YouTube Facebook Twitter RSS
26 Mar 2019, 0

Nusantara

Jemaat GKI Yasmin Dan HKBP Filadelfia Terpaksa Ibadah Di Sekitaran Monas

Thursday, 25 December 2014 | View : 710

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kejadian ini terus berulang. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi tak bisa menjalankan ibadah Natal di Gerejanya masing-masing.

Jemaat kedua Gereja tersebut merasa terusir. Dari sengketa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) berujung pada penyegelan rumah ibadah jemaat dua Gereja itu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Belum ada solusi untuk sengketa yang berkepanjangan ini.

Maka, puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia terpaksa beribadah natal di Monumen Nasional (Monas). Jemaat kedua Gereja ini terpaksa beribadah di sekitaran Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014). Jemaat kedua Gereja ini menjalankan ibadahnya tepat di depan Istana Negara, Jakarta. “Kami terpaksa beribadah Natal disini, dua gereja ya GKI Yasmin dan Gereja Filadelfia, karena dua Gereja di Bogor dan Bekasi tersebut disegel secara illegal oleh masing-masing Kepala Daerah,” ungkap Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging saat ditemui awak media di kawasan Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014).

Juru Bicara GKI Yasmin ini, Bona Sigalingging mengatakan jemaat dua Gereja itu merasa terusir. Padahal, sebagai umat, mereka wajib menjalankan ibadah di hari raya Natal. Sebenarnya, papar dia, tadi pagi jemaat GKI Yasmin sempat mencoba melaksanakan ibadah misa Natal di Gereja milik mereka, Bogor. Bona Sigalingging menyebut Gerejanya yang sah.

Tapi upaya percobaan tersebut gagal. Jemaat GKI Yasmin diusir oleh Satpol PP Bogor dan orang-orang yang Bona Sigalingging sebut kelompok intoleran.

"Kami mencoba beribadah di dalam Gereja, tetapi dilarang dan diusir oleh kelompok intoleran. Sehingga kami tidak bisa beribadah di Gereja sendiri," tutur Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging, ditemui di seberang Istana Negara.

Setelah berdiskusi, akhirnya mereka melakukan kewajibannya di Monas, sejak tadi pagi hingga sore.

Tempat itu dipilih agar menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Istana Kepresidenan. "Kami berharap pada Pak Jokowi, beliau itu Presiden baru dan saya kira rekam jejak beliau itu harusnya menunjukkan bahwa beliau punya perhatian terhadap penegakan konstitusi,” sambung Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging menambahkan pelaksanaan ibadah di seberang Istana Negara juga dilakukan sebagai maksud untuk mengetuk pintu hati Pemerintah supaya bisa memberikan bantuan agar dapat beribadah di Gereja sendiri. “Saya berharap Presiden Joko Widodo dapat menegakkan UUD 1945 dan Pancasila. Dia mencari solusi dan jalan keluar supaya kami bisa beribadah di Gereja kami,” imbuh Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging juga berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya bisa menghentikan diskriminasi agama. "Kasus GKI Yasmin ini, sejak 2008. Padahal di Bekasi dan di Bogor kasusnya sudah dimenangkan di pengadilan. Tapi, pendirian rumah ibadah ini masalah Wali Kota atau Bupatinya," urai Bona Sigalingging.

Sebelumnya, setiap dua minggu sekali, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melangsungkan ibadah di depan Istana Negara. Sedangkan ibadah di hari Natal 2014 ini, sudah ke-80 kalinya dilangsungkan di depan kantor Presiden tersebut. Jemaat Gereja itu kemudian menjalankan ibadah di jalan dan di tempat lain. Tapi selalu terintimidasi.

See Also

Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.578.309 Since: 07.04.14 | 0.6594 sec