YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2020, 0

Internasional

Penembakan Di Pangkalan AL Florida

Saturday, 07 December 2019 | View : 88

siarjustisia.com-FLORIDA.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump mengaku telah berbicara dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud terkait penembakan di Stasiun Udara Angkatan Laut (AL) di Pensacola, Florida, Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump mengatakan publik Saudi tidak membenarkan penembakan tersebut.

"Raja Salman dari Arab Saudi baru saja menelepon untuk menyampaikan belasungkawa yang tulus dan memberikan simpatinya kepada keluarga dan teman-teman prajurit yang terbunuh dan terluka dalam serangan yang terjadi baru-baru ini, baru pagi ini di Pensacola, Florida," kata Trump seperti dilansir AP, Sabtu (7/12/2019).

"Raja mengatakan orang-orang Saudi sangat marah dengan tindakan biadab penembak, dan bahwa orang ini dalam cara apa pun tidak mewakili bentuk perasaan orang-orang Saudi yang mencintai orang-orang Amerika," tambahnya.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (6/12/2019) di sebuah bangunan ruang kelas. Seorang pejabat AS mengatakan serangan itu menewaskan tiga orang dan juga pelaku penembakan.

Sementara dua pejabat AS yang meminta tak disebutkan namanya mengatakan pelaku penembakan ialah letnan dua di Angkatan Udara Arab Saudi. Pelaku ialah salah satu siswa yang mengikuti sekolah penerbangan di pangkalan itu. Militer dari seluruh dunia menghadiri Stasiun Udara Angkatan Laut di Pensacola untuk pelatihan penerbangan.

Pelaku tewas ditembak oleh salah satu deputi sheriff yang jadi orang pertama yang merespons terjadinya penembakan. Para pejabat mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki apakah serangan itu terkait terorisme.

Selama pertemuan meja bundar Gedung Putih tentang bisnis kecil, Trump mengatakan petugas tengah menyelidiki insiden penembakan ini. Saat ditanya apakah penembakan ini termasuk tindakan terorisme, Trump mengatakan hal tersebut belum dapat disampaikan karena penyelidikan masih dilakukan.

"Kami belum akan melaporkan hal itu, tetapi kami akan segera membicarakannya. Kami memiliki banyak orang hebat yang melihatnya dan mewawancarai orang-orang secara mendalam dan itu akan menjadi laporan dan laporan akan segera keluar. Terima kasih banyak semuanya," kata Trump.

Ada sebanyak 11 orang yang mengalami luka tembak dalam peristiwa ini, termasuk dua deputi sheriff yang merupakan orang pertama yang merespons terjadinya penembakan. Kedua deputi tersebut mengalami luka tembak di lengan, dan lainnya di lutut. Namun, diperkirakan keduanya akan pulih. (ap)

See Also

Iran Tangkap Sejumlah Orang Terkait Penembakan Pesawat Ukraina
Pernyataan Militer Iran Soal Penembakan Pesawat Sipil Ukraina
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Presiden Ukraina Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat Akan Terungkap
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Terkena Rudal Iran
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
PM Kanada Sebut Rudal Iran Jatuhkan Pesawat Ukraina
Aktor Chris Hemsworth Galang Dana Untuk Kebakaran Lahan Australia
Presiden AS Didemo Terkait Serangan Udara Tewaskan Jenderal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
Ratusan Ribu Warga Prancis Demo Reformasi Pensiun
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.090.064 Since: 07.04.14 | 0.6594 sec