YouTube Facebook Twitter RSS
29 Feb 2020, 0

Internasional

Rudal Tembak Pesawat Ukraina, Presiden Iran Tegaskan Siapapun Yang Lalai Harus Dihukum

Tuesday, 14 January 2020 | View : 39
Tags : Iran, Ukraina

siarjustisia.com-TEHERAN.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, menegaskan bahwa semua orang yang bertanggung jawab atas ditembak jatuhnya pesawat maskapai Ukraina, harus dihukum. Rouhani juga menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab itu.

"Bagi rakyat kita, sangat penting dalam insiden ini bahwa siapa saja yang bersalah atau lalai dalam tingkat apapun (harus menghadapi keadilan)," tegas Rouhani dalam pernyataan terbaru, seperti dilansir AFP, Selasa (14/1/2020).

"Siapa saja yang seharusnya dihukum, harus dihukum," ucapnya.

Pesawat maskapai Ukraine International Airlines yang mengudara dari Teheran ke Kiev, Ukriana ditembak jatuh rudal Iran sesaat usai lepas landas pada Rabu (8/1/2020) pekan lalu. Seluruh 176 penumpang dan awak, yang sebagian besar warga Iran dan warga Kanada keturunan Iran, tewas dalam insiden itu.

Setelah menyangkal selama beberapa hari, militer Iran akhirnya mengakui telah secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat jenis Boeing 737-800 itu. Rouhani menyebutnya sebagai 'human error'. Pengakuan itu disampaikan saat tekanan internasional memuncak terhadap Iran yang diserukan melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan.

Dalam pernyataan terbaru, Rouhani menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk menyelidiki dan mengadili insiden tersebut. "Otoritas kehakiman harus membentuk pengadilan khusus dengan hakim tingkat tinggi dan puluhan pakar. Ini bukan kasus biasa. Seluruh dunia akan melihat," cetusnya.

Rouhani menyebut insiden itu sebagai kesalahan 'menyakitkan dan tidak bisa dimaafkan'. Dia berjanji pemerintahannya akan menyelidiki insiden ini secara tuntas 'dengan segala cara'.

"Tanggung jawab dipikul oleh lebih dari satu orang," ucap Rouhani seperti dilansir Associated Press. "Ada yang lain juga dan saya ingin isu ini diungkapkan secara jujur," imbuhnya.

Cara otoritas Iran menangani insiden ini memicu kemarahan warga Iran sendiri. Ribuan warga menggelar aksi protes di Teheran dan berbagai kota untuk memprotes pemerintah, dengan seruan mundur disampaikan. (afp/ap)

See Also

2.009 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Polisi Singapura Bekuk Penipu Modus Jualan Masker Via Online
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
1.115 Orang Tewas Akibat Virus Corona
Denda Menyetir Sambil Menggunakan HP Di Australia Barat Naik
174 Orang Di Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Dua Pejabat Kesehatan Provinsi Hubei Dicopot
Jakrapanth Thomma, Penembak Maut Di Mal Bangkok
Kronologi Penembakan Massal Maut Di Mal Bangkok
Penembakan Massal Brutal Di Mal Bangkok
Warga Singapura Panik Borong Belanja
Pemerintah Singapura Naikkan Status Waspada Wabah Virus Corona
Singapura Siaga Wabah Virus Corona
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
61 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona
Raja Arab Saudi Dan Presiden China Bahas Virus Korona
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.287.346 Since: 07.04.14 | 0.7996 sec