YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2020, 0

Internasional

Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida

Saturday, 07 December 2019 | View : 98

siarjustisia.com-RIYADH.

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz bin al-Saud, mengecam keras penembakan yang menewaskan tiga orang di Pangkalan Angkatan Laut (AL) AS di Florida, Amerika Serikat (AS). Pelaku penembakan dipastikan seorang personel Angkatan Udara Arab Saudi yang sedang mengikuti pelatihan militer di AS.

Seperti dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Sabtu (7/12/2019), kecaman itu disampaikan Raja Salman saat bercakap via telepon dengan Presiden AS Donald John Trump pada Jumat (6/12/2019) waktu setempat. Dalam percakapan itu, Raja Salman menyebut penembakan brutal itu sebagai 'kejahatan keji'.

"Beliau (Raja Salman-red) memastikan bahwa pelaku dari tindak kejahatan keji ini tidak mencerminkan rakyat Saudi," demikian seperti dilaporkan SPA.

Penembakan yang terjadi di dalam kompleks Naval Air Station Pensacola di Florida pada Jumat (6/12/2019) pagi waktu setempat itu menewaskan tiga orang dan melukai 12 orang lainnya. Pelaku penembakan tewas setelah ditembak polisi yang dikerahkan ke lokasi.

Gubernur Florida, Ron DeSantis, menyebut pelaku penembakan merupakan anggota Angkatan Udara Saudi. Otoritas AS maupun Biro Investigasi Federal/Federal Bureau of Investigation (FBI) belum merilis nama pelaku penembakan.

Namun seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya menyebut pelaku sebagai Mohammed Saeed Alshamrani. Menurut pejabat itu, Alshamrani yang berpangkat Letnan II ini merupakan aviation officer pada Angkatan Udara Saudi. Dia sedang berada di AS untuk mengikuti pelatihan di sekolah penerbangan di Naval Air Station Pensacola. Dia ikut pelatihan pada Agustus 2017 lalu dan dijadwalkan akan selesai pada Agustus mendatang.

Motif di balik penembakan ini tengah diselidiki oleh otoritas AS, termasuk soal dugaan keterkaitan dengan terorisme. Laporan SPA menyebut bahwa Raja Salman telah memastikan kepada Trump bahwa Saudi akan bekerja sama dengan AS dalam penyelidikan insiden ini.

"Memastikan kepada Trump soal dukungan penuh kerajaan (Saudi) untuk Amerika Serikat, dia memerintahkan dinas keamanan Saudi untuk bekerja sama dengan badan-badan Amerika untuk mengungkap informasi yang akan membantu mengungkap situasi di balik insiden malang ini," demikian laporan SPA.

Wakil Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, dalam pernyataan terpisah Via Twitter menekankan bahwa dirinya dan banyak personel militer Saudi lainnya juga mendapatkan pelatihan di pangkalan-pangkalan militer AS dan telah bertempur memerangi 'terorisme dan ancaman-ancaman lainnya'.

"Peristiwa tragis hari ini dikecam keras oleh semua orang di Arab Saudi," tegas Pangeran Khalid dalam pernyataannya seperti dilansir Associated Press. (spa/afp/ap)

See Also

Iran Tangkap Sejumlah Orang Terkait Penembakan Pesawat Ukraina
Pernyataan Militer Iran Soal Penembakan Pesawat Sipil Ukraina
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Presiden Ukraina Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat Akan Terungkap
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Terkena Rudal Iran
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
PM Kanada Sebut Rudal Iran Jatuhkan Pesawat Ukraina
Aktor Chris Hemsworth Galang Dana Untuk Kebakaran Lahan Australia
Presiden AS Didemo Terkait Serangan Udara Tewaskan Jenderal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
Ratusan Ribu Warga Prancis Demo Reformasi Pensiun
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.090.071 Since: 07.04.14 | 0.6863 sec