Masih belum diketahui secara jelas siapa yang melakukan penembakan brutal ini. Pria-pria bersenjata yang melakukan penembakan dilaporkan beraksi dari sejumlah mobil.

Laporan sejumlah pejabat keamanan dan pejabat medis setempat menyebut 15 orang tewas, dengan dua orang di antaranya adalah personel Kepolisian Irak.

Penembakan brutal ini terjadi saat para demonstran antipemerintah menduduki sebagian Jembatan Jumhuriya, Sinak dan Ahar dalam bentrokan dengan pasukan keamanan. Ketiga jembatan itu diketahui mengarah ke Zona Hijau, yang dikawal ketat karena merupakan lokasi gedung pemerintahan Irak dan sejumlah misi diplomatik asing.

"Kami ditembaki sekarang dengan aliran listrik terputus, para korban luka dan korban tewas ada di sini dan peluru-peluru ditembakkan di Jembatan Sinak," ucap salah satu demonstran yang tidak menyebut namanya.

Serangan penembakan ini terjadi sehari setelah serangkaian kasus penikaman misterius yang menargetkan para demonstran antipemerintah. Sedikitnya 13 demonstran mengalami luka-luka dalam penikaman di Alun-alun Tahrir di Baghdad tersebut.

Serangan yang dilakukan oleh para pelaku tak dikenal itu terjadi saat para demonstran menarik diri dari Alun-alun Tahrir yang menjadi pusat unjuk rasa sejak 1 Oktober lalu. Serangan itu memicu ketakutan di kalangan demonstran, yang langsung menerapkan langkah-langkah pengamanan diri.

Sedikitnya 400 orang tewas dalam unjuk rasa antipemerintah sejak Oktober lalu.

Pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Irak, Adel Abdul Mahdi, menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah unjuk rasa antipemerintah terus berlangsung. Namun para demonstran terus melanjutkan aksinya untuk memprotes korupsi pemerintah dan mengeluhkan buruknya layanan publik serta tingginya angka pengangguran. Demonstran juga mengecam semakin meningkatnya pengaruh Iran dalam urusan dalam negeri Irak. (ap)

See Also

Iran Tangkap Sejumlah Orang Terkait Penembakan Pesawat Ukraina
Pernyataan Militer Iran Soal Penembakan Pesawat Sipil Ukraina
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Presiden Ukraina Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat Akan Terungkap
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Terkena Rudal Iran
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
PM Kanada Sebut Rudal Iran Jatuhkan Pesawat Ukraina
Aktor Chris Hemsworth Galang Dana Untuk Kebakaran Lahan Australia
Presiden AS Didemo Terkait Serangan Udara Tewaskan Jenderal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
Ratusan Ribu Warga Prancis Demo Reformasi Pensiun
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.090.067 Since: 07.04.14 | 0.6902 sec