YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jun 2019, 0

Nusantara

4 Warga Di Kepulauan Sangihe Tertimbun Tanah Longsor

Sunday, 21 December 2014 | View : 1173

siarjustisia.com-TAHUNA.

Musibah banjir disertai longsor menerjang permukiman warga di Kepulauan Sangihe, provinsi Sulawesi Utara. Di provinsi Sulawesi Utara, empat orang warga Kampung Lesabe, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, tertimbun longsor pada Jumat (19/12/2014) malam. Empat orang warga Kampung Lesabe, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe yang tertimbun tanah longsor, hingga Sabtu (20/12/2014) sore belum ditemukan. Empat orang warga yang tertimbun longsor belum berhasil dievakuasi oleh Tim SAR. Empat korban yang tertimbun longsor di Kepulauan Sangihe tersebut masih dicari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe, Welly Kumentas, Sabtu (20/12/2014), di Manado mengatakan longsor menimbun empat warga di wilayah perbukitan Kampung Lesabe saat hujan deras mengguyur wilayah Sangihe. Hujan disertai angin kencang terjadi sejak Jumat (19/12/2014) pukul 08.00 tanpa henti hingga malam hari.

Empat korban tertimbun longsor itu adalah Naftali Makapedua (23) dan istrinya, Suryani Masambe (21); Elen Derek (45); dan Jein Managa (24).

Hingga kini, kondisi keempatnya belum diketahui karena masih dalam pencarian.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sangihe, Rentje Tamboto, proses pencarian korban terhalang belum bisa masuknya peralatan berat ke lokasi, akibat jalan ikut terputus oleh timbunan tanah longsor maupun badan jalan yang ikut ambles.

"Akses ke lokasi masih sangat terbatas, makanya proses pencarian masih pakai peralatan sederhana," katanya.

Bupati Sangihe, H.R. Makagansa bersama Kapolres, Dandim dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Kepulauan Sangihe, Sabtu (20/12/2014) pagi, langsung terjun ke beberapa lokasi bencana banjir dan tanah longsor, termasuk di kampung Lesabe, yang ada korban jiwa itu.

"Pak Bupati bersama Muspida tadi pagi turun tinjau lokasi musibah banjir dan longsor," beber Rentje Tamboto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/12/2014) kemarin.

Kepala BPBD Kabupaten Sangihe, Rentje Tamboto mengatakan upaya evakuasi yang dilakukan regu penolong gagal karena medan bencana yang berada di perbukitan.

Di samping itu, peralatan pencarian sangat minim. “Regu penolong hanya bermodalkan cangkul dan sekop,” katanya.

Untuk membantu evakuasi korban yang masih hilang itu, pihaknya sudah meminta bantuan pihak SAR Manado dan BPBD Sulut.

Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (21/12/2014) dengan kendaraan berat eskavator yang didatangkan dari Tahuna, Ibu Kota Kabupaten Sangihe. “Sesuai informasi, Tim SAR dan BPBD Sulut akan tiba besok Minggu (21/12/2014). Sementara itu, untuk pembukaan akses jalan yang tertutup longsor oleh Dinas PU belum semuanya terbuka, karena terbentur oleh kurangnya alat berat," tutur Rentje Tamboto.

Longsor terjadi di 25 titik pada sebagian wilayah Sangihe, yakni Manganitu, Tabukan Tengah, dan Tabukan Selatan.

Di Kecamatan Manganitu terdapat enam titik longsor dan di Kecamatan Tabukan Tengah delapan titik longsor.

Hujan deras yang melanda Kabupaten Sangihe selama 12 jam juga membuat banjir di sejumlah wilayah kota Tahuna dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Banjir itu memacetkan arus lalu lintas kota tersebut.

Banjir juga menerjang permukiman padat penduduk di Kelurahan Apeng Sembeka, Soatalara, dan Tona.

Akibat banjir, ratusan rumah di Kelurahan Soataloara, Apeng Sembeka dan Sawang Bendar, Kota Tahuna, serta di Kampung Taloarane, Kecamatan Manganitu dan Kampung Laine, Kecamatan Manganitu Selatan, sempat terendam.

Sedangkan akibat longsor, akses dari Kota Tahuna ke Kecamatan Manganitu serta ke Kecamatan Naha, dan dari Kecamatan Tabukan Tengah ke Kecamatan Tabukan Selatan, terputus.

Bencana Banjir dan tanah longsor itu ikut memporak poranda empat rumah warga di Kampung Lesabe, serta beberapa rumah lainnya di wilayah Manganitu.

Warga sempat panik ketika air memasuki rumah. Sistem drainase di kota Tahuna yang buruk membuat air cepat menggenang. Padahal, letak kota Tahuna dekat dengan bibir pantai. “Warga yang rumahnya rusak parah kini mengungsi sementara di rumah kerabat mereka. Untuk menjamin kesehatan korban, kami sudah minta bantuan Dinas Kesehatan yang sekarang sudah di lokasi bencana,"  jelas Rentje Tamboto.

See Also

Cegah Gangguan Hama Burung, Babinsa Brumbung Bantu Petani Pasang Jaring
Jalin Silaturahmi, Babinsa Pundenarum Sholat Tarwih Bersama Warga Di Desa Binaan
Danramil 09/Karangtengah Hadiri Pembukaan Pasar Murah
Dandim 0716/Demak Hadiri Buka Puasa Dan Silaturahmi Bersama Ulama Umaro
Berikan Kultum, Dandim 0716/Demak Ajak Masyarakat Tetap Jaga Tali Silaturahmi
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional
Cuaca Buruk, 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat Darurat Di Lanud Sultan Iskandar Muda
Pekalongan Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Kemacetan
Momen Kebersamaan Kodim 0716/Demak Dan Polres Demak Berbagi Takjil Di Bulan Puasa
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Terbakar Di Demak
Babinsa Koramil 06/Wedung Rujuk Pasien Gangguan Jiwa Ke Semarang
Wiranto Menyesal Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Partai Hanura
Jumlah Petugas KPPS Wafat Bertambah Jadi 318
Ombudsman Sebut Wafatnya Petugas KPPS, Kesalahan Kolektif
22 Polri Gugur Saat Pengamanan Pilpres & Pileg 2019
72 Orang Panwaslu Wafat Di Pilpres & Pileg 2019
Ratusan Santri MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah Ikuti Pembekalan
KPU Sebut Petugas KPPS Yang Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang
Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.991.855 Since: 07.04.14 | 0.6416 sec