YouTube Facebook Twitter RSS
19 Aug 2019, 0

Nusantara

Jemaat GKI Yasmin Dan HKBP Filadelfia Terpaksa Ibadah Di Sekitaran Monas

Thursday, 25 December 2014 | View : 753

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kejadian ini terus berulang. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi tak bisa menjalankan ibadah Natal di Gerejanya masing-masing.

Jemaat kedua Gereja tersebut merasa terusir. Dari sengketa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) berujung pada penyegelan rumah ibadah jemaat dua Gereja itu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Belum ada solusi untuk sengketa yang berkepanjangan ini.

Maka, puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia terpaksa beribadah natal di Monumen Nasional (Monas). Jemaat kedua Gereja ini terpaksa beribadah di sekitaran Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014). Jemaat kedua Gereja ini menjalankan ibadahnya tepat di depan Istana Negara, Jakarta. “Kami terpaksa beribadah Natal disini, dua gereja ya GKI Yasmin dan Gereja Filadelfia, karena dua Gereja di Bogor dan Bekasi tersebut disegel secara illegal oleh masing-masing Kepala Daerah,” ungkap Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging saat ditemui awak media di kawasan Monumen Nasional (Monas), Kamis (25/12/2014).

Juru Bicara GKI Yasmin ini, Bona Sigalingging mengatakan jemaat dua Gereja itu merasa terusir. Padahal, sebagai umat, mereka wajib menjalankan ibadah di hari raya Natal. Sebenarnya, papar dia, tadi pagi jemaat GKI Yasmin sempat mencoba melaksanakan ibadah misa Natal di Gereja milik mereka, Bogor. Bona Sigalingging menyebut Gerejanya yang sah.

Tapi upaya percobaan tersebut gagal. Jemaat GKI Yasmin diusir oleh Satpol PP Bogor dan orang-orang yang Bona Sigalingging sebut kelompok intoleran.

"Kami mencoba beribadah di dalam Gereja, tetapi dilarang dan diusir oleh kelompok intoleran. Sehingga kami tidak bisa beribadah di Gereja sendiri," tutur Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalinging, ditemui di seberang Istana Negara.

Setelah berdiskusi, akhirnya mereka melakukan kewajibannya di Monas, sejak tadi pagi hingga sore.

Tempat itu dipilih agar menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkantor di Istana Kepresidenan. "Kami berharap pada Pak Jokowi, beliau itu Presiden baru dan saya kira rekam jejak beliau itu harusnya menunjukkan bahwa beliau punya perhatian terhadap penegakan konstitusi,” sambung Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging menambahkan pelaksanaan ibadah di seberang Istana Negara juga dilakukan sebagai maksud untuk mengetuk pintu hati Pemerintah supaya bisa memberikan bantuan agar dapat beribadah di Gereja sendiri. “Saya berharap Presiden Joko Widodo dapat menegakkan UUD 1945 dan Pancasila. Dia mencari solusi dan jalan keluar supaya kami bisa beribadah di Gereja kami,” imbuh Bona Sigalingging.

Bona Sigalingging juga berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya bisa menghentikan diskriminasi agama. "Kasus GKI Yasmin ini, sejak 2008. Padahal di Bekasi dan di Bogor kasusnya sudah dimenangkan di pengadilan. Tapi, pendirian rumah ibadah ini masalah Wali Kota atau Bupatinya," urai Bona Sigalingging.

Sebelumnya, setiap dua minggu sekali, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia melangsungkan ibadah di depan Istana Negara. Sedangkan ibadah di hari Natal 2014 ini, sudah ke-80 kalinya dilangsungkan di depan kantor Presiden tersebut. Jemaat Gereja itu kemudian menjalankan ibadah di jalan dan di tempat lain. Tapi selalu terintimidasi.

See Also

Jelang HUT RI, Satgas TMMD Ajak Warga Bersihkan Lingkungan
Sejak Ada TMMD, Tidak Ada Lagi Kamus Takut Sama Tentara
Seberangkan Anak Sekolah Juga Dilakoni Satgas TMMD
Ngojek Anak Sekolah Di Desa TMMD Juga Dilakukan TNI
TNI Buka Biro Angkutan Antar Jemput Anak-Anak Sekolah
Danramil 01/Demak Kota Katakan Lega Rasanya Bisa Bantu Warga Mempunyai Rumah Layak Huni
Pelopori Peduli Kebersihan Lingkungan, TNI Gelar Jumat Bersih
TNI Ajarkan Anak-Anak SD Untuk Berperan Di Kebersihan Masjid
Ini Salah Satu Cara TNI Satgas TMMD Diidolakan Anak-anak
Terkait Upacara Penutupan TMMD Sudah Mulai Dirapatkan
Wawasan Kebangsaan Di Desa Sasaran TMMD Mulai Tampak
Sesibuk Apapun Kerja Di TMMD, TNI Satgas Tetap Tak Meninggalkan Ibadah
Dansatgas TMMD Kodim 0716/Demak Wujudkan Impian Warga Dukuh Duduk
Kami Guru Di Kalikondang Tak Pernah Lupa Dengan Jasa TNI
Sosok Prajurit TNI Yang Berandil Besar Di Pengecoran Jalan
Luar Biasa Saya Bisa Ngangsu Kawruh Dengan Banyak Ulama
Berkat TMMD, Lapangan Kalikondang Menjadi Kebanggaan Warga
Terus Didekati, Balita Di Desa TMMD Tak Takut Lagi Dengan Tentara
Sang Kapten Yang Sigap Di Lokasi TMMD
Danramil Yang Menjadi Tauladan Di Lokasi TMMD Kalikondang
Sinyal Pamitan Dibunyikan TNI Satgas, Warga Resah
TNI Memang Luar Biasa
12 RTLH Sudah Berhasil Direhab Tentara
Jelang Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Genjot Pekerjaan Tahap Akhir
Babinsa Yang Terus Dorong Warga Untuk Manunggal Dengan TNI
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.261.811 Since: 07.04.14 | 0.6658 sec