YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2020, 0

Internasional

PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Terkena Rudal Iran

Friday, 10 January 2020 | View : 41

siarjustisia.com-OTTAWA.

Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau mengatakan, Kamis (9/1/2020), pesawat Ukraina yang jatuh di Iran hingga menewaskan 176 orang kemungkinan tertembak peluru kendali (rudal) Iran. Trudeau mengeluarkan pernyataan itu dengan mengutip data intelijen dari Kanada dan sumber-sumber lain.

Kejadian naas yang dialami pesawat membawa 63 warga negara Kanada itu kemungkinan tidak disengaja.

"Kami punya data intelijen dari berbagai sumber, termasuk dari sekutu-sekutu kami dan badan intelijen kami sendiri. Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa pesawat itu tertembak jatuh oleh sebuah rudal darat ke udara milik Iran," kata Trudeau kata dalam konferensi pers di Ottawa.

Pesawat milik Ukraine International Airlines itu sedang terbang menuju Kiev dari Teheran ketika jatuh pada Rabu, beberapa jam setelah Iran menembakkan rudal-rudal balistik ke arah dua pangkalan militer AS di Irak.

Trudeau mengatakan pemerintahnya tidak akan tinggal diam sampai mendapatkan kepastian, transparansi, pertanggungjawaban dan keadilan.

Surat kabar New York Times mengatakan telah mendapatkan kebenaran sebuah video, yang tampaknya memperlihatkan bahwa sebuah pesawat tertembak rudal Iran di dekat bandara Teheran.

Iran membantah bahwa pesawat Ukraina tersebut terkena rudal. "Seluruh laporan ini adalah perang psikologi terhadap Iran... semua negara yang warganya berada di pesawat tersebut bisa mengirimkan perwakilannya dan kami mendesak Boeing untuk juga mengirim wakilnya bergabung dalam proses penyelidikan kotak hitam," kata juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei, dalam pernyataan.

Riki Ellison, pakar pertahanan dan pendiri Missile Defense Advocacy Alliance, mengatakan ciri khas radar pesawat Boeing kemungkinan cukup sama dengan yang ada pada pesawat besar pengangkut militer milik AS.

"Mereka (Iran) saat itu sedang bersiaga tinggi untuk menembak jatuh apa pun yang terlihat sebagai pesawat AS. Ada orang yang berbuat kesalahan dengan melihatnya sebagai pesawat perang," kata Ellison.

Begitu rudal ditembakkan, katanya, arah rudal tidak mungkin dialihkan walaupun operator di darat mungkin menyadari ada kesalahan. "Kalau benda itu sudah ditembakkan, selesai sudah." (reuters/newyorktimes)

See Also

2.009 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Polisi Singapura Bekuk Penipu Modus Jualan Masker Via Online
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
1.115 Orang Tewas Akibat Virus Corona
Denda Menyetir Sambil Menggunakan HP Di Australia Barat Naik
174 Orang Di Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Dua Pejabat Kesehatan Provinsi Hubei Dicopot
Jakrapanth Thomma, Penembak Maut Di Mal Bangkok
Kronologi Penembakan Massal Maut Di Mal Bangkok
Penembakan Massal Brutal Di Mal Bangkok
Warga Singapura Panik Borong Belanja
Pemerintah Singapura Naikkan Status Waspada Wabah Virus Corona
Singapura Siaga Wabah Virus Corona
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
61 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Raja Arab Saudi Dan Presiden China Bahas Virus Korona
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.251.247 Since: 07.04.14 | 0.6681 sec