YouTube Facebook Twitter RSS
21 Oct 2018, 0

Internasional

Kronologi Tragedi Penyanderaan Di Sydney

Monday, 15 December 2014 | View : 856

siarjustisia.com-SYDNEY.

Negeri Kanguru, Australia sudah sejak lama dibidik untuk dijadikan lokasi serangan teror oleh kelompok militan. Oleh sebab itu, sejak beberapa bulan lalu, Pemerintah Australia getol merazia di beberapa negara bagian, termasuk Sydney.

Namun, tidak ada yang menduga pelaku akan menyandera korban di sebuah lokasi di pusat Kota Sydney, negara bagian New South Wales (NSW).

Harian Daily Telegraph, Senin (15/12/2014), melansir kendati beberapa jam sebelumnya terdapat penangkapan terhadap seorang pria yang diduga terkait Kelompok militan dari kelompok jihad radikal, The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), diterjemahkan sebagai the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) or the Islamic State of Iraq and al-Sham atau gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), namun masih belum dipastikan apakah hal tersebut berkaitan.

Berikut kronologi kejadian penyanderaan itu yang diperoleh dari Daily Telegraph Australia:

Pukul 09.30-09.45: Seorang wanita diketahui melaporkan seorang pria yang mencurigakan. Pria tersebut membawa sebuah tas dengan senjata di dalamnya dan berjalan menuju ke Kafe Lindt Chocolat.

Pukul 09.45: Polisi menerima panggilan pertama mengenai pria bersenjata yang berada di sebuah kafe di Gedung Martin Place.

Drama penyanderaan dimulai pada hari Senin (15/12/2014) pagi, sekitar pukul 09.45 waktu setempat, ketika seorang bersenjata masuk kedalam Lindt Cafe Chocolat, di tengah kota Sydney. Seorang bersenjata tersebut menyandera belasan orang yang berada di dalamnya.

Pukul 09.50: Berita pertama muncul mengenai keberadaan pria bersenjata di dalam sebuah kafe.

Hanya berselang 15 menit setelah laporan sampai ke polisi, aparat keamanan tiba di kawasan Martin Place dan mengepung Lindt Cafe Chocolat.

Pukul 09.45-10.00: Polisi mulai berdatangan dan terlihat berada di sekitar Gedung Martin Place. Mereka menurunkan berbagai unit, termasuk taktis strategi, sebab diperoleh informasi, pelaku terkait jaringan kelompok teroris.

Pukul 10.00: Gedung Martin Place dikosongkan, termasuk kantor Stasiun Berita Channel 7. Publik dilarang berada di sekitar area. Sementara stasiun kereta api ditutup.

Pukul 10.00 : Laporan menyebut terdapat sekitar 13 sandera dan dua pria bersenjata yang berada di dalam kafe. Beberapa sandera terlihat dipaksa untuk membentangkan bendera bertuliskan huruf Arab. Sementara sandera lain terlihat mengangkat tangan di atas kepala.

Pukul 11.00: Semua bus yang menempuh rute ke arah Circular Quay dihentikan di Taman Hyde. Sementara layanan bus dialihkan ke lokasi lain.

Pukul 11.30: Perdana Menteri Tony Abbott mengeluarkan pernyataan berisi tawaran kepada Menteri Besar negara bagian New South Wales, Mike Baird, semua bantuan yang dibutuhkan.

Pukul 11.45: Menteri Besar NSW, Mike Baird mengeluarkan pernyataan berisi rasa duka dan doa bagi anggota keluarga yang kini tengah disandera di Gedung Martin Place. Polisi NSW yang terlatih tengah menangani situasi tersebut.

Pukul 11.50: Polisi mengeluarkan sebuah pernyataan yang meminta publik untuk tetap tenang dan mengingatkan mereka bahwa polisi tengah menangani situasi tersebut. (telegraph)

See Also

Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.795.312 Since: 07.04.14 | 0.6171 sec