YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Nusantara

Jemaat GKI Yasmin Dan HKBP Filadelfia Terpaksa Ibadah Di Sekitaran Monas

Thursday, 25 December 2014 | View : 687

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kejadian ini terus berulang. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi tak bisa menjalankan ibadah Natal di Gerejanya masing-masing.

Jemaat kedua Gereja tersebut merasa terusir. Dari sengketa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) berujung pada penyegelan rumah ibadah jemaat dua Gereja itu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Belum ada solusi untuk sengketa yang berkepanjangan ini.

Maka, puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia terpaksa beribadah natal di Monumen Nasional (Monas). Jemaat kedua Gereja ini terpaksa beribadah di sekitaran Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014). Jemaat kedua Gereja ini menjalankan ibadahnya tepat di depan Istana Negara, Jakarta. “Kami terpaksa beribadah Natal disini, dua gereja ya GKI Yasmin dan Gereja Filadelfia, karena dua Gereja di Bogor dan Bekasi tersebut disegel secara illegal oleh masing-masing Kepala Daerah,” ungkap Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging saat ditemui awak media di kawasan Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014).

Juru Bicara GKI Yasmin ini, Bona Sigalingging mengatakan jemaat dua Gereja itu merasa terusir. Padahal, sebagai umat, mereka wajib menjalankan ibadah di hari raya Natal. Sebenarnya, papar dia, tadi pagi jemaat GKI Yasmin sempat mencoba melaksanakan ibadah misa Natal di Gereja milik mereka, Bogor. Bona Sigalingging menyebut Gerejanya yang sah.

Tapi upaya percobaan tersebut gagal. Jemaat GKI Yasmin diusir oleh Satpol PP Bogor dan orang-orang yang Bona Sigalingging sebut kelompok intoleran.

"Kami mencoba beribadah di dalam Gereja, tetapi dilarang dan diusir oleh kelompok intoleran. Sehingga kami tidak bisa beribadah di Gereja sendiri," tutur Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging, ditemui di seberang Istana Negara.

Setelah berdiskusi, akhirnya mereka melakukan kewajibannya di Monas, sejak tadi pagi hingga sore.

Tempat itu dipilih agar menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Istana Kepresidenan. "Kami berharap pada Pak Jokowi, beliau itu Presiden baru dan saya kira rekam jejak beliau itu harusnya menunjukkan bahwa beliau punya perhatian terhadap penegakan konstitusi,” sambung Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging menambahkan pelaksanaan ibadah di seberang Istana Negara juga dilakukan sebagai maksud untuk mengetuk pintu hati Pemerintah supaya bisa memberikan bantuan agar dapat beribadah di Gereja sendiri. “Saya berharap Presiden Joko Widodo dapat menegakkan UUD 1945 dan Pancasila. Dia mencari solusi dan jalan keluar supaya kami bisa beribadah di Gereja kami,” imbuh Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging juga berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya bisa menghentikan diskriminasi agama. "Kasus GKI Yasmin ini, sejak 2008. Padahal di Bekasi dan di Bogor kasusnya sudah dimenangkan di pengadilan. Tapi, pendirian rumah ibadah ini masalah Wali Kota atau Bupatinya," urai Bona Sigalingging.

Sebelumnya, setiap dua minggu sekali, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melangsungkan ibadah di depan Istana Negara. Sedangkan ibadah di hari Natal 2014 ini, sudah ke-80 kalinya dilangsungkan di depan kantor Presiden tersebut. Jemaat Gereja itu kemudian menjalankan ibadah di jalan dan di tempat lain. Tapi selalu terintimidasi.

See Also

Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
Piket Koramil 13/Karangawen Aktif Patroli Malam Bersama Polsek Guna Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019
Bermodal Tekad, Babinsa 02/Bonang Ajak Generasi Muda Binaannya Untuk Gemar Membaca
Babinsa 12/Mranggen Berikan Himbauan Kepada Siswa Yang Kedapatan Bolos Saat Jam Pelajaran
Melalui Jam Komandan, Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas TNI Dalam Pemilu
Gotong Royong Babinsa 12/Mranggen Dan Masyarakat Atasi Banjir Di Banyumeneng
Jumlah Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Capai 437 Orang
Dampingi Kegiatan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian Babinsa 11/Sayung Terhadap Kesehatan Masyarakat
Babinsa 12/Mranggen Bersama Warga Laksanakan Karya Bhakti Peninggian Tanggul
Babinsa 02/Bonang Kunjungi TK Di Desa Binaannya
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Jalan Gubeng Ambles Diduga Kesalahan Konstruksi Proyek
Jalan Gubeng Surabaya Ambles
Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.725 Since: 07.04.14 | 0.6716 sec