YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Editorial

GKI Yasmin: Kami Akan Terus Berjuang

Author : Siti Fadilah SAg | Friday, 26 December 2014 | View : 596

siarjustisia.com

Hari ini, Kamis (25/12/2014), aku meliput perayaan Natal Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin dan turut serta memberi dukungan pada GKI Yasmin.

Jemaat GKI Yasmin tetap ditolak dan dibubarkan beribadah di Gereja mereka sendiri. Selama bertahun-tahun, jemaat GKI Yasmin di kota Bogor terus menerus mendapatkan pukulan yang sangat menyakitkan. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin harus menelan pil pahit di hari perayaan Natal.

Puluhan Satpol PP Bogor sudah berjaga dari semalam.

Saat Kamis (25/12/2014) pagi tadi, jemaat GKI Yasmin hendak beribadah di depan Gereja mereka. Saat menggelar ibadah di depan pintu gerbang Gereja, tiba-tiba datang petugas Satpol PP Bogor dan sekelompok orang yang membubarkan prosesi doa. Kelompok intoleran datang dan membuat kerusuhan.

Suasananya sangat tegang dan terjadi kerusuhan. Perayaan Natal di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor berakhir ricuh. Intimidasi dan kata-kata kasar terus terlontar dari sekelompok orang yang tidak setuju dengan adanya GKI Yasmin.

“Kami bukan teroris, kami hanya ingin beribadah,” kata salah satu jemaah GKI Yasmin sambil berteriak. Jemaat pun histeris seketika bahkan sampai menitikkan air mata akibat perlakuan intimidasi yang mereka terima.

Aku yang sedari pagi meliput melalui foto dan merekam video kena sasaran kelompok intoleran. Mereka, kelompok intoleran itu mengejarku dan meneriaki aku "kafir.... kafir" "lepas jilbabnya" "kafiiiiiiiiir".

Suasana sudah memanas, teman-teman GKI, JLPK, ANBTI, LBH membantu mengamankan aku.

Jika aku tdk segera diamankan mungkin saja aku sudah kena pukul mereka, atau sesuatu yang tidak diharapkan bisa terjadi.

Menyedihkan sekali dengan peristiwa yang hari ini aku alami, aku dikafir-kafirkan oleh sesama Muslim dan dibantu oleh teman-teman Jemaat GKI Yasmin.

Terima kasih mbak Nia Sjarifuddin sudah memberi aku tumpangan mobilnya.

Sungguh pengalaman berharga. Tetap semangat untuk GKI Yasmin! (sf)

See Also

Widjanarko, Dosen Fakultas Psikologi UMK Raih Doktor
UMK Rilis Buku Sedulur Sikep Menggugat
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Keluarga Besar DPP IPHI Dan DPP KAI Gelar Acara Halal Bihalal Bersama
Sugeng Tindak K. H. Mahfudz Ridwan
Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Sejarah Kota Jakarta Di Musium Kota Jakarta
Lukisan Mengisahkan Tentang Keadilan Di Depan Ruang Pengadilan
Lebih Mengenal Jakarta Melalui Kota Tua
Dialog Dengan Alam, Budaya, Dan Orang
Audiensi AHY Dengan DPD KAI DKI Jakarta
Turut Berduka Cita, Kiai Nafis Misbah Mustofa Berpulang
Silaturahmi Sowan Gus Mus
Transparansi Memberdayakan Masyarakat
Marhaenisme Dan Penutupan Sosial Dengan Pengucilan
Menuliskan Pengamalan Ilmu Seseorang
Analisis Hubungan Partnership Bung Karno
Syafii Maarif Penerus Gus Dur
Di Tanah Rantau, Keluarga Kudus Yogyakarta Akan Gelar Makrab Bersama Bupati
1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila
Tua Bersinar, Bisakah Kita Lakukan?
Batik Print Yang Murah Meriah
Plumbon Dan Film Everything Is Illuminated
Perkawinan Jangan Dikorbankan Demi Politik Pemilihan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.396 Since: 07.04.14 | 0.5896 sec