YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Jemaat GKI Yasmin Dan HKBP Filadelfia Terpaksa Ibadah Di Sekitaran Monas

Thursday, 25 December 2014 | View : 669

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kejadian ini terus berulang. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi tak bisa menjalankan ibadah Natal di Gerejanya masing-masing.

Jemaat kedua Gereja tersebut merasa terusir. Dari sengketa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) berujung pada penyegelan rumah ibadah jemaat dua Gereja itu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Belum ada solusi untuk sengketa yang berkepanjangan ini.

Maka, puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia terpaksa beribadah natal di Monumen Nasional (Monas). Jemaat kedua Gereja ini terpaksa beribadah di sekitaran Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014). Jemaat kedua Gereja ini menjalankan ibadahnya tepat di depan Istana Negara, Jakarta. “Kami terpaksa beribadah Natal disini, dua gereja ya GKI Yasmin dan Gereja Filadelfia, karena dua Gereja di Bogor dan Bekasi tersebut disegel secara illegal oleh masing-masing Kepala Daerah,” ungkap Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging saat ditemui awak media di kawasan Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014).

Juru Bicara GKI Yasmin ini, Bona Sigalingging mengatakan jemaat dua Gereja itu merasa terusir. Padahal, sebagai umat, mereka wajib menjalankan ibadah di hari raya Natal. Sebenarnya, papar dia, tadi pagi jemaat GKI Yasmin sempat mencoba melaksanakan ibadah misa Natal di Gereja milik mereka, Bogor. Bona Sigalingging menyebut Gerejanya yang sah.

Tapi upaya percobaan tersebut gagal. Jemaat GKI Yasmin diusir oleh Satpol PP Bogor dan orang-orang yang Bona Sigalingging sebut kelompok intoleran.

"Kami mencoba beribadah di dalam Gereja, tetapi dilarang dan diusir oleh kelompok intoleran. Sehingga kami tidak bisa beribadah di Gereja sendiri," tutur Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging, ditemui di seberang Istana Negara.

Setelah berdiskusi, akhirnya mereka melakukan kewajibannya di Monas, sejak tadi pagi hingga sore.

Tempat itu dipilih agar menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Istana Kepresidenan. "Kami berharap pada Pak Jokowi, beliau itu Presiden baru dan saya kira rekam jejak beliau itu harusnya menunjukkan bahwa beliau punya perhatian terhadap penegakan konstitusi,” sambung Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging menambahkan pelaksanaan ibadah di seberang Istana Negara juga dilakukan sebagai maksud untuk mengetuk pintu hati Pemerintah supaya bisa memberikan bantuan agar dapat beribadah di Gereja sendiri. “Saya berharap Presiden Joko Widodo dapat menegakkan UUD 1945 dan Pancasila. Dia mencari solusi dan jalan keluar supaya kami bisa beribadah di Gereja kami,” imbuh Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging juga berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya bisa menghentikan diskriminasi agama. "Kasus GKI Yasmin ini, sejak 2008. Padahal di Bekasi dan di Bogor kasusnya sudah dimenangkan di pengadilan. Tapi, pendirian rumah ibadah ini masalah Wali Kota atau Bupatinya," urai Bona Sigalingging.

Sebelumnya, setiap dua minggu sekali, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melangsungkan ibadah di depan Istana Negara. Sedangkan ibadah di hari Natal 2014 ini, sudah ke-80 kalinya dilangsungkan di depan kantor Presiden tersebut. Jemaat Gereja itu kemudian menjalankan ibadah di jalan dan di tempat lain. Tapi selalu terintimidasi.

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.301 Since: 07.04.14 | 0.6596 sec