YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2020, 0

Hukum

KPK Dalami Peran Direktur PT. Milades Indah Mandiri

Saturday, 11 January 2020 | View : 36

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan terkait perizinan PT. Cirebon Energi Prasarana yang menggarap PLTU 2 Cirebon yang menjerat GM Hyundai Engineering & Construction (HDEC), Herry Jung. Tim penyidik mendalami peran sejumlah pihak terkait, salah satunya Direktur PT. Milades Indah Mandiri (PT. MIM), Muhammad Subhan.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Beberapa di antaranya Muhammad Subhan, Yunadia Nur Galura, Camat Beber Kabupaten Cirebon, Rita Susana, Camat Astanajapura, Mahmud Iing Tajudin, beberapa camat di Kabupaten Cirebon, serta beberapa kepala dan sekretaris dinas di Kabupaten Cirebon. Rita Susana dan Mahmud Iing Tajudin yang merupakan suami istri diketahui telah dicegah berpergian ke luar negeri.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar memastikan tim penyidik akan mencermati setiap fakta yang berkembang. Termasuk mengenai aliran dana dan dugaan keterlibatan Direktur PT. MIM (Milades Indah Mandiri) sekaligus Direktur PT. Kreasindo Jaya Mahesa Muhammad Subhan. Apalagi, kasus yang menjerat Herry Jung saat ini sedang disidik Lembaga Antikorupsi. "Iya (didalami). Kalau sudah ditetapkan ada tersangka tentu didalami," ujar Lili Pintauli Siregar saat dikonfirmasi awak media, Jumat (10/1/2020).

Dalam kasus ini, Herry Jung diduga menyuap mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra sebesar Rp 6,04 miliar. Uang Rp 6,04 miliar merupakan bagian dari janji awal sebesar Rp 10 miliar. Pemberian suap dilakukan dengan cara membuat Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif dengan PT. MIM (Milades Indah Mandiri). Sehingga seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultasi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak sebesar Rp 10 miliar.

Fakta mengenai aliran suap dari GM Hyundai Engineering & Construction kepada Sunjaya itu telah mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan yang sebelumnya menjerat Sunjaya. Dalam persidangan terungkap uang itu dikucurkan oleh Herry Jung yang diserahkan secara bertahap melalui pihak perantara.

Uang itu disebut-sebut terlebih dahulu dikirimkan Herry Jung melalui rekening PT. Milades Indah Mandiri. Setelah dicairkan dari rekening PT. Milades Indah Mandiri, uang diserahkan ke Sunjaya melalui perantara.

Kasus yang menjerat Herry Jung merupakan pengembangan kasus dugaan suap dan gratifikasi serta pencucian uang yang menjerat Sunjaya. KPK menduga Sunjaya mencuci uang dari suap dan gratifikasi yang diterimanya selama menjabat sebagai Bupati Cirebon senilai sekitar Rp 51 miliar. Pencucian uang itu dilakukan dengan menyimpan di rekening atas nama orang lain serta membeli aset berupa tanah dan tujuh mobil. Salah satu suap yang diterima Sunjaya berasal dari kontraktor asal Korea, Hyundai Engineeering & Construction (HDEC) sebesar Rp 6,04 miliar. Suap ini terkait dengan proyek pembangunan PLTU Cirebon-2 dimana HDEC merupakan satu dari tiga kontraktor utama dalam pembangunan proyek PLTU yang dimulai pada tahun 2016 tersebut. (sp)

See Also

Benny Tjokro Ditahan Kejagung
Polda Metro Jaya Akan Periksa Siwi Pramugari Terkait Kasus Gundik
KPK Sita Dokumen Di Sidoarjo
MenKoPolhukam Akan Panggil Menteri BUMN Dan MenKeu
Komisioner KPU Pengganti Wahyu Setiawan
Wahyu Setiawan Resmi Mundur Dari KPU
KPK Geledah 3 Lokasi Di Sidoarjo
KPK Geledah Kantor Dinas PU Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
Polda Sumatera Utara Ungkap Pembunuh Hakim PN Medan
Polda Sumatera Utara Tangkap Pembunuh Hakim PN Medan
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Densus 88 Antiteror Bekuk Terduga Teroris Di Yogyakarta
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Polri Ringkus Terduga Teroris Di Papua
Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim
Polsek Senen Selidiki Penemuan Jenazah Pria Di Underpass Senen
Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi Di Polrestabes Medan
Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Panggil Direktur PT. Kani Jaya Sentosa
KPK Panggil Direktur Ritel PT. Sarinah (Persero)
KPK Akan Periksa Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Hari Ini
KPK Akan Periksa Istri Wali Kota Medan Hari Ini
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
KPK Cecar GM PT. Waskita Beton Precast Tbk. Terkait Kasus Korupsi Jembatan Waterfront City
KPK Tahan Mantan Ketua DPRD Tulungagung
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.090.469 Since: 07.04.14 | 0.6309 sec