YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Nusantara

Rekaman Skenario Pemilihan Aburizal Bakrie Akan Dilaporkan Ke Kemenkumham

siarjustisia.com-JAKARTA.

Rekaman suara yang beredar diduga Ketua Steering Committe Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX Partai Golkar Nurdin Halid, mendapat kritikan dari anggota Tim Penyelamat Partai Golkar.

Diberitakan sebelumnya, rekaman suara yang beredar diduga Nurdin Halid tengah membuat skenario kemenangan Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical bersama beberapa pimpinan Golkar tingkat provinsi. Panjang rekaman itu diambil dalam sebuah rapat tertutup yang digelar di Nusa Dua, Kabupaten Badung, provinsi Bali pada hari Sabtu (29/11/2014).

Tim Penyelamat Partai Golongan Karya (Golkar) akan melaporkan rekaman yang diduga suara Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah nasional (Munas) ke-IX Partai Golkar di Nusa Dua, provinsi Bali, Nurdin Halid, kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) sebagai bukti adanya skenario politik yang melanggar AD/ART partai beringin.

Anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.Ip., M.Si. akan melaporkan dugaan kecurangan yang terjadi di Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM).

Menurut Agun Gunandjar Sudarsa, rekaman rapat tertutup yang dipimpin Ketua Steering Committee Munas IX Nurdin Halid dapat menjadi bukti adanya skenario kecurangan di Munas.

“Kepada seluruh anggota dan kader Golkar untuk tenang, Presidium Tim Penyelamat yang sudah terbentuk akan melaporkannya kepada Kemenkumham sebagai bukti kejahatan skenario politik, yang melanggar AD/ART partai," kata anggota Tim Penyelamat Partai Agun Gunandjar Sudarsa, melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Sebelumnya beredar rekaman yang diduga suara Nurdin Halid, yang mengarahkan atau membuat skenario pemenangan Aburizal Bakrie alias Ical dalam Munas.

Mantan anggota DPR RI dari utusan Kabupaten Ciamis pada tahun 1997 tersebut, Agun Gunandjar Sudarsa menjelaskan, sejak awal, dia menengarai ada skenario curang di Munas IX yang ditujukan untuk memenangkan Aburizal Bakrie alias Ical sebagai Ketua Umum secara aklamasi.

Dengan beredarnya rekaman suara yang diduga Nurdin Halid, Agun Gunandjar Sudarsa merasa yakin bahwa Munas IX tidak berjalan demokratis dan penuh intimidasi.

Mantan anggota DPR RI periode 1999-2004, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan dirinya sejak awal telah menduga adanya skenario sistemik pemenangan Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical yang diindikasikan oleh beragam kegiatan loyalis Aburizal Bakrie alias Ical.

Menurut Agun Gunandjar Sudarsa yang pada Pemilu 2009 mendapat nomor urut 4 Caleg Partai Golkar di daerah pemilihan Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Kuningan menjadi pendulung suara terbanyak di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X itu, skenario kecurangan untuk memenangkan Aburizal Bakrie alias Ical sudah dimulai jauh sebelum Munas IX berlangsung.

Kegiatan itu antara lain semuanya dimulai dengan forum rapat konsultasi nasional yang digelar di Bandung, lalu berlanjut ke Rapimnas VII di Yogyakarta yang diawali juga dengan pertemuan di Bali pada 29 November 2014, konsolidasi DPD I di sebuah Hotel di Jakarta, hingga Munas Bali yang terkesan dipaksakan.

"Lalu, pengambilan keputusan yang dipaksakan dalam setiap forum Munas, bahwa itu semua terbukti adanya skenario jahat merampas kedaulatan partai," tukasnya.

"Semua bukti adanya skenario jahat merampas kedaulatan partai yang ada di tangan anggota, dan merampas kedaulatan pengurus DPP sebagai pelaksana tertinggi yang bersifat kolektif," beber Ketua Komisi II DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa melalui pernyataan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (2/12/2014).

Agun Gunandjar Sudarsa yang pada tahun 2004 terpilih kembali menjadi anggota DPR RI dalam Pemilu pilihan langsung oleh rakyat dengan mendapatkan 105 ribu suara, sekaligus mendapat predikat sebagai pemenang suara terbanyak di daerah pemilihan Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Kuningan menyatakan penunjukan Nurdin Halid dan Fredy Latumahina selaku panitia munas juga merupakan bagian upaya merampok hak peserta.

Rekaman yang diduga berisi pemaparan Nurdin Halid bersama beberapa pimpinan Partai Golkar tingkat provinsi beredar di kalangan wartawan yang tengah meliput Munas IX Partai Golkar di Bali. Dalam rekaman itu, ada pemaparan tentang skenario kemenangan Aburizal Bakrie alias Ical. Panjang rekaman itu 122 menit 57 detik.

Mantan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (PP-AMPG) Yorrys Raweyai mengatakan hal semacam itu dianggap sudah biasa dilakukan oleh kubu yang berseberangan dengan mereka. "Menurut mereka (Kelompok Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie) itu hal yang biasa, karena mereka itu hidup dengan model-model rekayasa begitu," ungkap mantan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorrys Raweyai saat dihubungi, Selasa (2/12/2014).

Mantan Ketua Korbid Kepemudaan DPP Golkar, Yorrys Raweyai mengaku baru mendengar kabar itu dari salinan rekaman yang tertulis dalam pemberitaan di media massa. Kendati demikian, ia mengaku tak terkejut karena dia tahu cara-cara permainan yang dilakukan kubu Aburizal Bakrie. "Jujur saya belum dengar rekaman itu, tetapi saya sih enggak kaget. Saya tahu cara-cara itu, karena saya tahu pola-pola mereka itu. Itulah mengapa kami melakukan perlawanan kan," bebernya.

Sementara itu terkait rekaman yang diduga berisi suara Nurdin Halid, yang bersangkutan membantah telah mengarahkan pemenangan Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical.

Ketika dikonfirmasi mengenai rekaman itu, Nurdin Halid mengelak berkomentar. Nurdin Halid mengaku mau mendengarkan dulu rekaman yang beredar tersebut. Nurdin Halid membenarkan bahwa dirinya mengadakan rapat dengan DPD I di Nusa Dua pada Sabtu (29/11/2014). Menurut Nurdin Halid, rapat seperti itu merupakan hal biasa.

Saat ini, Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical hampir dipastikan menang secara aklamasi setelah dua calon ketua umum, yakni Mohamad Suleman (M.S.) Hidayat dan Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., keluar dari persaingan. Adapun calon lain, seperti Agung Laksono, Zainuddin Amali, dan Agus Gumiwang, menolak pelaksanaan Munas Bali dan akan mengelar Munas tandingan pada Januari 2015 mendatang.

Untuk menang aklamasi, calon harus mendapatkan dukungan 50 persen plus satu dari peserta Munas yang memiliki suara sah, yakni DPD I dan II, serta ormas dan sayap Golkar. Aklamasi juga dapat dilakukan jika ada calon tunggal mendapat dukungan dari 30 persen pemilik suara sah. (jos)

See Also

Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.782.057 Since: 07.04.14 | 0.6551 sec