YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2018, 0

Ekonomi

Franky Sibarani Resmi Jadi Kepala BKPM

Friday, 28 November 2014 | View : 1162

siarjustisia.com-SBN.

Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ telah menunjuk Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Franky Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Mahendra Siregar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Franky Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), akan menggantikan Kepala BKPM sebelumnya, Mahendra Siregar yang telah mengundurkan diri per 20 Oktober 2014 lalu. Layaknya Franky Sibarani, saat itu, pemilihan Mahendra Siregar juga ditunjuk langsung oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggantikan posisi Chatib Basri.

Bos Garuda Food tersebut, Franky Sibarani akhirnya resmi dilantik menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini.

Presiden Jokowi dan Franky Sibarani pun menandatangani Berita Acara Pengangkatan Bos Garuda Food tersebut sebagai Kepala BKPM.

Selain pelantikan Franky Sibarani, Presiden Jokowi juga akan melantik bersamaan dengan dua Kepala Lembaga Negara lainnya yakni politikus Partai Golongan Karya (Golkar) Nusron Wahid sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Kemudian Letjen TNI Purn. Sofian Effendi sebagai Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara.

Ketiganya dilantik oleh Presiden Joko Widodo sekitar pukul 16.30 WIB di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi mengaku akan membuat One Stop Shop dan One Stop Service di Indonesia yang dimana hal itu akan dialokasikan ke BKPM.

Komitmen ini ditujukan dalam rangka mempercepat proses perizinan bagi para pemegang modal untuk melakukan investasi di Indonesia.

Seusai pelantikan yang dihadiri Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK, Kamis (27/11/2014) di Istana Negara, Kepala BKPM Franky Sibarani menyatakan akan menyelesaikan kendala perizinan dan mendorong investor agar berinvestasi. "Karena itu, dalam tiga atau enam bulan ke depan perizinan akan dibenahi. Saya melihat juga Kementerian sudah fokus menyederhanakan," katanya.

Menurut Franky Sibarani, layanan perizinan harus lebih cepat, lebih sederhana, transparan, dan terintegrasi. Selain antar-Kementerian, integrasi layanan perizinan juga antara Pusat dan Daerah.

Seusai acara serah terima jabatan Kepala BKPM dari pejabat lama Mahendra Siregar, Franky Sibarani menambahkan penyederhanaan dan pengintegrasian perizinan sebenarnya tidak sulit. Secara teknis, One Stop Service atau layanan satu atap nasional tetap ditangani BKPM.

"Dalam meningkatkan daya saing, salah satu yang perlu dibenahi adalah proses perizinan," papar Franky Sibarani. "Tinggal bagaimana sekarang mewujudkannya," pungkas Franky Sibarani.

Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani, S.E., M.Si. menilai, penunjukan Franky Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan latar belakang sebagai pengusaha adalah langkah yang baik. "Ya dia kan pengusaha, mestinya kalau pengusaha dikasih kewenangan untuk itu bisa lebih bagus," kata alumnus S2 Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial (FISIP) Administrasi Niaga Universitas Indonesia Jakarta pada tahun 1995 itu, ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2014).

Apalagi menurut Ketua Jurusan Manajemen Universitas Paramadina sejak Juni 2002 hingga sekarang ini, Aviliani, Franky Sibarani yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) banyak bersinggungan dengan buruh dan pengusaha. Itu menjadi pertimbangan untuk mengurus investor-investor yang berminat membenamkan investasinya di Indonesia. "Di Apindo banyak berkaitan dengan buruh, berkaitan dengan pengusaha Saya rasa kita tidak lihat itu sebagai sesuatu yang jelek," tukas peneliti Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Namun ekonom INDEF ini mengingatkan tugas Franky Sibarani ke depannya tidaklah mudah karena harus bekerja sama dengan semua Kementerian yang memberi izin meskipun saat ini Pemerintah menetapkan BKPM sebagai Single Window untuk masalah perizinan (One Stop Service). “Cuma problemnya BKPM ini kan men-deliver izin-izin di Kementerian, jadi dia harus bekerja berat untuk mencari berbagai aturan yang ada di daerah, harus konsolidasi," cetus alumnus S1 Fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Atmajaya Jakarta pada tahun 1985. (jos)

See Also

Sinergitas Babinsa 13/Karangawen Dengan PPL Saat Dampingi Petani Tanam Kedelai
Danramil 01/Demak Kota Hadiri Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Bersama Warga Bahu Membahu Buat Sumur Penampungan Air
Babinsa 03/Wonosalam Himbau Petani Untuk Segera Persiapkan Lahan Pertanian
Babinsa 01/Demak Kota Turun Langsung Ke Sawah Tebar Benih Padi
Finishing Pembuatan Jalan Beton TMMD Sengkuyung III Tahun 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Petani Tanam Padi Dengan Sistem Gogorancah MT1
Menjalin Keharmonisan, Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa
Babinsa Turun Ke Sawah Bantu Petani Siapkan Lahan Pertanian
Anggota Saka Wira Kartika Ikut Bantu Satgas TMMD Bangun Jalan
Babinsa Koramil 10/Guntur Bergotong Royong Bantu Rehab Rumah Warga
Babinsa 12/Mranggen Bantu Panen Padi Perdana
Bursa Asia Melemah
The Fed Naikkan Suku Bunga
Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.962.621 Since: 07.04.14 | 0.5963 sec