YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Hukum

Pembunuh Ade Sara Tak Terima Disebut Pembunuhan Berencana

siarjustisia.com-JAKARTA.
Sidang dakwaan yang menjadi sidang perdana dalam kasus pembunuhan secara sadis terhadap Ade Sara Angelina Suroto (18 tahun) yang dilakukan oleh dua sejoli yakni Muhammad alias Ahmad Imam Al-Hafitd alias Hafiz (19) dan Assyifa Ramadhani Anggraini alias Syifa (18) ini digelar pada Agustus 2014 silam.

Tidak tanggung-tanggung, Jaksa Penuntut Umum Aji Susanto memberikan dakwaan dengan tiga pasal berlapis. Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa Ramadhani Anggraini juga didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana sebagai dakwaan primer.

Jenis pembunuhan yang dikategorikan sebagai pembunuhan berencana ini mendapat sanggahan keras dari kedua tim penasihat hukum Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa Ramadhani Anggraini. Pengacara Assyifa Ramadhani Anggraini, Syafri Noer, beranggapan pasal yang dikenakan dalam dakwaan primer, yaitu Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, tidak tepat.

Menurut advokat Syafri Noer, pasal yang seharusnya menjadi dakwaan primer adalah Pasal 353 KUHP. "Seharusnya yang dijadikan primer adalah Pasal 353. Bukan malah jadi lebih subsider," tegas pengacara Syafri Noer di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2014).

Pasal 353 KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian seperti yang dimaksud advokat Syafri Noer juga masuk dalam isi dakwaan kedua terdakwa. Namun, bukan sebagai dakwaan primer atau subsider, melainkan menjadi dakwaan lebih subsider.

Begitu pun pengacara Ahmad Imam Al-Hafitd yang juga menganggap penggunaan Pasal 340 dalam dakwaan primer tidak tepat. Penasihat hukum Ahmad Imam Al-Hafidt mengajukan eksepsi atas hal itu. Hal itu pulalah yang terus-terusan diperjuangkan oleh tim pengacara Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa Ramadhani Anggraini, membebaskan kliennya dari hukuman seumur hidup.

Beragam upaya seperti eksepsi dan pleidoi telah pengacara-pengacara tersebut lakukan untuk membela masing-masing terdakwa.

Namun, segala bentuk perbuatan harus dipertanggungjawabkan. Sidang kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto pun sudah digelar lebih kurang empat bulan.

Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa Ramadhani Anggraini telah mendengar vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim pada sidang putusan hari ini, Selasa (9/12/2014). Vonis sejoli terdakwa pembunuh Ade Sara Angelina Suroto ini ditentukan dalam persidangan terpisah di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2014) siang. Majelis Hakim terdiri dari Ketua Hakim Absoro, Hakim Diah Siti Basariah sebagai anggota, dan Suko Priyo Widodo sebagai anggota.

Majelis Hakim menjatuhkan hukuman selama 20 tahun bagi sejoli pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto ini. "Menyatakan terdakwa Assyifa Ramadhani telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pembunuhan berencana dan menjatuhkan pidana selama 20 tahun," kata Ketua Majelis Hakim Absoro di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2014).

Hukuman itu lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum Toton Rasyid dan Aji Susanto yang menuntut  kedua sejoli hukuman seumur hidup. (jos)

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.143 Since: 07.04.14 | 0.6161 sec