YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Hukum

Kalapas Sukamiskin Benarkan Vonis Bebas Terpidana Pembunuh Munir

siarjustisia.com-BANDUNG.

Terpidana kasus pembunuhan aktivis Hak Azasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Prijanto menerima Pembebasan Bersyarat (PB) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Jumat (28/11/2014).

Pembebasan bersyarat itu diterima Pollycarpus Budihari Prijanto setelah dia menjalani 8 tahun dari 14 tahun masa hukumannya.

Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin  Bandung, Marselina Budiningsih membenarkan pembebasan bersyarat Pollycarpus Budihari Prijanto tersebut. "Tapi, malam ini yang bersangkutan (Pollycarpus) masih di dalam LP," ungkap Marselina Budiningsih saat dihubungi melalui telepon, Jumat (28/11/2014) malam.

Menurut Marselina Budiningsih, Pollycarpus Budihari Prijanto memenuhi syarat untuk mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB).

Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin  Bandung, Marselina Budiningsih, mengungkapkan, pemberian Pembebasan Bersyarat (PB) untuk mantan pilot Garuda Indonesia itu karena dia menunjukan perilaku cukup baik selama menjadi narapidana. "Perilakunya baik dan tidak pernah aneh-aneh," terang Marselina Budiningsih saat dihubungi wartawan, Jumat (28/11/2014) malam.

Selain selama ini berkelakuan baik, dia juga sudah menjalani masa pidana selama lebih dari dua pertiga hukuman yang dijatuhkan.

Ditanya soal status PB yang diterima oleh Pollycarpus Budihari Prijanto, Marselina Budiningsih menjelaskan bahwa pengajuan PB tersebut sebenarnya sudah cukup lama. "Harusnya dapat (PB) sudah lama banget," ujarnya.

Namun karena harus melalui proses administrasi dan penilaian perilaku, PB tersebut baru diberikan sekarang. "Ini sebenarnya sudah terlambat," bebernya.

Ditanya berapa lama sebenarnya Pollycarpus Budihari Prijanto sudah menjalani pidana, Marselina Budiningsih tidak menjawab. Demikian pula ketika ditanya total remisi atau pengurangan yang diterima Pollycarpus Budihari Prijanto. "Saya sudah membuat laporan detail ke Ditjen Pemasyarakatan. Nanti dijelaskan Ditjenpas," tukas Marselina Budiningsih. (jos/tri)

See Also

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.877 Since: 07.04.14 | 0.5973 sec