YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2018, 0

Nusantara

Harapan Jemaat GKI Yasmin Ke Presiden Jokowi, Facebooker Kirim Pohon Natal Origami

Thursday, 25 December 2014 | View : 553

siarjustisia.com-JAKARTA.

Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi melakukan ibadah Misa Natal secara sederhana di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/12/2014).

Meski hanya berbekal payung dan alas berupa spanduk, para jemaat khidmat beribadah.

Meski di bawah terik matahari peribadatan berlangsung khusyuk dan khidmat. Terik matahari tak menyurutkan mereka menyiapkan dekorasi Natal.

Tampak pula gelas-gelas anggur yang diletakkan di sebuah meja sebagai bentuk ritual perjamuan Kudus serta sebuah pohon Natal yang terbuat dari 3.000 kertas origami berbentuk burung. Lilin-lilin dalam kaca menambah dekorasi perayaan Natal sederhana tersebut.

Sebuah pohon Natal yang terbuat dari kumpulan origami mengiringi peribadatan. Sebuah replika pohon Natal yang terbuat dari susunan burung-burung kertas origami pun menghiasi lokasi ibadah. Sebuah replika pohon natal yang terbuat dari susunan burung-burung kertas origami tampak dipajang di area peribadahan. Pohon Natal ini berangka kayu dengan tinggi 2 meter. "Pohon Natal itu diisi origami Jepang yang menggambarkan harapan kami agar Indonesia bisa jadi rumah bersama bagi semua umat beragama dan bisa beribadah dengan aman dan bebas," ungkap Juru Bicara GKI Yasmin Bona Sigalingging di lokasi, Kamis (25/12/2014).

GKI Yasmin menggalang dukungan dengan mengajak siapa pun membuat origami melalui laman Facebook 'Peduli Yasmin'. Tanggapan dan partisipasi yang didapat pun cukup banyak. Dalam waktu yang terbilang tidak terlalu lama, kiriman burung origami mencapai 3.000 buah. Namun, untuk rangkaian pohon Natal ini membutuhkan 1.500 origami.

Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging membeberkan, awalnya pihak GKI Yasmin menggalang dukungan dengan mengajak siapapun membuat origami, melalui laman Facebook 'Peduli Yasmin'. Ternyata tanggapan yang diterima cukup banyak. Hingga kiriman burung origami mencapai 3.000 buah. Hanya saja yang bisa ditempelkan menjadi pohon Natal berangka kayu setinggi 2 meter cuma 1.500 origami. "Banyak orang-orang bahkan lintas iman juga mengirimkan origami, semua satu harapan agar jemaat GKI Yasmin dan HKBP bisa beribadah di Gereja," jelas Bona Sigalingging.

"Origami ini juga ditujukan kepada Pak Jokowi. Kalau bukan kepada Pak Jokowi kepada siapa lagi kami berharap," tambah Bona Sigalingging.

Ratusan jemaat terpantau melakukan ibadah Natal kali ini. Jemaat kedua Gereja tersebut menggunakan spanduk sebagai alas untuk duduk dan payung untuk menahan panasnya sinar matahari.

Ada 5 pendeta yang memimpin Misa Natal itu, yakni ‎Pendeta Edwin Lubis, Pdt. Joas Adi Prasetyo, Pdt. Deppatala Paina, Pdt. Dapot Siregar, dan Pdt. Sonny Dandel. Kelima Pendeta tersebut secara bergiliran melakukan khotbah Natal.

Ibadah Natal kali ini merupakan perayaan Natal kali ketiganya sejak tahun 2012 lalu. Jemaat kedua Gereja itu memilih melakukannya di depan Istana lantaran tak ada lagi tempat yang aman bagi jemaat kedua Gereja tersebut menjalani ibadah ini.

Ibadah di depan Istana Negara ini sekaligus menyindir Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) potret nyata masih adanya intoleransi agama dan ketidakpedulian Negara kepada rakyatnya.

Sebab, Kamis (25/12/2014) pagi tadi, perayaan Natal khidmat yang dilakukan jemaah GKI Yasmin, Bogor harus terganggu lantaran adanya sekelompok masyarakat bersama Satpol PP Kota Bogor yang berusaha menghalangi kegiatan ibadah Natal jemaat GKI Yasmin Bogor.

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.962.594 Since: 07.04.14 | 0.6914 sec